Langsung ke konten utama

Apa Resiko Main Saham?

Risiko Dalam Saham


Saham merupakan jenis investasi yang sangat berisiko.

Pada dasarnya, permainan saham memang penuh intrik.

Banyak kondisi yang tidak terduga, sehingga seringkali orang yang sudah memiliki jam terbang tinggi berinvestasi saham pun malah mencatat hasil investasi yang tidak terlalu banyak (banyak pula yang tak terhindar dari kerugian).

Dalam saham, kamu harus siap dengan risiko utama, berikut ini:

Capital Loss : selisih negatif nilai jual saham dengan nilai beli. Sederhananya, kamu menjual saham dengan harga lebih rendah dari harga belinya dulu.

Likuidasi : emiten bangkrut. Jika emiten bangkrut, kamu sebenarnya memiliki hak atas aset perusahaan sesuai porsi kepemilikan saham kamu.

Namun, jika emiten ternyata tidak memiliki aset yang tersisa (setelah melunasi hutang, pajak, dan pegawai), maka kamu harus merelakan saham saham kamu hangus tanpa mendapat pengembalian apapun.

Jika kita mengacu pada teori, ada 2 jenis risiko dalam saham; yaitu risiko sistematis dan tidak sistematis.

Risiko sistematis berasal dari pengaruh eksternal pasar secara makro, misalnya: perubahan kurs valas, suku bunga, dan kebijakan pemerintah.

Sementara itu, risiko tak sistematis berasal dari dalam industri (struktur modal, struktur aset, dan likuiditas). Risiko ini masih bisa kamu tekan dengan diversifikasi pos saham.

Bagaimana cara mengakali risiko?

Sekarang kamu sudah tahu jenis-jenis saham dan potensi keuntungan / risikonya.

Tapi, masih ada informasi penting yang harus kamu ketahui sebelum akhirnya berinvestasi saham.

Informasi satu ini bahkan bisa dikatakan sebagai yang paling penting karena berkaitan dengan bagaimana cara kamu sukses berinvestasi saham.

Untuk bisa sukses bermain saham, kamu harus lihai mengakali risiko yang ada.

Dengan mengakali risiko, kamu bisa memperkecil tingkat kerugian serta memperbesar tingkat keuntungan.

Dari banyak informasi yang ada, ternyata ada 4 cara utama yang diusung para ahli saham dalam mengakali risiko saham.

1. Diversifikasi

Cara pertama adalah diversifikasi portofolio.

Cara ini sudah menjadi salah satu senjata pamungkas para ahli investasi.

Diversifikasi artinya kamu membeli saham beberapa emiten dari industri, jenis saham, dan ukuran perusahaan yang berbeda.

Diversifikasi membuat kamu terhindar dari kerugian total.

Sebab, kamu menanam saham pada perusahaan yang berbeda-beda.

Saat satu saham dari perusahaan merugi, kamu masih punya pos saham dari perusahaan lain yang tidak merugi, bahkan mungkin malah untung.

Sebab, kecil kemungkinan seluruh perusahaan dalam jenis yang berbeda akan mengalami kondisi sama dalam satu waktu.

2. Saham adalah Investasi Jangka Panjang

Kedua, tanamkan dalam pola pikir kamu bahwa saham adalah investasi jangka panjang.

Dalam jangka panjang, saham memiliki potensi menguat.

Ketika saham menurun, sebaiknya kamu menunggu sambil memantau daripada langsung memutuskan untuk menjual rugi saham kamu (dalam jangka panjang, pasar biasanya semakin membaik).

Jangan kamu samakan saham dengan jual beli biasa, dimana kamu langsung borong saat harga turun, dan jual habis saat harga naik demi mendapat keuntungan besar.

Kuncinya, pikirkan jangka panjangnya saat mengambil keputusan.

Meskipun orang kerap menyebutnya “main saham”, jangan artikan saham sebagai sebuah permainan hura-hura.

