Langsung ke konten utama

KOMITMEN JASNITA BANTU PERANGI PHK, HEMAT HINGGA 70%.


[Saham JAST] Perusahaan rintisan atau startup akhir-akhir ini banyak yang melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK. Dilanda bubble burst, membuat beberapa startup tidak dapat mempertahankan aktivitas bisnisnya.

Hal ini menjadi alasan untuk memberhentikan banyak karyawan demi menjaga anggaran dan mempertahankan bisnis.

Tak hanya terjadi di Indonesia, pemutusan hubungan kerja juga dilakukan oleh startup di seluruh dunia sejak fase awal pandemi.

Dengan adanya kondisi ini, startup melakukan banyak penyesuaian bisnis, salah satunya dalam hal penghematan anggaran.

Dalam anggaran komunikasi, Jasnita memiliki solusinya, misalnya dengan penggunaan Jascloud, dimana tidak lagi memerlukan perawatan server, karena hal tersebut telah dilakukan oleh Jasnita.

Startup dapat menghemat hingga 70% dari biaya yang biasa dibayarkan untuk telekomunikasi.

Penggunaan yang lebih fleksibel dan dapat menyesuaikan situasi dan kondisi saat ini, seperti jumlah ekstensi, penggunaan pada perangkat yang sudah ada seperti smartphone, laptop/pc maupun ip phone sehingga tidak perlu pembelian perangkat baru, tanpa pembelian server, dll.

Selain itu panggilan yang biasa dilakukan antar cabang dapat dipotong menjadi gratis dengan fitur ekstensi untuk setiap cabang, terutama cabang luar negri. Hal ini tentunya akan memperlihatkan perbedaan yang sangat signifikan. Karyawan juga tetap dapat menggunakan fasilitas ini meski berada diluar kantor seperti saat bekerja dari rumah.

Hal ini juga mempengaruhi biaya utilitas yang biasanya membayar listrik dan air, dapat berkurang, karena karyawan bekerja dari rumah, mereka pun tidak perlu mengeluarkan ongkos untuk menuju lokasi kerja maupun uang bensin.

Tak hanya itu, fasilitas WhatsApp Business API dari Jasnita juga mampu membantu meningkatkan citra perusahaan dengan kehadiran centang hijau WhatsApp. Masyarakat dapat lebih percaya karena akun maupun brand sudah terverifikasi.

Kehadiran Jascloud menjadi sangat dibutuhkan seiring pertumbuhan startup yang masih membutuhkan banyak penyesuaian, dan tanpa keterikatan, aktif dalam 3-7 hari kerja, dengan dukungan 24/7.

Perusahaan yang menggunakan layanan Jascloud dapat menambahkan, mengurangi, bahkan membatasi jumlah pemakaian setiap bulannya, sehingga dapat lebih terkendali.

Adapun Jasnita terus berupaya dalam meningkatkan layanan, sehingga startup dapat terus bertahan dan berkembang, tanpa terkendala dengan biaya, dan komunikasi tetap berlajan normal. (end)


sumber : IQPLUS

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Saham BUMI, INKP dan AKRA oleh Mirae Asset Sekuritas | 29 November 2022

Mirae Asset Sekuritas 29 November 2022 Tasrul IHSG Daily, 7,017.36 (-0.51%), limited downside, daily trading range 6,995 - 7,077. Cut loss level di 6,950. Indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized masih bergerak turun. Indeks ini berada di atas center line pada Bollinger Bands Optimized. Pada periode weekly, indikator MFI optimized mulai bergerak naik, indikator RSI optimized indikator W%R optimized masih bergerak turun.  BUMI Daily, 179 (-3.24%), buy on weakness, TP 191, daily trading range 173 - 184, cut loss level di 170. Koreksi indikator MFI optimized, indikator RSI optimized dan W%R optimized mulai terbatas. Harga saat ini di bawah center line pada Bollinger Bands Optimized.  INKP Daily, 9,525 (0.00%), buy on weakness, TP 9,900, daily trading range 9,425 - 9,725, cut loss level di 9,400. Indikator MFI optimized masih cenderung bergerak naik, indikator RSI optimized dan indikator W%R optimized konsolidasi sekitar support. Harga masih di bawah c

Analisa Saham JPFA | 30 November 2022

Analisa Saham JPFA Tertahan di area support 1330, saham JPFA berhasil mengalami teknikal rebound dan menguji area down trend resistline, sekaligus area resistance konsolidasinya dikisaran 1375-1385 (kotak kuning). Indikator teknikal MACD masih cenderung bergerak naik, sedangkan volume transaksi cenderung meningkat, mengindikasikan bahwa saham ini sedang bergerak dalam momentum positif. Apabila mampu breakout dan bertahan diatas 1385, maka JPFA akan mengakhiri tren turunnya dan mulai rebound dengan bergerak naik menuju target terdekat di 1410. Jika nantinya rebound penguatan saham ini mampu berlanjut, maka JPFA akan menuju target berikutnya di 1460 dan 1525. Trading Plan : Buy jika breakout dan bertahan di 1385. Batasi resiko jika turun dan close di bawah 1345. Disclaimer ON Sumber: step-trader - Informasi lengkap pasar saham ada di  Website Saham Online.    Materi belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online. 

Rekomendasi Saham BBRI, MPPA, ADRO dan ANTM oleh Indopremier Sekuritas | 28 November 2022

Indopremier Sekuritas 28 November 2022 IHSG (7.025 – 7.085): Indeks diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung melemah. Target pelemahan indeks pada level 7.025 kemudian 6.995 dengan resist di level 7.085 kemudian 7.115. BBRI (Buy): Target kenaikan harga pada level 4.800 kemudian 4.850 dengan support di level 4.700 cut loss jika break 4.650. MPPA (Buy): Target kenaikan harga pada level 202 kemudian 206 dengan support di level 194 cut loss jika break 190. ADRO (Buy on Weakness ): Target harga beli pada level 3.700 dengan resist di level 3.790 kemudian 3.830. ANTM (Buy on Weakness): Target harga beli pada level 1.930 dengan resist di level 1.970 kemudian 1.990. XCLQ (Buy on Weakness): Target harga beli pada level 105 dengan resist di level 107 kemudian 108. XDIF (Buy on Weakness): Target harga beli pada level 504 dengan resist di level 512 kemudian 517. XPLC (Buy on Weakness):  Target harga beli pada level 526 dengan resist di level 532 kemudian 540. Full report bisa diakses di : ht