Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham DOID, MIKA dan TKIM | 13 Januari 2022



INVESTASI KONTAN
13 JANUARI 2022


Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,01% ke level 6.647,06 pada penutupan perdagangan Rabu (12/1). Simak rekomendasi teknikal tiga saham pilihan untuk perdagangan Kamis (13/1). 


1. PT Delta Dunia Makmur Tbk (DOID)

Pergerakan saham DOID saat ini berada pada tren bearish baik jangka pendek maupun menengah, terlihat dari posisi DOID yang berada di bawah MA20, MA50, dan MA200. Indikator stochastic sudah berada di areal oversold indikasi sudah berada di area jenuh jual. DOID saat ini nampak sedang menguji level support lower band pada indikator bollinger band sekaligus support mayor di level 240.

Rekomendasi: Hold

Support: Rp 240

Resistance: Rp 260

Hendri Widiantoro, Erdikha Elit Sekuritas


2. PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA)

Saham MIKA saat ini sedang berada di akhir fase downtrend dan berpeluang menguat. Nampak dari pergerakan Stochastic yang berpotensi menguat dari area oversold menuju ke area netral meskipun kecenderungan MACD masih melandai di area netral.

Rekomendasi: Buy on weakness

Support: Rp 2.090

Resistance: Rp 2.280

Herditya Wicaksana, MNC Sekuritas


3. PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM)

Saham TKIM secara teknikal saat ini berpotensi bergerak sideways dengan kecenderungan terkoreksi. Pasalnya, indikator RSI sudah overbought dengan indikator MACD yang juga melemah. Saat ini TKIM di-support oleh MA 5 di level 7.825.

Rekomendasi: Hold

Support: Rp. 7.825

Resistance: Rp. 8.100

Cheryl Tanuwijaya, Jasa Utama Capital Sekuritas


Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Trader Sukses Belvin VVIP, Raup Keuntungan Miliar per Bulan

Belvin VVIP dikenal sebagai seorang influencer saham yang bisa meraup cuan miliar rupiah setiap bulannya. Namun, siapa sebenarnya sosok Belvin ini? Pria kelahiran dengan nama asli Belvin Tannadi ini sudah sangat tak asing bagi para investor saham Indonesia. Melalui akun Instagram miliknya, Belvin kerap membagikan ilmu-ilmu seputar dunia investasi dan saham-saham apa saja yang tengah menjadi incarannya. Sebagai seorang investor, khususnya trader, ia pun cermat menganalisis saham-saham mana yang memiliki potensi untuk naik. Belvin membagikan pengetahuannya terkait investasi saham melalui dua buku, yakni “Ilmu Saham: Powerful Candlestick Pattern (2020)” dan “Ilmu Saham: Pengenalan Analisis Teknikal (2020)”. Di balik kesuksesannya sekarang, ternyata Belvin memiliki perjuangan yang panjang menggeluti dunia investasi saham. Belvin VVIP mengawali kiprahnya di dunia saham dari tahun 2014 dengan hanya bermodalkan uang sebesar Rp12 juta saja. Ia pertama kali mengenal investasi saham sejak duduk

Analisa Saham PTPP | 18 Januari 2022

PTPP berisiko memasuki trend bearish jika PTPP melemah di bawah support 785-800. Penembusan level ini akan membuat PTPP membentuk pola bearish head and shoulders dengan target penurunan di area 300-400.  Rekomendasi: Hindari. Sell jika PTPP melemah di bawah 785. Target penurunan berada di 300-400. sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

SAHAMNYA MASUK KATEGORI UMA, INI JAWABAN MANAJEMEN IPTV.

Manajemen PT MNC Vision Networks Tbk. (IPTV) menyampaikan bahwa pihaknya tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal. Hal itu salah satu jawaban Manajemen IPTV kepada Bursa Efek Indonesia (BEI). Jawaban itu seiring dengan tengah di pantaunya pergerakan saham IPTV oleg BEI lantaran terjadi penurunan harga yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA). Terkait saham IPTV masuk kategori UMA, Corporate Secretary IPTV, Muharzil Hasril mengaku, sampai dengan saat ini informasi yang sebelumnya telah diumumkan ke publik adalah mengenai pengalihan kepemilikan Perseroan pada PT MNC OTT Network kepada MSIN melalui mekanisme peralihan saham setelah dipenuhinya seluruh persyaratan dibutuhkan sebagaimana diatur dalam peraturan dan perundang - undangan yang berlaku. "Sampai dengan saat ini, tidak ada informasi material yang belum disampaikan ke publik. Perseroan tidak mengetahui adanya informasi menya