Langsung ke konten utama

Efisiensi usaha, Pan Brothers (PBRX) bakal evaluasi JV dan anak usaha



Emiten tekstil dan garmen PT Pan Brothers Tbk (PBRX) akan mengevaluasi kembali beberapa perusahaan joint venture dan mempertimbangkan untuk keluar. Pan Brothers juga berencana mempertahankan pabrik tertentu dan mengonsolidasikannya ke entitas lain yang dimiliki sepenuhnya.

Wakil Direktur Utama Pan Brothers Anne Patricia Sutanto mengatakan, dalam proses restrukturisasi sebelumnya, Pan Brothers mengkaji kembali seluruh bisnis termasuk anak-anak usahanya. "Kami menganalisis keuntungan, kerugian, serta masa depan bisnis dan dampaknya bagi perusahaan di waktu mendatang," kata Anne dalam paparan publik Pan Brothers secara virtual, Rabu (15/12).

Anak-anak usaha yang tidak sejalan dengan nilai-nilai dan bisnis utama Pan Brothers kemungkinan akan dirombak secara total, baik dari segi manajemen maupun bisnisnya. Di sisi lain, Pan Brothers juga membuka kemungkinan untuk melakukan cut loss pada bisnis yang tidak sejalan tersebut.

Sebaliknya, anak-anak usaha maupun JV yang masih sejalan dengan bisnis utama Pan Brothers akan dipertahankan. Hal ini dilakukan dalam rangka efisiensi usaha. "Itu pendekatan yang akan dilakukan supaya kami tidak terlena dalam operasional bisnis utama kami yang sebenarnya adalah garmen," ucap Anne.

Saat ini, Pan Brothers memiliki anak usaha beserta JV di bidang usaha pembuatan garmen, yaitu PT Pancaprima Ekabrothers, PT Eco Smart Garment Indonesia yang merupakan JV dengan Mitsubishi, PT Prima Sejati Sejahtera, PT Berkah Indo Garment, dan PT Teodore Pan Garmindo. 

Kemudian, Pan Brothers juga memiliki usaha di bidang benang jahit dan bordir melalui PT Victory Pan Multitex. Selanjutnya ada PT Ocean Asia Industry selaku produsen kain rajut dan PT Apparelindo Prima Sentosa dalam bidang usaha retail pakaian dan bisnis lainnya.

sumber : kontan


Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Analisa Saham BRIS | 13 Januari 2022

BRIS melemah di bawah support penting 1700. Penembusan support ini membuat BRIS membentuk pola bearish double tops. Pola ini menandakan bahwa BRIS berisiko terus melemah menuju kisaran 1000-1300. Rekomendasi: Hindari. Sell bagi yang masih punya. Target penurunan 1000-1300 sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Analisa Saham PTPP | 18 Januari 2022

PTPP berisiko memasuki trend bearish jika PTPP melemah di bawah support 785-800. Penembusan level ini akan membuat PTPP membentuk pola bearish head and shoulders dengan target penurunan di area 300-400.  Rekomendasi: Hindari. Sell jika PTPP melemah di bawah 785. Target penurunan berada di 300-400. sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Analisa Saham BUKA | 13 Januari 2022

Saham BUKA kembali bergerak turun menguji level all time low-nya di 408. Indikator teknikal Stochastic yang bergerak turun mengindikasikan bahwa momentum saham ini masih cenderung bergerak negatif. Apabila gagal bertahan di 408, maka BUKA akan melanjutkan tren turun menuju target di 300, dengan minor target di 346. Trading Plan : Tetap hindarin. Sell on strength jika breakdown dan gagal bertahan di 408. Disclaimer ON sumber :  steptrader Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online