Langsung ke konten utama

KUARTAL II DAN IV TAHUN 2022 DUA OULET LUCY DI CIKINI DAN PIK SIAP DIBUKA.


[Saham LUCY] PT Lima Dua Lima Tiga Tbk. dengan ticker saham (LUCY) pemilik dan pengelola outlet Lucy in The Sky, setelah membuka outlet kedua yang berlokasi di Senayan Park pada Desember 2021 lalu, perseroan tengah merampungkan pembangunan outlet ketiga yang berlokasi di Cikini dan outlet keempat berlokasi di Pantai Indah Kapuk.

Kedua outlet tersebut direncanakan akan mulai dibuka untuk umum pada kuartal II & kuartal IV-2022.

Surya Andarurachman Putra selaku Direktur Utama PT Lima Dua Lima Tiga Tbk. mengungkapkan progres pembangunan kedua outlet tersebut, .Untuk outlet yang berlokasi di Cikini saat ini tengah dalam progres pembangunan sekitar 60-70 persen, dan ditargetkan dapat dibuka untuk masyarakat pada kuartal II-2022 atau sekitar bulan Juni.

Sedangkan untuk outlet keempat kami yang berlokasi di Pantai Indah Kapuk pun masih dalam tahap pembangunan dan kami targetkan dapat selesai pada kuartal IV-2022. Perseroan sangat optimistis dalam pembukaan kedua outlet ini, kami melihat ekonomi dan daya beli masyarakat mulai membaik seiring terkendalinya kasus penyebaran covid-19."

Berdasarkan paparan yang diberikan Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani pada konferensi pers APBN Edisi Maret 2022 baru-baru ini diungkapkan data yang menunjukan adanya peningkatan dalam aktivitas konsumsi masyarakat, di mana disebutkan bahwa Indeks Keyakinan Konsumen berada di level optimis yang mendorong aktivitas konsumsi.

Per Januari 2022 berada di angka 113. Selain itu, Retail Sales Index turut mengalami peningkatan yang cukup signifikan di mana per Februari 2022 berada di level di 14,5 persen.

"Sejalan dengan meningkatnya daya beli masyarakat, selain fokus pada pembukaan outlet Lucy in The Sky, kami melihat ada opportunity baru untuk membuka unit bisnis F&B lainnya yaitu Lucy Steak House. Rencana membuka Lucy Steak House ini diambil berdasarkan riset internal kami, di mana kami ingin menyajikan restoran steak dengan kualitas terbaik dengan harga yang ramah bagi masyarakat.

Untuk rencana pembukaan outlet Lucy Steak House pertama ini, kami akan menyasar pusat hiburan seperti mall dengan traffic pengunjung yang tinggi."

Lucy in The Sky pionir rooftop garden outdoor restoran pertama di Indonesia telah melayani masyarakat Indonesia lebih dari sepuluh tahun. Dengan outlet pertama berlokasi di Sudirman Central Business District (SCBD) Lucy in The Sky telah beroperasi sejak tahun 2011.

Lucy in The Sky menawarkan konsep rooftop garden outdoor restoran dengan konsep yang berbeda dan lebih segar yaitu, membawa tema Tropical Bohemian dengan tempat duduk outdoor dan semi outdoor yang mampu mendatangkan ribuan pengunjung setiap bulannya. Saat ini Lucy in The Sky memiliki dua outlet yang berlokasi di SCBD dan satu outlet lainnya berlokasi di Senayan Park.

"Sejak perseroan melakukan initial public offering (IPO) pada tahun 2021 lalu, kami berkomitmen penuh untuk melebarkan dan mengembangkan unit bisnis kami. Kehadiran outlet-outlet Lucy lainnya dengan mengusung konsep andalan kami yaitu rooftop garden outdoor kami yakin dapat mampu bersaing dan menjadi outdoor restoran nomor satu di Indonesia," tutup Andaru. (end)


sumber : IQPLUS

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi saham BBRI, BMRI, PNBS dan TLKM oleh Indopremier | 27 September 2022

Indopremier 27 September 2022 IHSG (7.080 – 7.180) :  Indeks diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 7.180 kemudian 7.230 dengan support di level 7.080 kemudian 7.030. BBRI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 4.600 kemudian 4.660 dengan support di level 4.480 cut loss jika break 4.420. BMRI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 9.375 kemudian 9.450 dengan support di level 9.125 cut loss jika break 9.000. PNBS (Buy) : Target kenaikan harga pada level 90 kemudian 93 dengan support di level 84 cut loss jika break 81. TLKM (Buy) : Target kenaikan harga pada level 4.520 kemudian 4.580 dengan support di level 4.400 cut loss jika break 4.340. XISC (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 740 dengan resist di level 752 kemudian 757. XMTS (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 503 dengan resist di level 511 kemudian 515. XPLC (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 534 dengan resist di level 544 kemudian 549.

Rekomendasi Saham ERAA dan HRUM oleh NH Korindo | 28 September 2022

NH Korindo 28 September 2022 Saham ERAA Tepat di Support jk.menengah. RSI positive divergence. Candle : long-leg Hammer (bullish reversal). Speculative Buy . Entry Level: 440. Average Up >448 Target: 456 / 462-464 / 480-482. Stoploss: 434. Saham HRUM Tepat di Support lower channel (green). Speculative Buy. Entry Level: 1840. Average Up >1855. Target: 1905 / 2000 / 2050 / 2100. Stoploss: 1790. - Informasi lengkap pasar saham ada di  Website Saham Online.    Materi belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham ADMR, SMDM, ANTM dan BBCA oleh Indopremier Sekuritas | 28 September 2022

Indopremier Sekuritas 28 September 2022 IHSG (7.080 – 7.140) :  Indeks diprediksi akan bergerak menguat. Target kenaikan indeks pada level 7.140 kemudian 7.170 dengan support di level 7.080 kemudian 7.050. ADMR (Buy) : Target kenaikan harga pada level 1.860 kemudian 1.895 dengan support di level 1.790 cut loss jika break 1.755. SMDM (Buy) : Target kenaikan harga pada level 422 kemudian 432 dengan support di level 402 cut loss jika break 392. ANTM (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.935 dengan resist di level 2.010 kemudian 2.060. BBCA (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 8.250 dengan resist di level 8.400 kemudian 8.500. R-LQ45X (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 1.104 dengan resist di level 1.115 kemudian 1.125. XCLQ (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 106 dengan resist di level 109 kemudian 110. XIID (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 564 dengan resist di level 572 kemudian 577. Full report bisa diakses di : https: