google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham WOOD | 7 Februari 2019 Langsung ke konten utama

Analisa Saham WOOD | 7 Februari 2019



Saham dengan code emiten WOOD pada perdagangan rabu lalu (06/02/2019) berhasil menembus Resisten di 624 dengan ditutup di harga 630 dengan mengalami kenaikan sebesar 2.44%. 
dan Volume pada hari tersebut terjadi peningkatan yang signifikan dari volume hari sebelumnya ( Volume > VMA 20). 
Jika dilihat dari sisi Volume Price Analysis, harga selama 3 hari ini mengalami kenaikan harga dengan candle 3 hijauh dan Volume juga selama 3 hari kebelakang mengalami peningkatan, dapat disimpulkan kenaikan yang terjadi pada WOOD beberapa hari ini merupakan Kenaikan yang "VALID". namun perlu diperhatikan adalah di candle terakhir kemarin terjadi sedikit anomali dimana Spread body candle tidak sesuai dengan volume yang terjadi. Hal ini menyalahi Prinsip yang pernah di kemukan oleh Richard Wickoff yang salah satu prinsip tersebut berkaitan dengan Effort vs Result yakni dimana Effort = Volume dan Result = Price (Spread Body candle). 
dalam hal ini WOOD tidak memenuhi kriteria tersebut di candle terakhir, lalu apa itu jadi masalah? apa WOOD akan berubah trendnya? jawabannya menurut kami TIDAK justru WOOD akan mengalami koreksi namun terjadinya koreksi tersebut tidak dapat terjadi hanya dengan 1 signal saja. kemungkinan besar WOOD masih akan dibawa naik lagi sebelum koreksi (Perhatikan Garis" Hit n Rate yang telah kami buat sebagai perkiraan pergerakan saham WOOD) 
dan apabila WOOD mampu break resisten di kotak hijau maka WOOD akan membuat New All Time High-nya ( ATH ) dan berpeluang untuk terus bergerak lebih tinggi seperti saham lain yang juga selalu membuat new ATH . 
Jika dilihat dari MACD saham WOOD , MACD sudah valid Golden Cross dengan ditandai dengan Pindahnya Histogram MACD above center Line (0). 

Trend 
Secara Trend Wood masih dalam fase Uptrend secara Major trend. 

Support & Resisten 
Support terdekat terdapat di Kotak merah pertama dekat dengan Trend minor Uptrendnya dan Support berikutnya di kotak merah paling bawah 
Resisten yang pertama ada dikotak hijau yang bisa dijadikan area TP pertama bagi yang ingin Short Term, dan kotak biru buat yang ingin Medium Term, sedangkan untuk yang ingin Long Term just Let's Profit Run 

Trading Idea 
Entry : 620-630 
Stop Loss : 575 
Target : 680 (Mid Term) , Long Term Let's Profit Run 
RRR : 1.27x (untuk TP Mid Term) 

#DisclaiemerON 

Best Regrads, 
ANALYSIS CORNER
https://id.tradingview.com/chart/WOOD/hUUpVAVf/

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...