Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham ANTM, JPFA dan MEDC oleh MIRAE ASSET | 31 Maret 2022



MIRAE ASSET SEKURITAS
31 MARET 2022




IHSG Daily, 7.053,190 (+0,59%), potensi menguat terbatas, rentang perdagangan 7.018–7.073. IHSG berpotensi menguat terbatas, mengingat posisi indeks kemarin ditutup menguat namun masih berada dalam pola triangle, dan secara major juga berada dalam area up channel. 

Berdasarkan indikator, Stochastics %K-%D menunjukkan sinyal positif dan RSI masih positif dengan berada di atas level 50, sementara volume menguat. Support berada pada level 7.018 hingga 7.002. Sementara resistensi berada pada level 7.073 hingga 7.107. 

ANTM Daily, Rp2.510 (-0,79%), akumulasi beli, rentang perdagangan Rp2.400–2.620. Pergerakan harga saham membentuk pola spinning top dan berpeluang rebound, baik dari batas support pada pola triangle maupun 38,2% fibonacci retracement. Akumulasi beli dengan target harga secara bertahap pada level Rp2.620 dan Rp2.840. Support berada pada Rp2.400. 

JPFA Daily, Rp1.665 (+1,83%), akumulasi beli, rentang perdagangan Rp1.645–1.705. Pergerakan harga saham membentuk pola upward bar dan berpotensi menembus batas dari major downtrend line. Hal ini mengingat bahwa telah terjadi penguatan harga dari batas support pada pola up channel, MA20 maupun 38,2% fibonacci retracement. Akumulasi beli dengan target harga secara bertahap pada level Rp1.705 dan Rp1.765. Support terdekat berada pada Rp1.645. 

MEDC Daily, Rp560 (-0,88%), buy on weakness, rentang perdagangan Rp540–590. Ditutup tepat pada garis MA60 maupun 38,2% fibonacci retracement, maka pergerakan harga saham semestinya berpeluang rebound dari support neckline, didukung peningkatan volume. Buy on weakness dengan target harga secara bertahap pada level Rp590 dan Rp620. Support terdekat berada pada Rp540.


Disclaimer

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Saham BUMI, TAPG, SMDR dan BBYB oleh SAMUEL SEKURITAS | 10 Mei 2022

INVESTASI KONTAN 10 MEI 2022 Samuel Sekuritas memprediksi, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kini uji uptrend line dan berpotensi rebound. Pada perdagangan Senin (9/5), IHSG anjlok 4,42% ke level 6.909,75. "IHSG (6.909) gap down dan membentuk bearish marubozu pasca libur panjang. Kini uji uptrend line dan potensial rebound," kata Analis Teknikal Samuel Sekuritas William Mamudi dalam risetnya, Selasa (10/5). Untuk hari ini, William menyukai saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG), dan PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) dengan rekomendasi trading buy, serta PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) dengan rekomendasi trading sell.  1. BUMI BUMI rebound dari uptrend line dan kini uji resistance minor Rp 64. Antisipasi breakout dengan resistance berikut bisa ke Rp 73.  Rekomendasi buy dengan target harga Rp 70 dan cut loss Rp 54. BUMI pada Senin (9/5) ditutup di level Rp 61 per saham. 2. TAPG TAPG breakout flip level Rp 690 dengan hammer. Antisipasi lanjut ra

Analisa Saham DOID | 12 Mei 2022

DOID berpeluang untuk melanjutkan uptrendnya dengan membuat pola bullish double bottoms kecil. Pola ini menandakan bahwa jika DOID berhasil menguat menembus  resisten 575, DOID berpeluang melanjutkan uptrendnya menuju 640-650. Rekomendasi: Trading buy kalau naik  di atas 575 target 640-650 sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online

Rekomendasi Saham ADRO, ITMG, BTPS dan MTEL oleh INDOPREMIER | 13 Mei 2022

INVESTASI KONTAN  13 MEI 2022 IHSG IHSG (6.500 – 6.700) : IHSG diprediksi akan bergerak melemah. Target pelemahan indeks pada level 6.500 kemudian 6.400 dengan resist di level 6.700 kemudian 6.800. Saham ADRO ADRO (Buy) : Target kenaikan harga pada level 3.220 kemudian 3.290 dengan support di level 3.080 cut loss jika break 3.010. Saham ITMG ITMG (Buy) : Target kenaikan harga pada level 30.100 kemudian 30.700 dengan support di level 28.900 cut loss jika break 28.300. Saham BTPS BTPS (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 3.130 dengan resist di level 3.230 kemudian 3.290. Saham MTEL MTEL (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 740 dengan resist di level 765 kemudian 780. Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online