google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham MAPA | 5 November 2018 Langsung ke konten utama

Berita Saham MAPA | 5 November 2018

Bisnis.com, JAKARTA- PT. Map Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA), peritel olahraga dan gaya hidup membukukan laba bersih periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk senilai Rp203,7 miliar hingga September 2018, naik 11,4% year on year.

Sementara itu, pendapatan bersih emiten bersandi saham MAPA mencapai Rp4,51 triliun, naik 23,9% dari posisi Rp3,64 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. Beban pokok penjualan yang dibukukan oleh MAPA hingga kuartal III/2018 senilai Rp2,46 triliun, naik 23,6% dari posisi Rp1,99 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Ratih D. Gianda, Corporate Secretary MAPA menyampaikan kinerja yang kuat dari merek-merek eksklusif melalui gerai multi-brand dan gerai mono-brand meningkatkan pendapatan bersih. Dia menambahkan, laba operasional meningkat 51% dari Rp429 miliar menjadi Rp647 miliar.

Dia mengatakan, margin laba bersih, yang disesuaikan untuk perlakuan akuntansi dari zero-interest bond dan item lainnya, mendekati 11%. Raihan pendapatan dan laba MAPA, katanya, sesuai dengan ekspektasi perseroan.

“Bahwa pencapaian hasil selama 9 bulan ini sepenuhnya sesuai dengan ekspektasi kami. Kinerja yang solid berasal dari kekuatan strategi multi-tier dari kepemilikan konsep gerai multi-brand di tengah kondisi dunia bisnis yang menantang saat ini," tulisnya dalam keterangan resmi, Rabu (31/10/2018).

MAPA mencatatkan, penambahan jumlah gerai baru, peningkatan analisa data dalam mengelola manajemen penyediaan barang dan efisiensi dalam operasional, telah berkontribusi terhadap pencapaian ini. Selain itu, penjualan online Planet Sports.Asia juga mencatatkan peningkatan hingga 90%.

Ratih menambahkan, perseroan juga telah membuka kantor di Vietnam untuk peluang pertumbuhan di masa depan. Sampai dengan September 2018, MAPA telah membuka 148 gerai baru ke dalam portofolio konsep multi-brand dan mono-brand yang dimiliki perseroan.

Lebih rinci, pembukaan gerai-gerai baru MAPA mencakup 38 gerai Sports Station, 16 gerai Skechers, 9 gerai Royal Sporting House, 13 gerai Steve Madden, 13 gerai Payless, 7 gerai Planet Sports Kids dan 5 gerai Kidz Station.

Pencapaian selama 9 bulan 2018 MAPA mencakup pembukaan gerai The Athlete’s Foot, Sports fashion dengan membuka gerai utama Sports Station. Gerai yang menyediakan kebutuhan olahraga mengusung konsep baru yang mengutamakan pengalaman pelanggan, bekerja sama dengan Ramayana, serta pembukaan gerai Onitsuka Tiger terbaru.

Dia mengatakan, MAPA berkomitmen untuk memberikan gaya hidup yang lebih sehat untuk seluruh masyarakat Indonesia. Per September 2018, MAPA telah mengoperasikan 1.027 toko di 71 kota di seluruh Indonesia dan menangani lebih dari 150 merek, dimana lebih dari 40 merek adalah merek eksklusif.

Dari sisi geografis, daerah yang berkontribusi terhadap pendapatan MAPA terbesar adalah Pulau Jawa, dengan nilai Rp3,39 triliun, atau 75% dari total pendapatan. Lalu sisanya disusul oleh Pulau Sumatra, Bali, Sulawesi, Kalimantan dan lain-lain masing-masing senilai Rp459,87 miliar, Rp207,12 miliar, Rp188,61 miliar, Rp136,87 miliar dan Rp125,69 miliar.


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...