google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham Online Indonesia Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan yang sesuai dengan penelusuran untuk jsmr

Analisa Saham JSMR | 29 Oktober 2018

Analisa Saham JSMR | 29 Oktober 2018 JSMR: Positive impact from capital restructuring Laba bersih tercatat positif, tercatat sebesar Rp726 miliar, +56,9% qoq; -18,1% yoy, sehingga laba bersih di 9M18 tercatat sebesar Rp1,8 triliun, -6,9% yoy, diatas estimasi (PANS: 78,2%, Konsensus: 81,3%; rata-rata 5 tahun: 75,7%), didukung oleh efisiensi biaya serta sejumlah kebijakan restrukturisasi. Saat ini JSMR sudah mengoperasikan 23 tol konsesi dengan panjang 788km, dan berencana untuk menambah tol baru (2018: 127km, 2019: 351km, >2020: 279km) dengan perkiraan belanja modal dapat mencapai Rp70 triliun di 2018-20. Belanja modal yang signifikan kedepannya akan memberi tekanan untuk neraca dan profitabilitas JSMR, namun kami melihat positif sejumlah strategi restrukturisasi seperti: (1) divestasi Jakarta Lingkar Baratsatu (2) rencana divestasi kedepannya dengan skema RDPT serta (3) kebijakan menjaga beban bunga dengan melakukan negosiasi terhadap sejumlah bank, dimana ini berdampak positif ...

Berita Saham JSMR | 15 Agustus 2017

KONTAN.CO.ID  - PT Jasa Marga Tbk (JSMR) dapat segera melakukan sekuritisasi asetnya. Perusahaan pengelola jalan tol ini akan menerbitkan kontrak investasi kolektif (KIK) efek beragun aset (EBA).  Rencana tersebut sudah mendapatkan izin efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). "Ini terkait dengan rencana sekuritisasi aset kami," ujar Dessy Aryani, Direktur Utama JSMR kepada KONTAN, Senin (14/8). Melalui sekuritisasi aset tersebut, JSMR bakal meraup dana segar sebesar Rp 2 triliun. Rencananya, JSMR akan menggunakan ruas tol Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi) sebagai aset yang disekuritisasi. Dana hasil aksi korporasi ini akan digunakan untuk mendanai ekspansi jalan tol lainnya.  Sayangnya, manajemen JSMR enggan merinci calon investor yang akan masuk melalui sekuritisasi aset tersebut. JSMR sudah melakukan sosialisasi rencana ini kepada investor sejak sebelum lebaran lalu. Agus Setiawan, Sekretaris Perusahaan JSMR, belum bisa m...

Info Emiten : JSMR, 16 Maret 2017

JSMR siapkan Rp 31 triliun untuk ekspansi JAKARTA. Lebih tinggi ketimbang prediksi sebelumnya, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) menganggarkan belanja modal atawa capital expenditure (capex) Rp 31,5 triliun di 2017 ini. Angka ini melonjak lebih dari tiga kali lipat ketimbang tahun lalu Rp 9,58 triliun. Desi Arryani, Direktur Utama JSMR, menyatakan, sumber dana capex tersebut berasal dari pinjaman dan kas internal. Angkanya cukup fantastis, mengingat JSMR punya serangkaian agenda untuk menambah portofolio jalan tol. Sebagian besar pendanaan untuk pengembangan jalan tol. "Pendanaannya normatif 70% eksternal 30% internal, semua jalan tol kami sudah financial close," ungkap Desi, kemarin (15/3). Per akhir 2016, JSMR masih memiliki kas internal Rp 4,12 triliun. JSMR pun masih memiliki sisa laba tahun lalu setelah dikurangi dividen. Rapat umum pemegang saham JSMR kemarin memutuskan untuk membagi dividen sebesar 30% dari laba bersih 2016. Total dividen yang akan dibagi mencapai Rp 56...

Saham JSMR | Kantongi Laba Bersih Rp2,2 Triliun, Mampukah Saham JSMR Tembus Rp6.000?

