google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham Indonesia Hari Ini Pagi | Mega Capital | 19 Juli 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Saham Indonesia Hari Ini Pagi | Mega Capital | 19 Juli 2017

Analisa Saham Indonesia Hari Ini Pagi | Mega Capital | 19 Juli 2017

Mega Update (19 Juli 2017)

IHSG Melemah Ke Level 5,822 (-0.32%). Koreksi tipis yang melanda bursa efek Indonesia tidak terlepas dari aksi profit taking para investor pasar modal. Hampir seluruh sektor mengalami pelemahan, terkecuali sektor industri dasar (+0.2%). Sektor properti mengalami pelemahan terdalam (-1.2%), kemudian disusul sektor pertambangan (-1.1%). Sementara itu, aksi jual asing terus terjadi sejak kuartal kedua. Dimana foreign net sell pada perdagangan kemarin tercatat Rp-1.07 triliun, tapi masih net buy Rp11.34 triliun YTD.

Selain karena keadaan overbought yang melanda bursa, perekonomian Indonesia juga diperkirakan mengalami pelemahan. Hal ini ditandai dengan penurunan ekspor (-11.8%) dan impor (-17.2%), walaupun neraca perdagangan yang dirilis hari Senin kemarin mengalami surplus. Nilai exim pada bulan Juni ini juga merupakan yang terendah sejak enam bulan pertama 2017. Selain itu, bursa juga sedang menantikan rilis keputusan BI Rate pada hari Kamis esok yang diperkirakan masih akan ditahan pada level 4.75%.

• ADHI Bukukan Kontrak Baru IDR25.4 Triliun
• Pendapatan RIMO Naik +2.36%
• LTLS Perkuat Modal Anak Usaha
• MMLP Tambah Gudang Baru
• PPRO Mengincar Proyek Apartemen Mahasiswa
• MYTX Teken Pinjaman US$4,71 Juta 
              
7:38:00  
IHSG 5822.352  (-0.32%)     
Nikkei 19973.03  (-0.12%)     
Hangseng 26524.94  (0.21%)     
FTSE 100 7390.22  (-0.19%)     
Xetra Dax 12430.39  (-1.25%)     
Dow Jones 21574.73  (-0.25%)     
Nasdaq 6344.305  (0.47%)     
S&P 500 2460.61  (0.06%)     
      
Pagi ini bursa regional mixed, IHSG fluktuatif menguat terbatas (5800-5850)
      
Oil Price USD/barel 48.64 (-0.35%)     
Gold Price USD/Ounce 1243.34  (0.47%)     
Nickel-LME (US$/ton) 9733  (1.87%)     
Tin-LME (US$/ton) 20095  (0.53%)     
CPO Malaysia (RM/ton) 2582  (-1.34%)     
Coal EUR (US$/ton) 81.4  (0%)     
Coal NWC (US$/ton) 85.1  (3.28%)     
Exchange Rate (Rp/US$) 13309  (0%)     
Telkom (TLK) 4607     
      
Trading Ideas (disclaimer):     
B o Break: AISA, TP 1,630-1,660, SL 1,545     
Trd. Buy: BRPT, TP 1,670-1,720, SL 1,580     
B o Break: INKP, TP 2,850-2,890, SL 2,680     
Spec.Buy: MCOR, TP 262/264, SL 244     
B o W: MAPI, TP 6,350-6,425, SL 6,000       
     
©PT. Mega Capital Sekuritas

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham? Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan.  Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham . Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan.  Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara.  Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan...

PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) Dapatkan Rating Negatif

MOODYS UBAH PROSPEK SPINDO DARI STABIL MENJADI NEGATIF. IQPlus, (23/08) - Moodys Investor Service merubah prospek PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) menjadi negatif dari stabil dimana pada saat yang sama menegaskan peringkat B2 corporate family rating perseroan. "Perubahan prospek menjadi negatif mencerminkan espektasi Moodys dimana gross margin Spindo masih mendapatkan tekanan karena volatilitas harga baja dalam 12-18 bulan ke depan yang menghasilkan peningkatan leverage dan cakupan bunga yang lemah," ujar Brian Grieser, vice president Moodys. Karena baja menyumbang hingga 95% dari harga pokok penjualan, Spindo terkena fluktuasi harga baja global dan domestik. Meski perusahaan menggunakan model biaya plus harga, Spindo tidak sepenuhnya meneruskan peningkatan harga baja kepada pelanggannya secara tepat waktu. Akibatnya margin kotor Spinti turun menjadi 15% dalam 12 bulan di Juni 2018 dari 18% di 2017 dan 25% di 2016. "Selain itu tingkat utang Spindo meningkat ka...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...