google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham BBRI, PGAS, INKP, WSKT dan UNVR [Quick Review] | 5 November 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Saham BBRI, PGAS, INKP, WSKT dan UNVR [Quick Review] | 5 November 2018

BBRI
Pergerakan saham ini terlihat masih dalam trend kenaikanya setelah berhasil menembus MA20 nya, dan investor Asing sejak tanggal 26/10/18 masih melakukan aksi buy. Untuk besok akan masih uji resisten 3310, kalau berhasil berpotensi ke 3380. Waspadai jika tidak berhasil break kemngkinan akan ada koreksi kecil. Support di 3150

PGAS
Pergerakan saham ini terlihat bergerak turun setelah ada news yang masih simpang siur terkait penetapan harga gas ke pln. Kalau besok tdak berhasil kebawah 1990,1935 ada potensi telhnikal rebound untuk kembali ke uji resisten di 2080. Untuk yang trading saham ini harap pantau ketat karena arah besok akan menentukan nasib saham ini mau kemana arahnya. Waspadai juga kalau investor asing masih melakukan aksi jual.

INKP
Pergerakan saham ini masih dalam trend turunya, waspadai jika turun dibawah 11250, kalau tidak berhasil tembus 11250 ada potensi tekhnikal rebound sesaat. Selama belum berhasil break MA20 saham ini masih cenderung bergerak di range harga 10900-13100.

WSKT
Pergerakan saham konstruksi ini sudah mulai ad tanda rebound, namun alangkah lebih valid sinyal rebound saham ini baru terkonfirmasi kalau mampu break MA20nya. Untuk besok akan uji resisten di 1595. Support di 1430.

UNVR
Pergerakan saham ini ada potensi untuk tekhnikal rebound untuk kembali uji resisten di 43175,43575 dan support di 42025. Waspadai jika tidak mampu bertahan diatas resistenya, ada potensi koreksi kembali.

StockPreneur


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...