google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Saham SMRA dan SSIA Langsung ke konten utama

Analisa Saham SMRA dan SSIA

Ciptadana Sekuritas on Summarecon Agung (SMRA)

Residential demand remains healthy

Summarecon Agung membukukan peningkatan pendapatan 21% QoQ menjadi Rp1,64 triliun pada 4Q18, didukung oleh meningkatnya 26% QoQ pendapatan dari penjualan properti dan 13% QoQ peningkatan pendapatan berulang. Pendapatan 4Q18 berkontribusi terhadap pendapatan FY18 yang lebih baik dari perkiraan, yaitu Rp5,66 tn (+ 0% YoY), membentuk 111% dari FY18F kami. Pendapatan tetap diikuti oleh penurunan COGS 5% YoY, sehingga membawa laba kotor menjadi Rp2,74 triliun (+ 7% YoY) dengan marjin kotor meningkat menjadi 48,4% (vs 45,5% pada FY17). Pada intinya, SMRA membukukan laba bersih lebih tinggi dari perkiraan, Rp449 miliar (+ 24% YoY), menyumbang 154% dari FY18F kami.

SMRA membukukan penjualan pemasaran sebesar Rp3,4 triliun pada tahun 2018 atau setara dengan 85% dari target awal Perusahaan. Pra penjualan yang lebih rendah dari perkiraan karena penjualan yang lambat dari ruang kantor (hanya 5% dicapai dari target Rp160 miliar) dan toko-toko (43% dicapai dari target Rp855 miliar). Sebaliknya, penjualan dari rumah mendarat melebihi target sebesar 4% pada Rp2,16 triliun, sementara tanah dan apartemen masing-masing memberikan kontribusi sebesar Rp302 miliar dan Rp559 miliar, atau merealisasikan 94% dan 96% dari target FY18. Berdasarkan pencapaian penjualan pemasaran 2018, kami menurunkan asumsi penjualan pemasaran 2019 kami sebelumnya menjadi Rp3,5 triliun (88% dari panduan Perusahaan Rp4,0 triliun) dari sebelumnya Rp4,0 triliun

Valuasi: BUY dengan TP IDR1,300

BCA Sekuritas on Surya Semesta Internusa (SSIA)

A firm foundation for the future

Perusahaan menutup buku FY18-nya dengan penjualan tanah 8,3ha (+ 295,2% YoY); ini diikuti oleh ekspektasi pertumbuhan penjualan yang stabil di 2019 sebesar 9,6ha (+ 15,3% YoY) yang didorong oleh Karawang, memberikan kontribusi pendapatan IDR162,3 miliar (vs IDR153,6 miliar pada 2018). Seiring dengan kemajuan yang pesat dari pembangunan pelabuhan Patimban, dengan target operasional fase I tercapai pada akhir tahun ini, kami berharap 2020 menandai dimulainya penjemputan penjualan SSIA, didorong oleh kawasan industri Subang. Perusahaan akan memulai pengembangan Subang pada 4Q19 dengan 250ha awal (dari total 2.000ha) yang ditawarkan dalam kisaran ASP USD100-110 / sqm dan margin kotor 50%. Selain Pelabuhan Patimban, katalis positif untuk calon investor muncul dengan Bandara Kertajati yang baru-baru ini diperluas. 

Kami melihat bahwa fokus utama Perusahaan tahun ini adalah melanjutkan pembebasan lahan, berupaya mencapai target 2.000 ha (59% yang dibuka pada akhir 2018). Dengan arus kas tidak menjadi masalah, karena Perusahaan membukukan net gearing sebesar 3,4% pada tahun 2018, sementara juga mendapatkan fasilitas pinjaman sebesar USD100juta dari IFC (LIBOR 6 bulan + 2,75%) khusus untuk pengembangan Subang. Generator kas internal tetap aktif, didukung oleh pertumbuhan yang stabil dalam pendapatan berulang (+ 0,3% YoY) dan konstruksi dan penjualan tanah (+8,0 YoY).

Valuasi: BUY dengan TP IDR700


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

3 Tips Investasi Saham Untuk Pemula

Investasi saham makin dikenal banyak orang, termasuk anak muda generasi milenial bahkan generasi Z. Selain transaksinya yang semakin praktis karena dilakukan secara online, adanya potensi return yang sangat tinggi menjadi daya tarik utamanya. Investasi saham bisa dikatakan mudah maupun susah. Agar semakin mahir dalam melakukan investasi saham, Anda bisa memulai dengan mengamalkan 3 tips berikut ini. Diversifikasi Investasi Jangan masukkan semua telur dalam satu keranjang. Jika Anda meletakkan semua telur Anda dalam satu keranjang, itu bisa membuat semuanya pecah jika keranjang tersebut terjatuh. Ketika Anda melakukan investasi, jangan pernah mengalokasikan seluruh modal Anda dalam satu jenis investasi saja. Berusahalah untuk mengalokasikan dana Anda di beberapa investasi. Diversifikasi yang Anda jalankan akan melindungi aset Anda. Seaandainya investasi yang satu sedang turun, setidaknya Anda masih memiliki investasi lain yang baik. Ketika Anda membutuhkan uang, Anda bisa mencairkan in...

Update Harga Komoditas dan Indeks Global | 14 Februari 2023

Dow.......34246  +376.7 +1.11% Nasdaq.11892  +173.7 +1.48% S&P 500..4137  +46.8   +1.14% FTSE.......7948  +65.2    +0.83% Dax........15397 +89.4    +0.58% CAC........7209  +78.9    +1.11% Nikkei.....27427  -243.7  -0.88% HSI.........21164  -26.0.    -0.12% Shanghai..3284 +23.5    +0.72%   IDX.....6900.14  +19.81+0.29% LQ45....953.22  +0.77   +0.08% IDXEnergy...2086.35   +11.18 +0.54% IDX BscMat 1264.01   -7.18    -0.56% IDX Indstrl...1165.38  +7.35    +0.63% IDXNONCYC..755.10  -3.44     -0.45% IDX Hlthcare1583.07  -7.73     -0.49% IDXCYCLIC...848.60  +14.67  +1.76% IDX Techno5582.67+198.86+3.69%‼️ IDX Transp1835.86  +9.22     +1.11% IDX Infrast....853.82 +2.80     +0.33 % IDX Finance1432.73 +4.77    +0.33% IDX Banking1170...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...