Bisnis.com, JAKARTA — Pergerakan saham PT Jasa Marga (Persero) Tbk. diproyeksi masih menguat usai melaporkan capaian kinerja keuangan 2018. Berdasarkan data Bloomberg, harga saham emiten berkode JSMR itu ditutup stagnan pada sesi perdagangan, Senin (18/3/2019). Saham tersebut kembali mendarat di harga penutupan Rp5.325, sama dengan harga penutupan pada akhir pekan lalu. Tetapi, laju saham JSMR tercatat berada di tren positif untuk periode berjalan 2019 dengan menguat 24,42%. Saham perseroan tol milik negara itu diperdagangkan dengan Price Earning Ratio (PER) 17,57 kali dan total kapitalisasi pasar Rp38,65 triliun. Head of Equity Trading MNC Sekuritas Medan Frankie Wijoyo Prasetio menjelaskan apabila dilihat dari sisi laba usaha, JSMR masih mencatatkan pertumbuhan 16,5% secara tahunan. Nilai laba usaha yang dibukukan naik dari Rp4,6 triliun pada 2017 menjadi Rp5,4 triliun pada 2018. Namun, sambungnya, pencapaian itu disertai dengan peningkatan biaya keuangan 44,98% secara tahuna...

Saham JSMR | Pendapatan Jasa Marga (JSMR) Turun, Namun Laba Masih Naik

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pendapatan emiten pengelola jalan tol PT Jasa Marga Tbk (JSMR) merosot pada kuartal I tahun ini. Emiten ini membukukan pendapatan Rp 7,63 triliun dalam tiga bulan pertama tahun ini. Angka tersebut turun 20,77% secara tahunan. Penurunan pendapatan terjadi lantaran pendapatan konstruksi emiten ini turun 29,45% secara year on year (yoy) menjadi Rp 5,11 triliun. Sementara kontribusi pendapatan jalan tol dan usaha lain hanya naik sekitar 5,75% menjadi Rp 2,51 triliun. Untungnya manajemen masih mampu menjaga pengeluaran. Sehingga laba kotor JSMR di kuartal I tahun ini masih meningkat 7,84% secara yoy menjadi Rp 1,65 triliun. Laba usaha Jasa Marga juga masih tumbuh sekitar 10,69% menjadi Rp 1,45 triliun. Namun peningkatan laba bersih hanya 0,31% secara tahunan menjadi Rp 584,83 miliar di sepanjang kuartal I-2019. Direktur Keuangan JSMR, Donny Arsal mengatakan, hasil kinerja JSMR selama tiga bulan pertama di tahun ini sudah sesuai dengan ekspektasi peru...

Analisa Saham JSMR | 5 Oktober 2018

Mulai 29 September 2018 lalu, tarif Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta (JORR) naik dari Rp 9.500 menjadi satu tarif yakni Rp 15.000. Kenaikan tarif tol ini, diyakini akan meningkatkan kinerja emiten pengelola tol. Salah satunya PT Jasa Marga Tbk (JSMR). Kepala Riset Narada Kapital Indonesia, Kiswoyo Adi Joe menilai, kinerja JSMR masih moncer di tahun ini dan tahun depan. Apalagi, ada beberapa tol baru yang bisa mendongrak kinerja pengelola tol ini. Ditambah kenaikan tarif tol JORR. “Intinya selama pengelola membangun tol, dan beroperasional maka pendapatan akan naik,” ujar Kiswoyo kepada Kontan.co.id, Kamis (4/10). Kiswoyo memproyeksikan pendapatan dan laba JSMR tahun ini naik 10% dari tahun lalu. Menurutnya, sejauh ini JSMR masih mampu menjaga kinerja meski banyak operator tol lain yang mengerjakan proyek baru. "Ini karena JSMR selalu mengincar ruas tol yang gemuk dan mematok return on equity (ROE) setidaknya 20% dari setiap proyek," ujar Kiswoyo. Sekedar informasi saja...

Rasio Hutang JSMR | 15 Oktober 2017

PT Jasa Marga Tbk (JSMR) melalui anak usahanya PT Jasamarga Pandaan Malang dan PT Jasamarga Manado Bitung memperoleh pembiayaan kredit sindikasi sebesar Rp 7,76 triliun. Kredit ini digunakan untuk membiayai pembangunan 2 dari 16 ruas yang sedang digarap perusahaan. Keduanya adalah Jalan Tol Pandaan Malang senilai Rp 4,18 triliun dan Manado Bitung senilai Rp 3,58 triliun. Kepala Riset Koneksi Kapital Alfred Nainggolan melihat JSMR dengan bisnis tolnya memang memiliki kebutuhan pendanaan yang besar. Tentunya menurut Alfred peningkatan  debt to equity ratio  (DER) perusahaan tak bisa dihindarkan. "Sekarang DER-nya kurang lebih 3,3 kali, dengan tambahan utang lagi nanti bisa naik jadi sekitar 4-5 kali," ujar Alfred, Jumat (13/10). Meski demikian, selama JSMR masih mendapatkan fasilitas pendanaan dari kreditur, selama itu pula Alfred menilai ada pertimbangan arus kas yang cukup kuat ke depannya. Adapun faktor lain yang mendorong terjaminnya kas JSMR menurut Alfred adalah posisi...

Saham JSMR | Garap Proyek Jalan Tol, JSMR Raih Dana Talangan Rp 4 Triliun

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) tengah sibuk mencari pendanaan untuk mendanai proyek tolnya. Emiten pelat merah ini setidaknya telah mengamankan satu sumber dana tahun ini. Perusahaan memperoleh kredit sindikasi dana talangan tanah senilai Rp 4 triliun. Pinjaman ini berasal dari Bank Rakyat Indonesia, Bank Central Asia (BCA), Bank Negara Indonesia dan Bank Mandiri. Perjanjian pinjaman ini telah ditandatangani semua pihak kemarin, Selasa (26/3). Melalui anak usahanya, PT Jasamarga Kunciran Cengkareng (JKC), pinjaman tersebut bakal digunakan untuk pembebasan lahan Jalan Tol Cengkareng- Batuceper-Kunciran sepanjang 14,19 km dan akan menjadi bagian dari Jaringan Jalan Tol Jakarta Outer Ring Road Tahap II (JORR2). Bukan hanya instrumen utang. JSMR juga berupaya mencari pendanaan melalui instrumen ekuitas. Salah satunya melalui penerbitan dana investasi infrastruktur (Dinfra) sekitar Rp 700 miliar. Direktur Keuangan JSMR Donny Arsal mengatakan, proses instru...

Berita Saham JSMR | 15 Maret 2018

Berita Saham JSMR PT Jasa Marga Tbk (JSMR) akan menggenjot bisnis di luar jalan tol pada tahun ini. Seperti diketahui, perusahaan saat ini juga memiliki anak usaha di sektor properti. Sehingga kontribusi dari non core business akan membaik. Desi Arryani, Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk mengatakan tahun ini kontribusi bisnis sampingan JSMR akan lebih baik. Sepanjang tahun lalu bisnis sampingan JSMR baru berkontribusi sebesar 8% dari pendapatan. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) akan menggenjot bisnis di luar jalan tol pada tahun ini. Seperti diketahui, perusahaan saat ini juga memiliki anak usaha di sektor properti. Sehingga kontribusi dari non core business akan membaik. Desi Arryani, Direktur Utama PT Jasa Marga Tbk mengatakan tahun ini kontribusi bisnis sampingan JSMR akan lebih baik. Sepanjang tahun lalu bisnis sampingan JSMR baru berkontribusi sebesar 8% dari pendapatan. Untuk menggenjot kontribusi pendapatan non tol, perusahaan akan mengembangkan lahan untuk kebutuhan pembanguna...

Berita Saham JSMR | 10 September 2018

Terus menggenjot proyek pembangunan jalan tol di 2018, PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mengaku lebih fokus mengejar EBITDA ketimbang laba. Meskipun begitu, emiten itu tetap optimistis target JSMR masih bisa dicapai tahun ini. "Enggak ada revisi," kata Sekretaris Perusahaan JSMR Agus Setiawan kepada Kontan.co.id, Minggu (9/9). Sebagai informasi, tahun ini Jasa Marga tengah mendorong pembangunan empat ruas jalan tol di jalur Trans Jawa. Berdasarkan informasi terakhir, progres pembangunan jalan tol tersebut mencapai 60% atau 107,22 kilometer, dari total panjang ruas yang dikejar yakni 300 kilometer. Agus menjelaskan, bagi perusahaan yang sedang melakukan ekspansi, kondisi laba pasti akan tertekan. Ini karena, keuangan perusahaan terbebani pembayaran bunga utang untuk ekspansi. "Sehingga kinerja akan lebih bisa diukur dari sisi EBITDA," ungkapnya. Sebelumnya, Direktur Utama JSMR Desi Arriyani mengatakan sampai akhir tahun laba bersih diperkirakan belum akan tumbuh. ...

