google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham BBNI, TBIG, FILM dan SCMA oleh SAMUEL SEKURITAS | 14 Juni 2022 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham BBNI, TBIG, FILM dan SCMA oleh SAMUEL SEKURITAS | 14 Juni 2022



INVESTASI KONTAN
14 JUNI 2022



Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan menguji level 7.000 untuk perdagangan hari ini (14/6). Pada Senin (13/6), IHSG tercatat merosot 1,29% ke level 6.995,44.

"IHSG (6.995) gap down uji angka bulat 7.000. Masih rawan tertekan selama belum berhasil closing di atas 7.000," kata Analis Teknikal Samuel Sekuritas Indonesia William Mamudi dalam riset yang diterima Kontan.co.id, Selasa (14/6).

Untuk hari ini, William pun menyukai saham PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Tower Bersama Infrastructures Tbk (TBIG), dan PT MD Pictures Tbk (FILM) dengan rekomendasi trading buy, serta PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) dengan rekomendasi trading sell.


Yuk intip ulasan lengkap untuk rekomendasi saham hari ini:

BBNI rebound support Rp 8.075 dengan bullish marubozu. Antisipasi tutup gap Rp 8.600. Rekomendasi beli dengan target harga Rp 8.500 dan cut loss Rp 8.025. BBNI pada Senin (13/6) ditutup di level Rp 8.250 per saham.

TBIG berhasil breakout resistance Rp 2.840 dengan bullish marubozu. Peluang double bottom dengan neckline Rp 2.950. Rekomendasi buy dengan target harga Rp 2.960 dan cut loss Rp 2.800. TBIG pada Senin (13/6) ditutup di level Rp 2.870 per saham.

FILM uji uptrend line dengan doji-doji berkepanjangan. Antisipasi rebound lalu lanjut rally all-time high. Rekomendasi beli dengan target harga Rp 1.895 dan cut loss Rp 1.760. FILM  pada Senin (13/6) ditutup di level Rp  1.820 per saham.

SCMA breakdown support Rp 208 dengan bearish marubozu. Waspada lanjut koreksi selama downtrend line solid. Rekomendasi jual dengan target harga Rp 189 dan cover Rp 208. SCMA pada Senin (13/6) ditutup di level Rp 198 per saham.


Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...