Langsung ke konten utama

Analisa Saham PGAS | 12 Januari 2022


PGAS mencapai target penurunan pola bearish head and shoulders di 1250-1300 seperti yang diulas dalam PGAS Dalam Tekanan. Setelah mencapai target penurunan ini, PGAS masih belum menunjukkan potensi rebound sehingga PGAS berisiko melanjutkan pelemahannya menuju target lanjutan di 1100-1150.

Rekomendasi: Tetap hindari. Kalau PGAS melemah di bawah MA200, target penurunan selanjutnya berada di 1100-1150.


sumber : doktermatrket

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Analisa Saham PTPP | 18 Januari 2022

PTPP berisiko memasuki trend bearish jika PTPP melemah di bawah support 785-800. Penembusan level ini akan membuat PTPP membentuk pola bearish head and shoulders dengan target penurunan di area 300-400.  Rekomendasi: Hindari. Sell jika PTPP melemah di bawah 785. Target penurunan berada di 300-400. sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Analisa Saham BBRI | 14 Januari 2022

BBRI bergerak sideways selama 1,5 bulan terakhir. Jika BBRI berhasil menguat menembus resisten 4250, BBRI berpeluang menguat menuju target pertama di 4400. Jika target 4400 terlewati, target kedua BBRI berada di 4700. Indicator teknikal MACD yang bergerak mendatar akan ikut bullish jika harga BBRI bergerak naik.  analisa teknikal saham prediksi saham  september oktober november desember investasi saham nyangkut 2021 2022 hari ini besok mingguan bulanan harian rekomendasi kontan bisnis investor doktermarket bluechip lq45 unggulan  bbri bank rakyat indonesia Rekomendasi: Trading buy kalau naik di atas 4250. Target pertama di 4400 dan target kedua di 4700. sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online

SAHAMNYA MASUK KATEGORI UMA, INI JAWABAN MANAJEMEN IPTV.

Manajemen PT MNC Vision Networks Tbk. (IPTV) menyampaikan bahwa pihaknya tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal. Hal itu salah satu jawaban Manajemen IPTV kepada Bursa Efek Indonesia (BEI). Jawaban itu seiring dengan tengah di pantaunya pergerakan saham IPTV oleg BEI lantaran terjadi penurunan harga yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA). Terkait saham IPTV masuk kategori UMA, Corporate Secretary IPTV, Muharzil Hasril mengaku, sampai dengan saat ini informasi yang sebelumnya telah diumumkan ke publik adalah mengenai pengalihan kepemilikan Perseroan pada PT MNC OTT Network kepada MSIN melalui mekanisme peralihan saham setelah dipenuhinya seluruh persyaratan dibutuhkan sebagaimana diatur dalam peraturan dan perundang - undangan yang berlaku. "Sampai dengan saat ini, tidak ada informasi material yang belum disampaikan ke publik. Perseroan tidak mengetahui adanya informasi menya