Analisa Saham JSMR | 12 Februari 2018

Analisa Saham JSMR Mirae Asset Sekuritas Indonesia Investment Information Team LK 2017 JSMR JSMR mencatat Laba bersih tahun 2017 sebesar Rp 2,20 triliun atau naik 16,45% dibanding tahun 2016 (Rp 1,88 triliun). Secara QoQ laba Kuartal 4 turun sebesar 66%. Pendapatan JSMR secara YoY naik sebesar 110% Rp 35 triliun), didukung oleh kenaikan pendapatan konstruksi yang naik sebesar 234% dibanding tahun 2016. Sedangkan beban pendapatan terbesar berasal dari beban konstruksi yang berbobot 87% dari total beban JSMR 2017. JSMR memperoleh pendapatan lain-lain yang cukup besar berasal dari keuntungan pelepasan investasi sebesar Rp 563,46 Milyar. Saat ini JSMR di perdagangkan pada PER 18.8x (EPS Rp 303) dan PBV 2.7x (BV 2080). Support fundamental berada pada harga Rp 5450 sedangkan Resis Fundamental berada pada harga Rp 6100

Rekomendasi Saham UNTR, SMGR, JSMR dan IRRA oleh MNC Sekuritas | 13 Agustus 2021

MNCS Daily Scope Wave 13 Agustus 2021 Kemarin (12/8), IHSG ditutup menguat 0,8% ke level 6,139, pergerakan IHSG juga disertai dengan munculnya tekanan beli. Kami perkirakan adanya dua skenario pada IHSG, dimana pada jangka pendeknya IHSG akan sama-sama menguat terlebih dahulu untuk menguji level 6,150-6,200. Namun, pada skenario hitam, penguatan IHSG merupakan bagian dari koreksi wave E pada pola triangle yang mana IHSG akan berlanjut terkoreksi menuju ke 5,850-5,900. Skenario terbaiknya, pada merah, dimana koreksi IHSG hanya akan menguji 6,000-6,010 dan kembali menguat. Support: 6,015, 5,947 Resistance: 6,166, 6,263 UNTR - Buy on Weakness Kemarin (12/8), UNTR ditutup menguat cukup signifikan, sebesar 8,9% ke level 20,700, pergerakan UNTR pun disertai dengan tekanan beli yang besar dan sudah break dari level resistancenya di 20,550. Kami perkirakan, posisi UNTR saat ini sedang berada pada bagian dari wave C dari wave (B). Hal ini berarti, UNTR masih berpeluang untuk melanjutkan penguat...

Analisa Saham JSMR | 6 Maret 2018

Analisa Saham JSMR FR CIMB (YU) : Jasa Marga | PDF  Another step to improve traffic flow JSMR IJ / JSMR.JK | ADD - Maintained | Rp5,350.00 tp:Rp6,500.00▼ Mkt.Cap:US$2,823.00m | Avg.Daily Vol:US$4.33m | Free Float:30.00% Toll Roads Author(s):Aurelia BARUS +62 (21) 3006 1721, Namira LAHUDDIN     ■   JSMR’s introduction of new traffic flow policies on the Jakarta-Cikampek toll road on 12 Mar 2018 should improve peak hour traffic congestion. ■   We expect small negative impact on traffic volume and earnings. We trim FY18-20F core EPS by 0.4-2.2% ■   New measures are part of JSMR’s continuous tweaking of its toll road management policies (single fare, cashless payment) that aims to improve operational efficiency. ■   Institutional investors, local and domestic, appear to be paring down ownership in JSMR, perhaps due to concerns about its near-term earnings. ■   Ou...

Berita Saham JSMR | 8 Agustus 2017

JAKARTA. PT Jasa Marga Tbk (JSMR) menjajaki rencana penerbitan global bond berdenominasi rupiah. Upaya ini merupakan salah satu langkah yang digunakan perseroan untuk masuk ke pasar luar negeri. Target penawarannya, berkisar US$ 200 juta - US$ 300 juta ekuivalen rupiah. Direktur Keuangan JSMR Donny Arsal bilang, proses penerbitan ini masih sampai tahap penjajakan. "Kami baru menjajaki non-deal roadshow. Responnya cukup baik. Kami masih kaji secara internal. Target penerbitan tahun ini," tutur Donny, Selasa (8/8). Adapun menurut Donny proses penerbitan global bond ini butuh banyak persiapan, mengingat ini baru pertama kali bagi JSMR, pun bagi Indonesia. Melalui penerbitan obligasi global berdenominasi rupiah ini, JSMR berharap bisa menjaga likuiditas dengan membuka jalan menuju pasar global. Sebagaimana donny bilang, obligasi ini nantinya akan ditawarkan di kisaran US$ 200 juta - US$ 300 juta ekuivalen rupiah. Belakangan perusahaan operator jalan tol ini gencar mencari a...

