google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham PGAS | 28 Januari 2019 Langsung ke konten utama

Analisa Saham PGAS | 28 Januari 2019

Ciptadana Sekuritas on Perusahaan Gas Negara (PGAS) 01/16/2019
Setting a good tone of optimism

Manajemen memberikan pembaruan mengenai akuisisi kontrak akuisisi selama pertemuan analis baru-baru ini. Kesepakatan terakhir dari IDR 20.2 adalah untuk 51% Pertagas dan anak perusahaan di mana PGAS akan membayar 50% dari transaksi menggunakan kas internal dan sisanya 50% menggunakan wesel bayar Rupiah pada tingkat bunga 8,41% yang jatuh tempo dalam 6 bulan. Perusahaan dapat membiayai surat promes atau menyelesaikannya dengan pertukaran aset dengan Pertamina. Implikasi PER 2018F dari transaksi yang direvisi adalah 21,0x vs 24,0x sebelumnya. Manajemen percaya bahwa penghiburan akan 1) membuat PGAS menikmati kemanjuran yang lebih baik dalam rantai nilai, mencapai sinergi, 2) menyinkronkan perencanaan operasional dan modal untuk mempercepat penetrasi pasar yang akan berdampak positif terhadap kinerja PGAS.

Kita perlu menyesuaikan perkiraan pendapatan, beban bunga, dan pendapatan bunga karena kesepakatan akhir berbeda dari yang kita hitung pada awalnya. Kesepakatan terakhir sebesar Rp20,2 triliun adalah untuk 51% Pertagas (Pertagas Niaga ditambah 4 anak perusahaan yang tersisa) yang lebih tinggi dari kesepakatan awal Rp16,7 triliun untuk 51% saham di Pertagas (dan Pertagas Niaga). Kami menaikkan laba bersih 2019-20F masing-masing sebesar 4,8% -14,7%, menjadi USD308-354 juta, untuk memasukkan volume distribusi volume yang lebih tinggi yaitu 920-925 mmscfd (sebelumnya: 894-908 mmscfd) tetapi dengan margin yang lebih rendah dari USD2. 25-2.23 / mmbtu (sebelumnya: USD2.28-2.26 / mmbtu).

Valuasi: BUY dengan TP Rp2,840



Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...

INVESTASI SAHAM MENURUT PARA AHLI

Investasi saham adalah aktifitas menarik baik untuk mempersiapkan masa depan maupun juga untuk sebagai aktifitas harian. Para ahli telah menerangkan makna investasi secara umum dan investasi saham secara khusus.  Pengertian Investasi Menurut Para Ahli Haming dan Basalamah Menurut Haming dan Basalamah, Investasi adalah pengeluaran saat sekarang untuk membeli aktiva real seperti tanah, rumah, mobil, dan lain-lain atau juga aktiva keuangan memiliki tujuan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi di masa yang mendatang, selanjutnya dikatakan investasi adalah aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber atau dana yang digunakan untuk mengadakan barang modal pada saat sekarang dan dengan barang modal tersebut akan dihasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang. Mulyadi Menurut Mulyadi, Investasi adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk mendapatkan hasil laba di masa yang akan datang. Sadono Sukirno Menurut ...