google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham TINS | 22 Maret 2018 Langsung ke konten utama

Berita Saham TINS | 22 Maret 2018

Berita Saham TINS
PT Timah Tbk menyalurkan Rp6,202 miliar untuk membantu pelaku usaha mikro kecil menengah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung meningkatkan produksi dan kesejahteraan masyarakat di lingkungan perusahaan itu.

"Bantuan ini salah satu bentuk komitmen tanggungjawab sosial perusahaan untuk berkontribusi dalam pengembangan ekonomi yangy berkelanjutan di Bangka Belitung," kata .Direktur Operasi Produksi PT Timah Tbk Alwin Albar saat penyaluran program kemitraan dan bantuan bina lingkungan triwulan 1 2018 di Pangkalpinang, Kamis.

Ia menjelaskan dana bergulir sebesar Rp6,202 miliar diberikan kepada 104 pelaku usaha mitra binaan dengan rincian 18 industri rumah tangga sebesar Rp959.855.000, 54 sektor perdagangan Rp3.090.000.000.

Selanjut usaha sektor perkebunan 5 sebesar Rp70.000.000, peternakan 4 Rp225.000.000, perikanan 6 Rp223.000.000 dan 1 unit koperasi Rp100.000.000.

"PT Timah Tbk menyadari bahwa keberadaannya tidak hanya untuk mencari keuntungan dan meningkatkan sumber penerimaan bagi APBN semata. Lebih dari itu, PT Timah sebagai perusahaan Badan Usaha Milik Negara diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya yang berada di sekitar wilayah operasinya," katanya.

Kawin mengatakan melalui aktivitas penambangan yang dilakukannya, PT Timah berharap selalu terjalin sinergitas, harmonisasi dan kebersamaan dengan masyarakat dan stakeholder lainnya.

"Sebagai warga korporat yang baik, kami selaku manajemen PT Timah berupaya secara konsisten mengimplementasikan tanggungjawab sosialnya melalui berbagai program sosial. Dengan demikian, perseroan berharap visi perusahaan untuk menjadi "Perusahaan Pertambangan Kelas Dunia yang Ramah Lingkungan" dapat berjalan seiring dengan pembangunan masyarakat yang berada di sekitarnya," katanya. (end)

IQPLUS

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...