Langsung ke konten utama

Chinu Kala, Pelayan Restoran yang Jadi Ratu Perhiasan India



Perhiasan adalah barang mewah yang diinginkan banyak orang, terutama kaum perempuan. Selain bisa sebagai aksesoris untuk memperindah tubuh, perhiasan bisa jadi bentuk investasi.

Peluang itu dimanfaatkan oleh Chinu Kala, salah satu wanita sukses di India. Dia adalah pebisnis kaya raya berkat usaha Rubans Accessories yang didirikannya pada 2014.

Meski begitu, kehidupan masa kecilnya tidak seenak yang dirasakan saat ini. Dikutip dari yourstory, Senin (18/1/2021), saat berusia 15 tahun Chinu Kala pernah kabur dari rumah di Mumbai karena masalah keluarga. Untuk makan dirinya hanya bisa satu kali.

Chinu Kala kecil menatap masa depan yang suram dan tidak pasti. Berbagai pekerjaan sudah pernah dirasakan seperti sebagai pramuniaga yang menjual peralatan rumah tangga secara door to door, hingga menjadi pelayan di sebuah restoran selama tiga tahun

Singkat cerita setelah mendapat banyak dorongan dari teman-temannya, Chinu Kala berpartisipasi dalam Gladrags Mrs India Pageant pada 2008 dan berhasil sampai final. Dia kemudian memasuki industri pemodelan dan di situ lah bisnis aksesorisnya dimulai.

Rubans Accessories dimulai dengan modal bootstrap sebesar 3 lakh rupee atau setara Rp 58,5 juta (kurs Rp 195/rupee) di kios seluas 70 kaki persegi di Phoenix Mall, Bengaluru. Pada 2019 atau dalam kurun waktu lima tahun, perusahaan telah mencatatkan omzet sebesar 7,5 crore rupee atau Rp 14,6 miliar.

Aksesoris yang dijual sebenarnya awalnya tidak bermerek. Setelah melihat peluang pelanggan yang besar di kios kecil itu, Chinu Kala memutuskan sewa tempat di mal untuk memperluas bisnis yang terletak di Koramangala, Bengaluru.

Setelah berhasil meyakinkan manajer mal selama tiga bulan, Chinu Kala harus memutar otak bagaimana mencari uang untuk deposit tempat tersebut.

"Saya diberi waktu satu bulan untuk mengatur uang, tetapi yang saya miliki saat itu hanyalah koleksi perhiasan saya. Saya membuka toko dan pelanggan sangat menyukai koleksi saya sehingga saya menjual perhiasan senilai 15 lakh rupee dalam 15 hari," kata Chinu Kala.

Bisnisnya semakin berkembang hingga Rubans Accessories mempekerjakan sekitar 15-20 pengrajin lokal dari kota-kota seperti Jaipur, Rajkot, Ahmedabad, dan Kolkata untuk memproduksi perhiasan. Merek ini memiliki unit produksi di Mumbai dan berurusan dengan perhiasan perak dengan SKU mulai dari gelang, anting, kalung, matha patti, maang tikka, cincin, dan masih banyak lagi.

Chinu Kala membuka lima tokonya di Bengaluru, Hyderabad, dan Kochi. Namun, dia menyadari seiring berjalannya waktu pengunjung tokonya semakin menurun. Hampir 60% pelanggannya yang biasa mengunjungi toko beralih ke online.

Chinu Kala pun mengambil keputusan sulit saat itu untuk menutup semua toko offline-nya dan mengalihkan semua penjualannya ke online. Dia mendaftarkan dirinya di berbagai portal e-niaga seperti Flipkart, Myntra, dan Jabong.

