Rekomendasi Saham Valbury Sekuritas | IHSG dan Potensi Keluarnya Dana Asing

Sponsored Links:

PT Valbury Sekuritas Indonesia
Market Summary
06 September 2019

HEADLINE NEWS
TRIO bukukan rugi bersih 1H19 Rp8,9 miliar
SSIA raih penjualan lahan 15,6 ha
EXCL perkuat jaringan luar Jawa
WEGE kejar kontrak baru Rp7 triliun
WSBP realisasi 33,01% target kontrak baru
ADRO kembangkan seluruh lini bisnis pada 2H19
TINS akan bangun pabrik pengolahan logam tanah jarang
EXCL bersiap menjual 4.500 menara
ACST akan mengubah perjanjian pinjaman dengan UNTR
POLL miliki 7 proyek pembangunan property tahun 2019 ini

VIEW MARKET 

Sentimen pasar dari dalam negeri:
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berencana merevisi pajak penghasilan (PPH) orang Pribadi (OP) dengan mengeluarkan bentuk Peraturan Menteri Keuangan (PMK). Satu sisi, revisi ini tidak masuk dalam Rancangan Undanag-Undang (RUU) perpajakan baru. Pasalnya, klasifikasi pengenaan pajaknya tidak berubah. Kebijakan pemerintah ini berpotensi menimbulkan kerugian (potensial loss) yang dapat ditanggung dampak dari penurunan tersebut. Pemerintah sendiri telah menghitung potensi loss bisa mencapai Rp 87 triliun. Jumlah kehilangan penerimaan negara akan terjadi pada tahun pajak 2023 sejalan dengan diberlakukannya kebijakan tersebut efektif tahun itu.

Kondisi perekonomian global yang tengah dihadapi ketidakpastian, dampaknya bisa terjadi pada industri manufaktur dalam negeri, berpotensi menghambat laju ekspor. Untuk itu, pemerintah dan Bank Indonesia (BI) serta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyepakati 6 langkah strategis untuk memperkuat kinerja industri manufaktur di Indonesia. Selain itu, mendorong pengembangan memastikan integrasi pembangunan antarkawasan yang sesuai dengan keterkaitan produk yang menjadi fokus, antara lain di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten dan Sumatera Selatan. Langkah strategis ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi, berkelanjutan, dan inklusif..

Bank Dunia mengingatkan Indonesia akan potensi keluanya modal asing di tengah perang dagang yang terus berlanjut antara AS dan Cina. Ancaman capital outflow semakin besar dan berpotensi meningkatkan suku bunga acuan serta menimbulkan depresiasi lebih dalam atas nilai tukar rupiah. Sementara itu, penanaman modal asing (PMA) menuju Indonesia baru mencapai US$ 22 miliar, sedangkan penanaman modal oleh Indonesia di luar negeri baru mencapai US$5 miliar dalam setiap tahunnya. Dengan ini, Indonesia membutuhkan capital inflow sebesar US$ 16 miliar dalam rangka menutup defisit. Kebutuhan capital inflow bisa lebih tinggi apabila benar-benar terjadi.

Sentimen pasar dari luar negeri :
Pemerintah AS memberlakukan tarif impor pada baja struktural dari China dan Meksiko. Hal itu dilakukan setelah menyimpulkan bahwa produsen dari kedua negara tersebut telah menebar baja struktural buatan di pasar AS dengan harga di bawah nilai wajar. AS memberlakukan bea masuk hingga 141% terhadap baja struktural China dan hingga 31% pada baja struktural Meksiko.

Prediksi IHSG :
Kenaikan saham di AS pada hari Kamis yang terbatas, serta faktor lain yang diperkirakan terdampak bagi saham di BEI pada hari ini, yakni Bank Dunia yang mengingatkan akan potensi capital outflow di Indonesia serta sentimen perang dagang AS dengan Cina menjadi katalis yang bisa menekan bagi IHSG pada perdagangan hari ini.

Perspektif tenikal
Support Level :    6290/6273/6265
Resistance Level :   6315/6324/6341
Major Trend : Up
Minor Trend : Down
Pattern : Up to down

TRADING IDEAS :
These recommendations based on technical and only intended for one day trading

ASII: Trading Buy
• Close 6700, TP 6800
• Boleh buy di level 6575-6700
• Resistance di 6800 & support di 6575
• Waspadai jika tembus di 6575
• Batasi resiko di 6525

UNTR: Trading Buy
• Close 21025, TP 21325
• Boleh buy di level  20500-21025
• Resistance di 21325 & support di 20500
• Waspadai jika tembus di 20500
• Batasi resiko di 20350

INTP : Trading Buy
• Close 21900, TP 22125
• Boleh buy di level  21550-21900
• Resistance di 22125 & support di 21550
• Waspadai jika tembus di 21550
• Batasi resiko di 21425

TLKM:  Trading Buy
• Close 4320, TP 4360
• Boleh buy di level  4290-4320
• Resistance di 4360 & support di 4290
• Waspadai jika tembus di 4290
• Batasi resiko di 4260

TINS:  Trading Buy
• Close 1230, TP 1330
• Boleh buy di level  1090-1230
• Resistance di 1330 & support di 1090
• Waspadai jika tembus di 1090
• Batasi resiko di 1050

WIKA:  Trading Buy
• Close 2040, TP 2070
• Boleh buy di level  2010-2040
• Resistance di 2070 & support di 2010
• Waspadai jika tembus di 2010
• Batasi resiko di 1990

Ket.  TP : Target Price

WATCHING ON SCREEN;
SMGR, INDF, KLBF, WSKT, BBTN, UNTR. 

(Disclaimer ON)

Komentar