google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham TetraXChange | 28 Januari 2019 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham TetraXChange | 28 Januari 2019

IDX  DIRECTION 28 Januari 2019
Sempat Uji Level 6500, Index Sudah Uptrend 11 Pekan Berturut

Tercapainya kesepakatan antara Kongres dan White House diharapkan menjadi katalis positif bagi bursa Regional termasuk Indonesia. Tertekannya US Dollar menanti FOMC meeting pekan ini menjadi faktor penjaga Rupiah  yang pada penutupan Jumat berada di level 14085 per USD

Hari ini index diperkirakan masih akan mencoba untuk break level psikologi 6500 untuk lanjutkan uptrendnya yang sudah berlangsung selama 11 pekan. Investor asing masih berada dalam posisi Net Buy IDR 10,81 trilyun sejak awal tahun sehingga bisa menjaga trend tersebut.

Saham kelompok CONSUMER AGRI MANUFACTURE BASIC-IND PROPERTY dan FINANCE tetap bisa menjadi perhatian untuk hari ini karena masih berkencederungan untuk penguatan.

Tone dan Manner perdagangan hari ini : Sempat Uji Level 6500, Index Sudah Uptrend Selama 11 Pekan Berturut
Potensi Pergerakan Index : 6455 - 6525

Beberapa saham yang perlu diperhatikan hari ini :

Swing Trade :
APIC GGRM IPCM    (cross over MA20 kemarin)

Fast Trade  :
TINS KPAS KAEF IPCM TBLA ASSA POLY JPFA ASRI JPTE BWPT BRIS AKRA LPPF AALI WIIM WEGE KRAS BSDE ANTM MNCN TBIG BNII INCO PTPP MEDC  ( hanya berlaku hari ini)

oleh Tetra X Change


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...