google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Dharma Samudera Fishing (DSFI) Cetak Laba Bersih Rp 14,55 Miliar pada 2021 Langsung ke konten utama

Dharma Samudera Fishing (DSFI) Cetak Laba Bersih Rp 14,55 Miliar pada 2021



[Saham DSFI] PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk (DSFI) berhasil meraih pertumbuhan kinerja sepanjang tahun lalu. DSFI membukukan pendapatan senilai Rp 532,52 miliar pada 2021 atau meningkat 45,54% secara year on year (yoy) dari Rp 365,87 miliar di 2020.

Sejalan dengan dengan itu, beban pokok penjualan DSFI mengalami kenaikan menjadi Rp 447,26 miliar. Nilai tersebut melonjak 36,75% dibandingkan beban pokok penjualan pada 2020 yang mencapai Rp 327,06 miliar.

Dengan demikian, laba bruto DSFI pada 2021 sebesar Rp 85,25 miliar atau melambung 119,67% dari periode yang sama pada tahun sebelumnya yang hanya mencapai Rp 38,80 miliar.

Selain itu, DSFI juga mencatatkan kenaikan pendapatan lainnya sejumlah Rp 307,46 juta hingga akhir Desember 2021 dari sebelumnya Rp 478,23 juta pada akhir Desember 2020. Perseroan juga memperoleh pendapatan keuangan sebesar Rp 248,73 juta.

Alhasil, sepanjang 2021 emiten pengelola hasil tangkapan laut ini dapat membalik posisi rugi bersih menjadi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada entitas induk senilai Rp 14,55 miliar. Padahal pada periode yang sama tahun lalu, DSFI masih menanggung rugi Rp 5,81 miliar.

Adapun total liabilitas DSFI per Desember 2021 mencapai Rp 180,34 miliar atau turun tipis 0,01% dari posisi liabilitas akhir 2020 yang sebesar Rp180,38 miliar. Sementara itu, aset perseroan bertambah 4,81% yoy menjadi Rp 391,75 miliar dari sebelumnya Rp 373,75 miliar.


sumber : kontan

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...