Langsung ke konten utama

PERCEPAT INKLUSI KEUANGAN DIGITAL, INDONESIA MANFAATKAN MOMENTUM PRESIDENSI G20.

Mempromosikan literasi dan inklusi keuangan digital serta membangun perlindungan konsumen yang kuat akan menjadi kunci upaya Pemerintah dalam membangun sektor keuangan yang kuat dan inklusif, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan. Hal ini dikatakan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam acara OECD-OJK Conference on Financial Inclusion, Financial Consumer Protection and Financial Literacy in the Asia-Pasific, pada Kamis (02/12) secara virtual.

Survei bank dunia memprediksi bahwa pada tahun 2070 indeks inklusi keuangan akan mencapai 68,52 persen, sedangkan untuk Indonesia ada pada angka 48,86 persen. Menurut Menkeu, indikator ini menyoroti kebutuhan untuk mempercepat inklusi keuangan secara global.

"Itulah sebabnya selama masa kepresidenan Indonesia (di G20) kami memasukkan pilar satu yaitu mempromosikan produktivitas dan memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan yang inklusif dalam agenda inklusi keuangan. Ini juga akan fokus pada inklusi pembiayaan digital dan pembiayaan usaha kecil/menengah," terang Menkeu.

Menkeu menambahkan melalui kemitraan global untuk inklusi keuangan pada kepresidenan Indonesia di G20 tahun 2022, pemerintah akan memfokuskan pada tiga hal.

"Yang pertama adalah kerangka implementasi prinsip tingkat tinggi tentang inklusi keuangan digital. Mengingat pesatnya pertumbuhan pembiayaan digital, Indonesia akan mendorong inklusi keuangan melalui digitalisasi untuk meningkatkan akses keuangan baik kepada individu maupun usaha kecil menengah," kata Menkeu.

Kedua, pilihan kebijakan untuk memanfaatkan layanan pembiayaan digital dan inovatif kepada usaha kecil menengah yang akan mencakup layanan keuangan di luar produk kredit dari lembaga keuangan formal termasuk fintech sebagai alternatif pembiayaan usaha kecil dan menengah.

Ketiga, implementasi kebijakan dengan baik untuk meningkatkan layanan keuangan bagi usaha kecil dan menengah. Pilar ini akan mencakup harmonisasi usaha menengah dan kecil untuk meningkatkan ketersediaan dan aksesibilitas data agregat.

"Mempercepat inklusi keuangan sangat penting dalam keketuaan kita (di G20), namun kami juga percaya bahwa beberapa isu lintas sektor di luar hal tersebut juga penting. Oleh karena itu kami juga memberikan perhatian pada isu mengenai perlindungan konsumen dan literasi keuangan dalam pembahasan inklusi keuangan," tambah Menkeu.

Menkeu melanjutkan bahwa upaya peningkatan perlindungan terhadap konsumen akan menjadi sangat penting seiring dengan perkembangan industri jasa keuangan yang semakin kompleks dan dinamis, serta bahkan semakin memunculkan kerentanan terhadap risiko baru.

Kita perlu memperkuat sistem perlindungan konsumen untuk meningkatkan pemberdayaan konsumen, meningkatkan kesadaran lembaga keuangan, dan tentang pentingnya perlindungan konsumen pada akhirnya kita ingin mencapai peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap sektor jasa keuangan," tegas Menkeu.(end)

sumber : IQPLUS


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Bandarmologi Saham INCO, ADMR, WIKA, MAPI dan SMRA | 15 Agustus 2022

Technical & Bandarmology Prespectives Monday (15/08/2022) By Dr Cand. E S, MBA, CSA®., CIB®. IDX Composite 7,107 - 7,184 SUMMARY: STRONG BUY!!! 11 TECHNICAL INDICATORS: RSI (14): BUY!! STOCH (9,6,3): BUY!! MACD(12,26): BUY!! ATR (14): HIGH VOLATILITY ADX (14): BUY!! CCI (14): *BUY!! HIGHS/LOW (14): *BUY!! UO: BUY!! ROC: BUY!! WILLIAMS R: OVERBOUGHT BULLBEAR (13): BUY!! BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER  ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): NEUTRAL NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): NEUTRAL STOCKS PICK: INCO 6,650 - 7,350 TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 7,000 TARGET PRICE: 7,350 STOP-LOSS: 6,650 BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION ADMR 1,715- 1,900 TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 1,805 TARGET PRICE: 1,900 STOP-LOSS: 1,715 BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER  ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️ NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️  WIKA 1,000 - 1,110 TECHNICAL INDICATORS: *STRONG

Rekomendasi Saham ADHI, SMGR, BRIS dan EMTK oleh Indopremier Sekuritas | 15 Agustus 2022

Indopremier Sekuritas Daily Technical 15 Agustus 2022 IHSG (7.090 – 7.170) :  Indeks diprediksi akan bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 7.170 kemudian 7.210 dengan support di level 7.090 kemudian 7.050. ADHI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 805 kemudian 820 dengan support di level 775 cut loss jika break 760. SMGR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 7.100 kemudian 7.175 dengan support di level 6.950 cut loss jika break 6.875. BRIS (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.555 dengan resist di level 1.590 kemudian 1.615. EMTK (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 2.070 dengan resist di level 2.140 kemudian 2.190. XIFE (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 114 dengan resist di level 116 kemudian 117. XIML (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 274 dengan resist di level 279 kemudian 282. XPES (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 463 dengan resist di level 469 kemudian 473. Full report bisa diakses di : ht

Rekomendasi Saham BMRI, UNTR, ANTM dan MDKA oleh Indopremier Sekuritas | 16 Agustus 2022

Indopremier Sekuritas Daily Technical 16 Agustus 2022 IHSG (7.055 – 7.135) :  Indeks diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 7.135 kemudian 7.175 dengan support di level 7.055 kemudian 7.015. BMRI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 8.550 kemudian 8.650 dengan support di level 8.350 cut loss jika break 8.250. UNTR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 32.900 kemudian 33.300 dengan support di level 32.100 cut loss jika break 31.700. ANTM (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 2.090 dengan resist di level 2.200 kemudian 2.270. MDKA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 4.250 dengan resist di level 4.400 kemudian 4.540. XIJI (Sell) : Target pelemahan harga pada level 665 kemudian 656 dengan resist di level 683 dan 692. XIPI (Sell) : Target pelemahan harga pada level 199 kemudian 198 dengan resist di level 201 dan 202. XPSG (Sell) : Target pelemahan harga pada level 426 kemudian 422 dengan resist di level 434 da