google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI BERI LAYANAN GRATIS WARGA TERDAMPAK SEMERU. Langsung ke konten utama

PERUSAHAAN TELEKOMUNIKASI BERI LAYANAN GRATIS WARGA TERDAMPAK SEMERU.


Sejumlah perusahaan telekomunikasi di Tanah AIr memberikan layanan gratis kepada warga terdampak Gunung Semeru, seperti yang dilakukan PT XL Axiata (Tbk) yang memberikan layanan gratis telepon, internet dan data secara gratis bagi warga di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Regional Group Head XL Axiata East Region, Dodik Ariyanto dikonfirmasi di Surabaya, Selasa mengatakan, untuk memberikan layanan gratis itu tim XL Axiata akan segera memasang router di titik yang paling dekat dengan pengungsian, hal ini memudahkan warga dan aparat mengakses layanan data dan internet.

"Kartu perdana dengan kuota data internet gratis dan telepon umum gratis akan kami sediakan, hal ini untuk memberikan kemudahan berkomunikasi dan akses informasi bagi pelanggan dan masyarakat di lokasi bencana, yaitu Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang," katanya.

XL Axiata, kata dia, juga menyelenggarakan program khusus #XLPeduli Semeru Malang dan Lumajang berupa layanan gratis menelepon dan SMS ke nomor XL Axiata maupun nomor operator lain, dengan terlebih dahulu mengirim SMS ke nomor XL Axiata untuk mendapatkan layanan tak terbatas.

"Untuk menelepon dan SMS ke nomor operator lain, pelanggan bisa mendapatkan 10 menit nelepon dan 10 SMS gratis. Selain itu, pelanggan juga masih mendapatkan kuota data sebesar 500 MB selama 4 hari dengan mengakses *505#. Program ini berlaku untuk periode aktifasi 5 - 8 Desember 2021," katanya.

Terkait jaringan, Dodik memastikan secara umum semua layanan telekomunikasinya aman, dan tidak terdampak secara signifikan oleh terjadinya erupsi Gunung Semeru.

"Kami memiliki sekitar 33 BTS di radius 20 km dari gunung tersebut, 3 BTS di antaranya sempat padam sesaat terjadi erupsi yang disertai hujan abu dan pasir," katanya.

Namun, kata dia, hingga kini sudah bisa menyala karena ada genset untuk tetap menjaga layanan di area bencana.

Sementara itu, operator Telkomsel melalui Manager Corporate Communications Telkomsel Jawa Bali, Erwien Kusumawan juga memberikan layanan yang sama, yakni mendukung dengan 5 Wifi gratis dan 3 HP untuk mendukung akses internet dan telepon gratis.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Bupati Lumajang juga untuk info terkini WiFi Gratis dan Paket Telepoon Gratis untuk seluruh MSISDN Kabupaten Lumajang, hal ini untuk membantu mempermudah komunikasi petugas evakuasi dan instansi pemerintah yang siaga menghadapi letusan Semeru," katanya.

Erwien menyebutkan 10 site Telkomsel yang terdampak sudah normal kembali di wilayah sekitar Semeru.

Dan dalam recovery jaringan Lumajang impact Erupsi Semeru, kata Erwien, Telkomsel telah menambah 11 Unit Mobile Genset 10 KVA dan 25 KVA. Kemudian menurunkan karyawan organik 11 orang bagian Operation dan 3 orang Team Quality di Network.(end/ant)

sumber : IQPLUS


Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham? Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan.  Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham . Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan.  Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara.  Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan...

PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) Dapatkan Rating Negatif

MOODYS UBAH PROSPEK SPINDO DARI STABIL MENJADI NEGATIF. IQPlus, (23/08) - Moodys Investor Service merubah prospek PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) menjadi negatif dari stabil dimana pada saat yang sama menegaskan peringkat B2 corporate family rating perseroan. "Perubahan prospek menjadi negatif mencerminkan espektasi Moodys dimana gross margin Spindo masih mendapatkan tekanan karena volatilitas harga baja dalam 12-18 bulan ke depan yang menghasilkan peningkatan leverage dan cakupan bunga yang lemah," ujar Brian Grieser, vice president Moodys. Karena baja menyumbang hingga 95% dari harga pokok penjualan, Spindo terkena fluktuasi harga baja global dan domestik. Meski perusahaan menggunakan model biaya plus harga, Spindo tidak sepenuhnya meneruskan peningkatan harga baja kepada pelanggannya secara tepat waktu. Akibatnya margin kotor Spinti turun menjadi 15% dalam 12 bulan di Juni 2018 dari 18% di 2017 dan 25% di 2016. "Selain itu tingkat utang Spindo meningkat ka...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...