Bisnisnya sekarang menerima 1.000 pesanan online setiap hari dan menjual perhiasannya ke Amerika Serikat (AS) dan Inggris melalui portalnya sendiri. Pada 2019 bisnisnya juga terpilih untuk Myntra Accelerator Program, yang berinvestasi pada merek-merek fashion India yang sedang berkembang.


sumber : detik.finance

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Saham ADRO, BBYB, BNBA dan MPMX oleh MNC Sekuritas | 12 Agustus 2022

MNCS Daily Scope Wave 12 Agustus 2022 IHSG Menutup perdagangan kemarin (11/8), IHSG ditutup menguat 1% ke level 7,160, penguatan IHSG diiringi dengan peningkatan volume dan telah menutup gap di area 7,160-7,174. Waspadai akan gap bawah yang terbentuk kemarin pada rentang 7,086-7,136 dan kami memperkirakan, posisi IHSG sudah berada di akhir wave v dari wave (c) dari wave [x] di label hitam atau wave (D) pada pola triangle di label merah. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan akan penguatan lanjutan untuk menguji rentang area 7,180-7,200. Support: 7,075, 7,030 Resistance: 7,180, 7,200 ADRO - Buy on Weakness ADRO ditutup menguat 0,3% ke level 3,150 pada perdagangan kemarin (11/8), pergerakan ADRO pun diikuti oleh peningkatan volume perdagangan. Selama tidak terkoreksi ke bawah 3,030 sebagai supportnya, maka posisi ADRO saat ini sedang berada di awal wave (v) dari wave [c] dari wave B. Buy on Weakness: 3,080-3,140 Target Price: 3,300, 3,500 Stoploss: below 3,030 BBYB - Buy if Break BB

Bandarmologi Saham INCO, ADMR, WIKA, MAPI dan SMRA | 15 Agustus 2022

Technical & Bandarmology Prespectives Monday (15/08/2022) By Dr Cand. E S, MBA, CSA®., CIB®. IDX Composite 7,107 - 7,184 SUMMARY: STRONG BUY!!! 11 TECHNICAL INDICATORS: RSI (14): BUY!! STOCH (9,6,3): BUY!! MACD(12,26): BUY!! ATR (14): HIGH VOLATILITY ADX (14): BUY!! CCI (14): *BUY!! HIGHS/LOW (14): *BUY!! UO: BUY!! ROC: BUY!! WILLIAMS R: OVERBOUGHT BULLBEAR (13): BUY!! BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER  ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): NEUTRAL NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): NEUTRAL STOCKS PICK: INCO 6,650 - 7,350 TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 7,000 TARGET PRICE: 7,350 STOP-LOSS: 6,650 BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION ADMR 1,715- 1,900 TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 1,805 TARGET PRICE: 1,900 STOP-LOSS: 1,715 BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER  ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️ NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️  WIKA 1,000 - 1,110 TECHNICAL INDICATORS: *STRONG

Irwan Hidayat (Direktur) Beli 1,27 Juta Saham SIDO Di Harga Rp780 Per Unit

Salah satu petinggi PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO), yakni Irwan Hidayat telah membeli saham SIDO di Pasar. Direktur SIDO tersebut telah membeli saham sebanyak 1.279.400 lembar. Pembelian dilakukan pada tanggal 3 Agustus 2022. Dengan dibelinya saham SIDO, maka Irwan Hidayat saat ini mengenggam sejumlah 0,0004 persen dari total saham SIDO yang beredar, dari sebelumnya nihil. "Tujuan transaksi (pembelian saham SIDO) ini penambahan kepemilikan saham dengan surat kepemilikan saham langsung," tulis Manajemen SIDO dalam laporan kepemilikan sahamnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI). Sebagai informasi, saham SIDO di beli oleh Irwan Hidayat di harga Rp780 per lembar sahamnya. Jika dihitung, maka Irwan Hidayat telah mengeluarkan dana setidaknya sekitar Rp1 miliar untuk melancarkan aksi beli tersebut. Sebelumnya, Analis dari PT Kanaka Hita Solvera (KHS), Daniel Agustinus mengutarakan pendapatnya terkait SIDO. Adapun ekspansi bisnis yang dilakukan Manajemen SIDO nan