google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo 3 Cara Menyelamatkan Kredit Macet Langsung ke konten utama

3 Cara Menyelamatkan Kredit Macet


Tidak semua perencanaan keuangan dapat berjalan seperti yang diharapkan. Salah satu masalah yang kerap terjadi adalah hambatan dalam angsuran kredit. Oleh karena itu, berbagai cara menyelamatkan kredit macet pun disediakan secara legal. 

Apa itu Kredit Macet?

Kredit macet adalah sebuah kondisi ketika pihak debitur atau peminjam tidak dapat membayar cicilan beserta hutangnya kepada pihak kreditur. Hal itu terjadi karena berbagai hal di luar cakupan asuransi atau kebijakan, misalnya seperti kehilangan pekerjaan yang menjadi penghasilan utama atau salah memanajemen keuangan pribadi. 

Apabila kredit macet tidak segera diselesaikan, riwayat skor kredit yang dimiliki oleh debitur akan tercatat buruk. Nantinya, hal tersebut berdampak pada kepercayaan lembaga keuangan terhadap pihak debitur. Sederhananya, pihak debitur akan kesulitan untuk mengajukan kembali kredit di lain waktu dan lain tempat. 

Dari sisi lembaga keuangan, kredit macet disebut dengan Non-Performing Loan atau NPL. Non Performing Loan yang berlebihan akan membuat reputasi lembaga keuangan terkait menjadi menurun di mata pihak eksternal. Sederhananya, pihak bank akan kekurangan dana untuk melakukan pengembangan di luar urusan perbankan.

Apabila banyak nasabah yang bermasalah, dampak kredit macet bahkan bisa merugikan ekonomi di sebuah negara. Dikarenakan banyak nasabah yang tidak mengembalikan modal, maka pihak jasa keuangan lazimnya akan mengurangi jumlah layanan kredit di berbagai sektor. Hal tersebut secara tidak langsung akan mengganggu perkembangan ekonomi. 

Kredit Macet Apakah Bisa Dipidana?

Ada berbagai cara yang bisa dilakukan oleh pihak bank untuk menuntaskan masalah kredit macet dari debitur atau nasabahnya. Tindakan yang diambil biasanya disesuaikan dengan niat dan itikad baik dari debitur. Apabila debitur tidak bersikap baik, maka jalur hukum dapat digunakan. 

Pihak bank dan debitur dapat melapor ke beberapa lembaga hukum untuk menyelesaikan kredit macet yang berlarut. Beberapa lembaga hukum yang menangani masalah ini adalah:

1. Pengadilan Negeri

Cara yang paling umum untuk menyelesaikan masalah kredit macet yang berlarut adalah dengan penyitaan aset. Hal itu dilakukan dengan pengawasan hukum oleh Pengadilan Negeri. 

Apabila lembaga keuangan melapor kepada Pengadilan Negeri, maka pihak debitur akan diminta untuk menyerahkan seluruh hartanya secara legal sebagai jaminan utang. Harta tersebut akan dikembalikan oleh pihak kreditur atau lembaga keuangan apabila pihak peminjam telah melunasi hutangnya. 

2. Kepolisian

Apabila telah mengarah ke keadaan kriminal, maka pihak kepolisian bisa dilibatkan. Hal ini biasanya dilakukan apabila debitur mencoba menghindari kewajiban dengan cara-cara melanggar hukum. Bank dapat melapor ke ke polisi untuk menindak debitur atau pihak peminjam yang terbukti melakukan pelanggaran seperti memberi data fiktif, kabur dan, melalaikan kewajiban. 

3. Pengadilan Niaga

Dengan itikad baik, pihak peminjam atau debitur dapat melapor kepada Pengadilan Niaga untuk mengajukan diri sebagai entitas yang pailit. Dengan begitu, pengadilan akan menyediakan solusi atas hutang-hutangnya yang sudah tidak mampu dibayar, meskipun berbagai aset harus disita. 

Apa yang Harus Dilakukan oleh Bank Jika Terjadi Kredit Macet?

Masalah kredit macet tidak harus melibatkan lembaga hukum apabila kreditur dan debitur saling mengusahakan cara terbaik. Ada tiga tindakan umumnya dilakukan oleh kreditur dan debitur untuk menyelamatkan kredit yang macet. Beberapa tindakan bank kepada debitur kredit macet, yaitu: 

1. Rescheduling

Rescheduling dilakukan dengan memperpanjang masa tenor yang dimiliki debitur atau peminjam. Peminjam akan mengajukan penjadwalan kembali yang diatur oleh pihak bank.