Aalisa Saham JSMR | 19 Mei 2018

Jasa Marga Hints of an improving outlook ■ JSMR booked core NP of Rp534bn (+4% yoy) in 1Q18 with the help of an improved EBIT margin on lower salaries and allowances. ■ Its first RDPT issuance should offer 9-9.3% cost of funds which is lower than its current weighted average cost of debt of 9.4%. ■ It is considering divesting its minority stake in JORR W1. If it does, this should be at a decent valuation, in our view. This could offer further upside to JSMR. ■ Progressive tariff implementation may help to improve long-term earnings outlook. ■ We upgrade to Add with intact TP of Rp4,800 as valuation has turned more attractive. A better than expected RDPT cost of fund proposition JSMR aims to issue its first closed-end fund (RDPT) by Jun 2018 (initially in Apr 2018). Based on our latest channel check, the targeted proceeds of Rp3tr should come from selling its 20% stake in three toll roads (target valuation of 1.8x-2x BV) and a rights issue. We estimate total cost of fun...

Rekomendasi Saham INKP, ACES, LSIP dan JSMR oleh MNC Sekuritas | 21 Juli 2021

MNC Daily Scope Wave 21 Juli 2021 Menutup perdagangan Senin kemarin (19/7), IHSG bergerak terkoreksi 0,9% ke level 6,017, pergerakan IHSG diiringi dengan munculnya tekanan jual dan tertahan di MA20-nya. Kami perkirakan IHSG akan menguji area 5,970-6,000 terlebih dahulu. Selama IHSG masih mampu bertahan di atas level supportnya 5,947, maka IHSG masih berpeluang menguat kembali untuk membentuk wave [iii] dari wave C. Skenario terburuknya, bila IHSG terkoreksi menembus 5,884 atau bahkan terburuknya 5,742, maka IHSG rawan terkoreksi ke area 5,500. Support: 5,947, 5,913 Resistance: 6,114, 6,134 INKP - Spec Buy (7,675) Senin kemarin (19/7), INKP ditutup menguat 4,1% ke level 7,675 diikuti dengan tekanan beli yang mulai membesar. Selama tidak terkoreksi ke bawah level 7,000, maka posisi INKP saat ini kami perkirakan sedang berada di awal wave A dari wave (B), yang berarti INKP masih berpeluang untuk melanjutkan penguatannya. Spec Buy: 7,400-7,600 Target Price: 9,000, 10,250 Stoploss: below 7,...

Rekomendasi Saham JSMR, ACES, EXCL dan WSKT oleh MNCS | 23 Oktober 2020

MNCS Daily Scope Wave 23 Oktober 2020 Pada perdagangan kemarin (22/10), IHSG ditutup terkoreksi 0,1% ke level 5,091 diikuti dengan tekanan jual yang cukup besar dibandingkan hari sebelumnya, IHSG juga sempat bergerak ke level terendah di 5,063 menembus supportnya di 5,067. Tetap waspadai kembali level 5,067 sebagai support, apabila pergerakan IHSG menembus kembali level tersebut maka IHSG akan bergerak menuju area 5,000-5,050 untuk membentuk wave (iv) berwarna merah. Namun, apabila IHSG berhasil menembus resistance terdekat di 5,135, maka IHSG berpotensi bergerak ke 5,182-5,187 untuk membentuk awal wave (v) dari wave [c] dari wave B. Support: 5,067, 5,000 Resistance: 5,135, 5,187 JSMR - Buy on Weakness Kemarin (22/10), JSMR ditutup terkoreksi 1,1% ke level 3,640. Kami perkirakan saat ini JSMR sedang membentuk wave [iv] , dimana JSMR masih rentan untuk kembali terkoreksi terlebih dahulu. Selanjutnya, apabila JSMR sudah terkonfirmasi membentuk wave [iv] maka JSMR berpeluang menguat untuk...

