google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pasar Global | 27 September 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Pasar Global | 27 September 2017

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(Sept 27, 2017)
Investment Information Team
(ayuningdyah@miraeasset.co.id)

US

Saham-saham A.S. ditutup sebagian besar flat pada hari Selasa, dengan Dow Industrial memperpanjang penurunan beruntun ke sesi keempat.

Investor tampak mengabaikan komentar dari Ketua Federal Reserve Janet Yellen, yang memperingatkan agar tidak bergerak terlalu lambat pada tingkat suku bunga. Yellen mengatakan ada risiko bahwa pasar tenaga kerja dapat menjadi terlalu panas, sehingga menimbulkan masalah inflasi.

Ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga di bulan Desember, yang diamati dari harga di Fed funds futures, naik menjadi 76%, menurut CME Group's FedWatch Tool.

Data ekonomi dan Fed: Home-price naik pada Juli.

S&P/Case-Shiller 20-city index naik 5.8% dalam periode tiga bulan yang berakhir pada bulan Juli dibandingkan dengan tahun lalu, dan naik dari 5.6% pada periode Juni. Indeks nasional Case-Shiller meningkat menjadi 5.9% dari 5,8%.

Sementara itu, penjualan rumah baru jatuh bulan lalu menjadi  560.000.

Indeks kepercayaan konsumen turun menjadi 119.8 dari revisi 120.4 di bulan Agustus, sebagian diakibatkan oleh badai Irma dan Harvey.
 

Europe

Saham-saham Eropa berakhir mixed pada hari Selasa karena euro melemah pada sesi kedua berturut-turut menyusul pemilihan umum Jerman pada hari Minggu dan karena para pelaku pasar bereaksi terhadap ancaman konflik bersenjata terbaru di Semenanjung Korea.

Sebagian besar indeks spesifik negara juga bergejolak setelah menteri luar negeri Korea Utara pada akhir sesi Senin mengklaim bahwa A.S. telah mengumumkan perang terhadap negara yang terisolasi tersebut.

Sementara itu, investor euro juga mengkhawatirkan referendum kemerdekaan di wilayah Spanyol Catalonia pada hari Minggu, meskipun pemerintah pusat di Madrid telah mengumumkan pemungutan suara tersebut sebagai tindakan ilegal.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...