Langsung ke konten utama

MENKEU : INSENTIF FISKAL BEA CUKAI UNTUK KESEHATAN CAPAI Rp8,16 TRILIUN.



Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan insentif fiskal bea dan cukai untuk sektor kesehatan sejak Januari hingga 17 Desember 2021 telah mencapai Rp8,16 triliun.

Insentif tersebut terutama diberikan untuk barang impor kesehatan, vaksin, dan insentif fiskal lainnya.

"Ini karena memang APBN di bidang pajak dan bea cukai tidak hanya mengumpulkan penerimaan, tetapi memberikan insentif dan bantuan bagi sektor ekonomi," kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KiTa edisi Desember 2021 secara daring di Jakarta, Selasa.

Adapun insentif tersebut diberikan untuk impor alat kesehatan sebesar Rp1,78 triliun yang diberikan kepada nilai impor Rp9,12 triliun.

Ia menuturkan terdapat setidaknya tiga alat kesehatan terbesar yang diimpor yakni alat tes Polymerase Chain Reaction (PCR), obat antivirus, dan ventilator.

Selanjutnya, insentif fiskal impor vaksin diberikan sebesar Rp6,38 triliun untuk nilai impor Rp34,73 triliun.

Vaksin yang diimpor tercatat sebanyak 394,87 juta dosis di mana sebesar 49 persen dari dosis tersebut masih berbentuk bulk.

Sementara itu, Sri Mulyani menambahkan insentif fiskal dunia usaha di bidang kesehatan mencapai Rp7,36 miliar yang diberikan sebagai insentif tambahan Kawasan Berikat (KB) dan fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE).(end/ant)

sumber : IQPLUS


Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Analisa Saham BRIS | 13 Januari 2022

BRIS melemah di bawah support penting 1700. Penembusan support ini membuat BRIS membentuk pola bearish double tops. Pola ini menandakan bahwa BRIS berisiko terus melemah menuju kisaran 1000-1300. Rekomendasi: Hindari. Sell bagi yang masih punya. Target penurunan 1000-1300 sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Analisa Saham PTPP | 18 Januari 2022

PTPP berisiko memasuki trend bearish jika PTPP melemah di bawah support 785-800. Penembusan level ini akan membuat PTPP membentuk pola bearish head and shoulders dengan target penurunan di area 300-400.  Rekomendasi: Hindari. Sell jika PTPP melemah di bawah 785. Target penurunan berada di 300-400. sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Analisa Saham BUKA | 13 Januari 2022

Saham BUKA kembali bergerak turun menguji level all time low-nya di 408. Indikator teknikal Stochastic yang bergerak turun mengindikasikan bahwa momentum saham ini masih cenderung bergerak negatif. Apabila gagal bertahan di 408, maka BUKA akan melanjutkan tren turun menuju target di 300, dengan minor target di 346. Trading Plan : Tetap hindarin. Sell on strength jika breakdown dan gagal bertahan di 408. Disclaimer ON sumber :  steptrader Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online