Langsung ke konten utama

BCA ALOKASIKAN Rp400 MILIAR UNTUK PERBESAR MODAL VENTURA.


PT Bank Central Asia Tbk mengalokasikan dana sebesar Rp400 miliar untuk memperbesar anak usaha modal ventura miliknya Central Capital Ventura (CCV) dalam mengembangkan perusahaan-perusahaan rintisan atau startup di berbagai macam bidang.

"Tahun ini kita sediakan dana Rp400 miliar. Ini untuk meperbesar venture capital kita. Kita berikan wewenang mereka untuk menentukan bidang-bidang mana yang mereka akan masuk," kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja saat jumpa pers di Jakarta, Kamis.

Jahja menyebutkan saat ini CCV telah menyuntikkan modal pada 26 perusahaan startup dan sebagian telah tumbuh menjadi perusahaan yang matang.

"Kita betul-betul mencoba mengembangkan venture capital kita ini, startup-startup, termasuk yang sudah sukses seperti Akseleran, KlikA2C, dan Agate yang merupakan company yang kiblatnya ke gaming," ujar Jahja.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus membidik perusahaan-perusahaan rintisan yang memiliki prospek cerah dan berkontribusi positif terhadap perseroan.

"Kita terus akan cari startup-startup yang bagus dan yang nanti bisa cuan dan kita bisa take profit juga," kata Jahja.

Berinvestasi ke perusahaan-perusahaan startup melalui modal ventura memang jamak dilakukan perbankan saat ini. Hal tersebut dilakukan agar perbankan tetap relevan dengan perkembangan teknologi digital.

BCA melalui Central Venture Capital melihat peluang embedded finance atau penyematan layanan finansial ke sektor logistik, kesehatan, perdagangan, dan sektor lainnya. (end/ant)


sumber : IQPLUS

Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi saham BBRI, BMRI, PNBS dan TLKM oleh Indopremier | 27 September 2022

Indopremier 27 September 2022 IHSG (7.080 – 7.180) :  Indeks diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 7.180 kemudian 7.230 dengan support di level 7.080 kemudian 7.030. BBRI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 4.600 kemudian 4.660 dengan support di level 4.480 cut loss jika break 4.420. BMRI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 9.375 kemudian 9.450 dengan support di level 9.125 cut loss jika break 9.000. PNBS (Buy) : Target kenaikan harga pada level 90 kemudian 93 dengan support di level 84 cut loss jika break 81. TLKM (Buy) : Target kenaikan harga pada level 4.520 kemudian 4.580 dengan support di level 4.400 cut loss jika break 4.340. XISC (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 740 dengan resist di level 752 kemudian 757. XMTS (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 503 dengan resist di level 511 kemudian 515. XPLC (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 534 dengan resist di level 544 kemudian 549.

Rekomendasi Saham ERAA dan HRUM oleh NH Korindo | 28 September 2022

NH Korindo 28 September 2022 Saham ERAA Tepat di Support jk.menengah. RSI positive divergence. Candle : long-leg Hammer (bullish reversal). Speculative Buy . Entry Level: 440. Average Up >448 Target: 456 / 462-464 / 480-482. Stoploss: 434. Saham HRUM Tepat di Support lower channel (green). Speculative Buy. Entry Level: 1840. Average Up >1855. Target: 1905 / 2000 / 2050 / 2100. Stoploss: 1790. - Informasi lengkap pasar saham ada di  Website Saham Online.    Materi belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ADMR, SMDM, ANTM dan BBCA oleh Indopremier Sekuritas | 28 September 2022

Indopremier Sekuritas 28 September 2022 IHSG (7.080 – 7.140) :  Indeks diprediksi akan bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 7.140 kemudian 7.170 dengan support di level 7.080 kemudian 7.050. ADMR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.860 kemudian 1.895 dengan support di level 1.790 cut loss jika break 1.755. SMDM (Buy) : Target kenaikan harga pada level 422 kemudian 432 dengan support di level 402 cut loss jika break 392. ANTM (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.935 dengan resist di level 2.010 kemudian 2.060. BBCA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 8.250 dengan resist di level 8.400 kemudian 8.500. R-LQ45X (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.104 dengan resist di level 1.115 kemudian 1.125. XCLQ (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 106 dengan resist di level 109 kemudian 110. XIID (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 564 dengan resist di level 572 kemudian 577. Full report bisa diakses di : https: