google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo BUMI | BUMI OPTIMIS TOREHKAN KINERJA POSITIF JIKA HARGA BATUBARA MEMBAIK Langsung ke konten utama

BUMI | BUMI OPTIMIS TOREHKAN KINERJA POSITIF JIKA HARGA BATUBARA MEMBAIK

IQPlus, (29/08) - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menyatakan optimistis kinerja perusahaan akan membaik di tahun ini sejalan dengan memulihnya harga batubara yang menembus level USD 85 per ton.

Direktur PT Bumi Resources Tbk, Andrew Christopher Beckham mengungkapkan bahwa pihaknya mengharapkan harga batubara dunia akan kembali pulih dengan melihat peluang kenaikan di kisaran USD70 hingga USD 80 per ton.

"Jika harga batubara USD 85 per ton kinerja keuangan kami seharusnya membaik," kata dia, kemarin.

Adapun salah satu pendorong meningkatnya harga batubara tersebut dikarenakan adanya penurunan pasokan akibat musim dingin dan musim hujan.

Informasi saja, hingga paruh pertama tahun ini, perseroan mencatatkan penjualan sebesar USD481,35 juta atau menurun sebanyak 14,15 persen dari USD560,72 juta di tahun lalu.

Dengan begitu, laba bersih yang dikantongi perseroan mencapai sebesar USD 80,67 juta pada semester I 2019. Angka ini merosot 46,78 persen dari USD 151,72 juta periode yang sama tahun lalu.

Director & Corporate Secretary PT Bumi Resources Tbk, Dileep Srivastava mengatakan kalau penurunan kinerja keuangan yang dialami perseroan lantaran realisasi harga lebih yang lebih rendah ketimbang tahun lalu. (end/fu)


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

INI PENJELASAN PAN BROTHERS TERKAIT AKSI UNJUK RASA KARYAWAN PABRIK DI BOYOLALI

Ribuan karyawan PT Pan Brothers Tbk (PBRX) melakukan unjuk rasa di depan pabriknya pada Rabu (5/5/2021). Pasalnya, unjuk rasa yang akhirnya mendorong karyawan melakukan mogok kerja tersebut, dipicu adanya informasi jika gaji mereka bulan ini akan dicicil dua kali. Selain itu pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini juga akan dicicil delapan kali. Terkait hal tersebut, Corporate Secretary Pan Brothers Iswar Deni menjelaskan bahwa, adanya kesalah pahaman dari penerimaan info yang disampaikan ke karyawan dan karyawati dan mengakibatkan simpang siurnya berita yang muncul di media "Pagi tanggal 5 Mei 2021 kami mengumumkan secara lisan kepada seluruh karyawan dan karyawati kami, bahwa saat ini kondisi Arus Kas / Cash Flow perusahaan agak ketat, sehubungan dengan pemotongan modal kerja (bilateral) dari pihak perbankan sehingga tersisa sepuluh persen dari kondisi sebelumnya dan ini mengganggu arus kas,"kata Deni, dalam keterangan tertulisnya, di Kamis, (6/5). Oleh karena itu, de...