Rekomendasi Saham KLBF, BTPS, PGAS dan JSMR oleh MNC Sekuritas | 4 Januari 2020

MNC Daily Scope Wave 4 Januari 2021 Menutup tahun 2020, IHSG bergerak terkoreksi 0,9% dan ditutup di level 5,979 dengan tekanan jual yang cukup besar. Kami memperkirakan pergerakan IHSG saat ini sedang berada di awal wave [c] dari wave 4, sehingga IHSG pun masih berpotensi bergerak terkoreksi dengan target 5,650-5,800. Meskipun IHSG bergerak menguat, selama belum mampu menembus 6,144, maka penguatan IHSG akan relatif terbatas di rentang 6,030-6,100. Support: 5,853, 5,775 Resistance: 6,144, 6,195 KLBF - Buy on Weakness (1,480) Menutup 2020, KLBF bergerak terkoreksi 0,7% dan ditutup di level 1,480. Kami memperkirakan, selama KLBF tidak terkoreksi ke bawah 1,455, maka saat ini pergerakan KLBF sudah berada di awal wave C. Hal tersebut berarti, KLBF berpeluang menguat, terlebih jika mampu menembus 1,590. Buy on Weakness: 1,465-1,480 Target Price: 1,570, 1,700 Stoploss: below 1,455 BTPS - Buy on Weakness (3,750) BTPS ditutup terkoreksi cukup agresif pada perdagangan akhir tahun lalu (31/12)....

Rekomendasi Saham MNC Sekuritas | BBRI, CTRA, PGAS, JSMR

MNC Daily Scope Wave 17 Juni 2020 IHSG ditutup menguat cukup agresif sebesar 3,5% ke level 4,986 dengan tekanan beli yang cukup besar, namun penguatan IHSG kemarin tertahan oleh fibo retrace 61.8. IHSG kami perkirakan masih berpotensi menguat untuk membentuk wave B dari wave (2) ke area 5,030-5,050, meskipun begitu kami berikan pula adanya kemungkinan terbentuknya skenario merah apabila IHSG ternyata menembus resistancenya di 5,140. Bila IHSG menembus resistance tersebut, maka kami perkirakan IHSG akan menuju ke area 5,200-5,300 terlebih dahulu. Support: 4,920, 4,760 Resistance: 5,040, 5,140 BBRI - Spec Buy (3,130) BBRI menguat agresif pada perdagangan kemarin (16/6) dan ditutup pada level 3,130 meskipun tekanan beli tidak begitu besar. Kami memperkirakan BBRI masih berpotensi untuk melanjutkan penguatannya, paling tidak menutup gap yang ada di 3,180-3,210 sekaligus untuk membentuk wave (b) dari wave [b] pada skenario biru. Namun perhatikan area resistance 3,370, apabila BBRI menembus ...

Rekomendasi Saham TBIG, BRPT, POWR dan JSMR oleh MNC SEKURITAS | 22 April 2022

MNC Daily Scope Wave 22 April 2022 Kemarin (21/4) , IHSG ditutup menguat 0,7% ke level 7,276, namun demikian IHSG belum mampu untuk menembus level resistance terdekat di 7,300. Kami memperkirakan, posisi IHSG saat ini masih berada pada bagian dari wave [iv] di label hitam, yang berarti IHSG masih rawan untuk melanjutkan koreksinya menguji area support 7,146-7,170. Namun, apabila IHSG mampu break dari 7,300, maka kami perkirakan IHSG sedang membentuk wave v dari wave (c) dari wave [iii] di label merah, hal tersebut berarti IHSG berpeluang menguji kembali 7,355. Support: 7,200, 7,146 Resistance: 7,300, 7,355 TBIG - Buy on Weakness (3,030) Menutup perdagangan kemarin (21/4), TBIG ditutup terkoreksi 0,7% ke level 3,030. Kami memperkirakan, saat ini posisi TBIG sedang berada pada bagian dari wave [b] dari wave Y. Hal tersebut berarti, TBIG masih rawan terkoreksi terlebih dahulu dan dapat dimanfaatkan untuk BoW. Buy on Weakness: 2,960-3,020 Target Price: 3,170, 3,300 Stoploss: below 2,900 BR...

Saham Online di Facebook