google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham TINS | 27 April 2018 Langsung ke konten utama

Berita Saham TINS | 27 April 2018

PT Timah Tbk

PT TIMAH BAYARKAN PAJAK Rp409 MILIAR SEPANJANG 2017.
IQPlus, (27/04) - Kontribusi berupa pajak yang dibayarkan PT Timah Tbk selama 2017 mencapai Rp409 miliar atau naik 120 persen dari data pada tahun sebelumnya sebesar Rp185 miliar karena penjualan tin chemical dan tin solder perusahaan itu meningkat.

"Alhamdulillah, royalti perusahaan 2017 juga naik 52 persen atau Rp263 miliar dari tahun sebelumya sebesar Rp173 miliar," kata Direktur Utama PT Timah Tbk. Mochtar Riza Pahlevi Tabrani di Pangkalpinang, Jumat.

Ia mengatakan bahwa peningkatan kontribusi pajak dan royalti itu sebagai bentuk implementasi strategi pengembangan bisnis hilir timah, di antaranya PT Timah menandatangani kerja sama strategis dengan Yunnan Tin Group selaku produsen timah terbesar dunia dalam memasarkan produk hilir.

Selain itu, adanya sinergi dengan anggota holding BUMN industri pertambangan dan BUMN lainnya untuk optimalisasi nilai BUMN dan mendukung perekonomian serta kesejahteraan rakyat.

Sinergi yang dilakukan dengan anggota holding BUMN industri pertambangan, yaitu PT Bukit Asam Tbk. dan PT Aneka Tambang Tbk. Perseroan melakukan kerja sama untuk kegiatan eksplorasi dan pengadaan bahan baku.

"PT Timah Tbk. berkerja sama dengan PT Aneka Tambang Tbk. terkait dengan jasa pengeboran darat untuk pengembangan tambang timah primer. Sementara itu, dalam peleburan logam timah, perseroan bekerja sama dengan PT Bukit Asam Tbk. untuk pengadaan antrasit," katanya.

Sinergi dengan BUMN lainnya, perseroan bekerja sama dengan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. untuk melakukan kerja sama layanan perbankan berupa pembayaran fasilitas bagi mitra perusahaan dalam bentuk kartu tambang yang bertujuan mempermudah pembayaran imbal jasa kepada mitra tambang perusahaan.(end)

http://www.iqplus.info/news/stock_news/tins-pt-timah-bayarkan-pajak-rp409-miliar-sepanjang-2017,16091736.html

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

Rekomendasi Saham BISI dan MCOL oleh Phillip Capital | 18 April 2023

Phillip Capital 18 April 2023 Technical Recommendations BISI Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bullish Trading Buy : 1680 Target Price 1 : 1740 Target Price 2 : 1770 Stop Loss : 1625 MCOL Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bullish Trade Buy : 6825 Target Price 1 : 7400 Target Price 2 : 7850 Stop Loss : 6250 - Informasi lengkap pasar saham ada di  Website Saham Online.    Materi belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online. 

Analisa Saham ANTM | 3 Agustus 2018

CLSA (KZ) ANTM IJ – Aneka Tambang 2Q18 operational highlights by Andrew Hotama and Norman Choong Stock: Aneka Tambang, ANTM IJ Market cap, ADTO: US$1.6bn, US$4.6m Rec: BUY, TP: Rp1,100 Event: 2Q18 operational results 2Q18 operational result highlight: •     Gold production: 503 kg (-7% QoQ, +20% YoY), 6M18: 47% of 18CL •     Gold sales volume: 6,815 kg (-2% QoQ, +933% YoY), 6M18: 46% of 18CL •     Ferronickel production: 6,724 tni (+10% QoQ, +5% YoY), 6M18: 49% of 18CL •     Ferronickel sales volume: 7,516 tni (+40% QoQ, +44% YoY), 6M18: 50% of 18CL •     Nickel ore production: 1.7mn wmt (-21% QoQ, +58% YoY), 6M18: 63% of 18CL •     Nickel ore sales volume: 0.6mn wmt (-49% QoQ, +136% YoY), 6M18: 38% of 18CL Comment: •     Unaudited 2Q18 revenue came at Rp6.1tn (+7% QoQ, +350% YoY), we believe this is mostly on the back of higher ferronickel sales volume which w...