Cara ini bertujuan agar debitur lebih ringan dalam melangsungkan kredit. Sederhananya, semakin panjang masa angsuran maka akan semakin kecil jumlah yang dicicil. Meskipun, jika ditotal maka semakin besar dana keseluruhan yang harus dibayarkan debitur.

2. Restructuring

Restructuring adalah kebijakan untuk mengubah jadwal, termasuk jangka waktu dan persyaratan lainnya dalam melakukan angsuran. Cara ini biasanya dilakukan oleh bank ketika nasabah sudah nampak akan kesulitan membayar cicilan. Bentuk tindakannya adalah memberi keringanan, yaitu:

  • mengecilkan suku bunga,
  • memperpanjang jangka waktu,
  • memotong tunggakan pokok dan bunga,
  • menambah fasilitas kredit,
  • melakukan konversi menjadi Penyertaan Modal Sementara.

Perubahan-perubahan yang dilakukan bisa dalam urusan apapun kecuali mengubah batas plafon kredit. 

3. Reconditioning

Reconditioning adalah penyesuaian kembali masa tenor pinjaman yang beracuan pada kemampuan bayar debitur. Artinya, skema kredit yang sebelumnya berlaku akan diubah dan disesuaikan kembali melihat kondisi yang ada. 


Tips Agar Kredit Lancar 

Umumnya pihak kreditur akan terlebih dahulu menilai kelayakan seorang debitur. Jumlah pinjaman, skema cicilan, dan pendapatan tetap debitur akan disesuaikan, sehingga secara logis dapat dinyatakan bahwa debitur tersebut mampu untuk menjalankan kredit lancar. 

Meskipun begitu, tidak jarang juga debitur yang harus menunggak dan membayar denda karena kesulitan memberikan angsuran. Oleh karena itu, ada beberapa sikap keliru penyebab kredit macet yang harus dihindari. Beberapa tips agar kredit manajer adalah sebagai berikut:

1. Rencanakan Keuangan dengan Matang 

Kebanyakan nasabah yang macet kredit adalah seseorang kurang melek literasi keuangan. Meskipun memiliki pendapatan yang cukup, tetapi justru gagal membayar angsuran karena keliru mengalokasikan dana. Oleh karena itu, sebelum melakukan kredit pastikan untuk merencanakan keuangan secara baik. Minimal, Anda memahami kelebihan kekurangan utang konsumtif dan utang produktif. 

2. Jangan Ambil Pinjaman Melebihi Kemampuan 

Harus dimaklumi bahwa kadang-kadang pihak surveyor melakukan kekeliruan dalam menilai nasabahnya. Itu umumnya terjadi karena pihak debitur terlalu berlebihan dalam mengutarakan kemampuannya untuk membayar angsuran. Akibatnya, jumlah pinjaman yang diterima oleh debitur dari kreditur tidak sesuai pendapatan bulanan.

3. Melakukan Pengelolaan Uang Menguntungkan

Ketimbang hanya mengandalkan alokasi gaji bulanan, akan lebih aman apabila anda membayar angsuran kredit dari hasil pengelolaan uang. Salah satu pengelolaan uang yang dapat diandalkan untuk membayar angsuran adalah peer to peer lending Modal Rakyat.

Modal Rakyat merupakan platform yang memberi kesempatan kepada Anda sebagai penyumbang modal. Modal tersebut akan disalurkan kepada para pelaku usaha di Indonesia. Nantinya, Anda akan mendapatkan imbal balik sebesar 18% per tahun dari jumlah modal.

Dengan adanya keuntungan stabil dari pengelolaan uang tersebut, Anda akan lebih ringan dalam mengalokasikan dana gajian untuk membayar cicilan. Dapatkan informasi pendanaan lebih lengkap melalui link berikut: keuntungan perdana Modal Rakyat.


sumber : modalrakyat

Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...

INVESTASI SAHAM MENURUT PARA AHLI

Investasi saham adalah aktifitas menarik baik untuk mempersiapkan masa depan maupun juga untuk sebagai aktifitas harian. Para ahli telah menerangkan makna investasi secara umum dan investasi saham secara khusus.  Pengertian Investasi Menurut Para Ahli Haming dan Basalamah Menurut Haming dan Basalamah, Investasi adalah pengeluaran saat sekarang untuk membeli aktiva real seperti tanah, rumah, mobil, dan lain-lain atau juga aktiva keuangan memiliki tujuan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi di masa yang mendatang, selanjutnya dikatakan investasi adalah aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber atau dana yang digunakan untuk mengadakan barang modal pada saat sekarang dan dengan barang modal tersebut akan dihasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang. Mulyadi Menurut Mulyadi, Investasi adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk mendapatkan hasil laba di masa yang akan datang. Sadono Sukirno Menurut ...