google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Peringkat Moodys Investor Services untuk PT XL Axiata Tbk (EXCL) Langsung ke konten utama

Peringkat Moodys Investor Services untuk PT XL Axiata Tbk (EXCL)


Moodys Investor Services Kamis ini menaikkan peringkat surat utang yang diterbitkan PT XL Axiata Tbk menjadi Baa3 dari Ba1. Ini adalah pertama kali Moodys memberikan peringkat investment grade pada XL.

Sementara prospek untuk peringkat direviis menjadi stabil dari positif. Pada saat yang sama Moodys menarik peringkat Ba1 Corporate Family Ratings perseroan.

"Peningkatan peringkat mencerminkan berlanjutnya penguatan metrik operasional XL serta stabilisasi profil keuangannya, termasuk tingkat leverage yang lebih rendah," kata Nidhi Dhruv, Wakil Presiden dan Analis Senior Moody.

Pendapatan untuk tahun 2017 tumbuh 7,2% year-on-year menjadi Rp24,6 triliun, karena pertumbuhan yang kuat dalam layanan data seluler (+ 61%) lebih dari mengimbangi penurunan berkelanjutan dalam layanan suara dan SMS (-30%) dan interkoneksi (-12 %). Sebaliknya, pertumbuhan pendapatan XL untuk Q1 2018 telah melemah pada 4,8%, tetapi masih di depan tingkat pertumbuhan industri.

"Moody's memperkirakan pertumbuhan pendapatan XL akan melambat menjadi 4,0-4,5% pada 2018, dan kembali ke tingkat pertumbuhan 6,0-6,5% pada 2019, karena perusahaan berfokus pada peningkatan monetisasi data di balik permintaan yang kuat untuk 3G / 4G LTE layanan, semakin maraknya smartphone, dan pertumbuhan moderat dalam basis pelanggannya, "tambah Dhruv.

Moody's juga mengharapkan perusahaan untuk mempertahankan margin EBITDA yang kuat disesuaikan sekitar 48,0-50,0% selama dua tahun ke depan melalui kontrol biaya lebih lanjut termasuk manajemen yang lebih baik dari biaya terkait jaringan. (end)
http://www.iqplus.info/news/stock_news/excl-moodys-naikkan-peringkat-xl-axiata-menjadi-baa3-dengan-prospek-stabil,71151711.html

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...