Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham UNVR, BRPT, DOID dan BIRD oleh MNC SEKURITAS | 12 Januari 2022



MNC Daily Scope Wave
12 Januari 2022


Pada perdagangan kemarin (11/1), IHSG ditutup terkoreksi 0,6% ke level 6,648. Dapat dicermati level support di 6,593 dan 6,738 sebagai resistance terdekatnya. Kami perkirakan, pergerakan IHSG masih cenderung terkoreksi untuk menguji 6,609-6,630, selama IHSG masih mampu bertahan di atas 6,593 maka IHSG berpeluang menguat kembali untuk membentuk label merah. Namun, _worst case_-nya, apabila IHSG menembus 6,593 maka IHSG rawan koreksi menuju ke 6,529-6,574 terlebih dahulu.

Support: 6,593, 6,581

Resistance: 6,738, 6,754


UNVR - Buy on Weakness (4,180)

Kemarin (11/1) ditutup terkoreksi 1,6% ke level 4,180, koreksi UNVR pun masih tertahan oleh MA20nya. Kami perkirakan, selama tidak menembus dari support 4,050, maka posisi UNVR saat ini sedang berada di awal wave (C) dan UNVR berpeluang untuk berbalik menguat.

Buy on Weakness: 4,090-4,140

Target Price: 4,430, 4,800

Stoploss: below 4,050


BRPT - Buy on Weakness (845)

Pada perdagangan kemarin (11/1), BRPT ditutup menguat 1,2% ke level 845. Namun, penguatan BRPT kami perkirakan masih berada pada fase downtrend di wave (c) dari wave [y]. Hal ini berarti, BRPT masih rawan koreksi dan dapat dijadikan sebagai BoW.

Buy on Weakness: 780-820

Target Price: 900, 970

Stoploss: below 775


DOID - Spec Buy (246)

DOID ditutup menguat 1,6% ke level 246 pada perdagangan kemarin (11/1). Selama tidak kembali terkoreksi ke bawah level 240 sebagai supportnya, maka posisi DOID saat ini diperkirakan sedang membentuk wave iv dari wave (c) dari wave [y]. Hal ini berarti, penguatan DOID akan relatif terbatas.

Spec Buy: 240-246

Target Price: 254, 264

Stoploss: below 240


BIRD - Buy on Weakness (1,305)

Menutup perdagangan kemarin (11/1), BIRD terkoreksi 1,5% ke level 1,305, koreksi BIRD pun tertahan oleh MA200nya. Kami perkirakan, posisi BIRD saat ini sedang berada di akhir wave [y] dari wave Y dari wave (B), sehingga koreksi BIRD akan relatif terbatas dan berpeluang menguat kembali.

Buy on Weakness: 1,260-1,300

Target Price: 1,365, 1,480

Stoploss: below 1,200


Disclaimer On


Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Kisah Trader Sukses Belvin VVIP, Raup Keuntungan Miliar per Bulan

Belvin VVIP dikenal sebagai seorang influencer saham yang bisa meraup cuan miliar rupiah setiap bulannya. Namun, siapa sebenarnya sosok Belvin ini? Pria kelahiran dengan nama asli Belvin Tannadi ini sudah sangat tak asing bagi para investor saham Indonesia. Melalui akun Instagram miliknya, Belvin kerap membagikan ilmu-ilmu seputar dunia investasi dan saham-saham apa saja yang tengah menjadi incarannya. Sebagai seorang investor, khususnya trader, ia pun cermat menganalisis saham-saham mana yang memiliki potensi untuk naik. Belvin membagikan pengetahuannya terkait investasi saham melalui dua buku, yakni “Ilmu Saham: Powerful Candlestick Pattern (2020)” dan “Ilmu Saham: Pengenalan Analisis Teknikal (2020)”. Di balik kesuksesannya sekarang, ternyata Belvin memiliki perjuangan yang panjang menggeluti dunia investasi saham. Belvin VVIP mengawali kiprahnya di dunia saham dari tahun 2014 dengan hanya bermodalkan uang sebesar Rp12 juta saja. Ia pertama kali mengenal investasi saham sejak duduk

Analisa Saham PTPP | 18 Januari 2022

PTPP berisiko memasuki trend bearish jika PTPP melemah di bawah support 785-800. Penembusan level ini akan membuat PTPP membentuk pola bearish head and shoulders dengan target penurunan di area 300-400.  Rekomendasi: Hindari. Sell jika PTPP melemah di bawah 785. Target penurunan berada di 300-400. sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

SAHAMNYA MASUK KATEGORI UMA, INI JAWABAN MANAJEMEN IPTV.

Manajemen PT MNC Vision Networks Tbk. (IPTV) menyampaikan bahwa pihaknya tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal. Hal itu salah satu jawaban Manajemen IPTV kepada Bursa Efek Indonesia (BEI). Jawaban itu seiring dengan tengah di pantaunya pergerakan saham IPTV oleg BEI lantaran terjadi penurunan harga yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity/UMA). Terkait saham IPTV masuk kategori UMA, Corporate Secretary IPTV, Muharzil Hasril mengaku, sampai dengan saat ini informasi yang sebelumnya telah diumumkan ke publik adalah mengenai pengalihan kepemilikan Perseroan pada PT MNC OTT Network kepada MSIN melalui mekanisme peralihan saham setelah dipenuhinya seluruh persyaratan dibutuhkan sebagaimana diatur dalam peraturan dan perundang - undangan yang berlaku. "Sampai dengan saat ini, tidak ada informasi material yang belum disampaikan ke publik. Perseroan tidak mengetahui adanya informasi menya