3. Memiliki Pengetahuan, Intuisi, dan Keterampilan

Dalam investasi ini, kamu harus memiliki pengetahuan, intuisi, dan keterampilan yang baik saat mengelola saham.

Tidak benar jika bakat dan kepekaan saja bisa membuat kamu sukses besar bermain saham.

Semua tetap ada prediksi berdasarkan perhitungan dan analisis kondisinya.

Oleh karena itu, kamu harus sigap memantau saham dan segala yang berkaitan dengannya.

Topik ekonomi dan bisnis harus menjadi makanan sehari-hari.

Jika perlu, kamu bisa memperdalam kesaktian berinvestasi saham dengan mengikuti Sekolah Pasar Modal dari Bursa Efek Indonesia (BEI).

4. Analisis Fundamental Perusahaan

Selanjutnya, pastikan kamu melakukan analisis fundamental perusahaan saat hendak memilih emiten.

Selidiki seluk beluk calon emiten kamu.

Bagaimana profil usahanya, laporan keuangannya, kredibilitasnya, prospek, hingga performanya di pasar modal.

Sumber utama informasi ini bisa kamu akses di BEI dan dari berbagai media massa.

Saham dapat menjadi investasi yang paling menguntungkan untuk kamu.

Namun jangan lupa bahwa ada beberapa hal yang harus di perhatikan dalam menjalani investasi ini.

Sebelum memulai investasi apapun, pastikan anda telah mempelajari potensi resiko dan keuntungan yang bisa kamu raih, sehingga cocok dengan tujuan investasi anda.

Jangan lupa juga untuk belajar dari pengalaman orang-orang yang pernah melakukannya, juga.

Sumber: koinworks

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memegang kontr

Cara Mengetahui Saham Akan Naik atau Turun

Inti dari trading saham adalah bahwa kita harus tahu ciri-ciri apakah saham akan naik atau turun. Bagaimana cara mengetahui saham akan naik atau turun? Pada kesempatan ini kami akan berbagi tentang hal tersebut. buy , sell atau hold ? Tanda Saham Anda Akan Naik Sebenarnya ada banyak formasi yang terdapat dalam candlestick, namun kali ini kita akan membahas pola dalam candlestick yang menunjukan jika saham anda akan naik. so happy reading ,. Bullish Engulfing Bullish Engulfing berasal dari bahasa Inggris yang berarti memeluk, pola ini biasanya diidentifikasikan sebagai pola pembalikan atau reversal dari down trend dengan dua warna  yang berbeda pada body candlelistiknya yang solit. Contonya seperti di bawah ini : Dalam menentukan pola bullish engulfing, Kita harus memperhatikan sebuah pola  kecenderungan untuk down trend yang sedang berlangsung. Biasanya pada dasar pola tersebut terdapat candle merah yang terbentuk terlebih dahulu, Namun kemudian keesokan ha

Rekomendasi Saham EMTK, PNBS dan TINS oleh Mirae Asset Sekuritas | 2 Agustus 2021

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Technical Insight Agustus 2, 2021 (tasrul@miraeasset.co.id) IHSG Daily, 6,070.04(-0.83%), consolidation. Trading range 6,054 – 6,129. indikator MFI optimized masih cenderung bergerak naik. dan indikator RSI optimized akan menguji support trendline. Pada periode weekly terlihat indikator MFI optimized naik terbatas. dan indikator RSI optimized akan menguji support trend line. Daily support di 6,054 dan daily resistance di 6,129. Cut loss level di 6,020. EMTK Daily, 2,750 (+1.85%), sell on strength,  trading range 2,680 – 2,800. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized cenderung naik lebih lanjut namun mulai terbatas. Daily support di 2,680 dan daily resistance di 2,800. Cut loss level di 2,670. PNBS Daily, 148 (+2.07%), sell on strength, trading range 144 – 154. Indikator MFI optimized dan indikator RSI optimized masih cenderung menguat namun mulai terbatas. Daily support di 144 dan daily resistance di  154. Cut loss level di 140. TINS Dail