Langsung ke konten utama

Izin Anak usaha Ancora Indonesia (OKAS) Batal Dicabut


Pemerintah membatalkan pencabutan izin usaha anak perusahaan PT Ancora Indonesia Resources Tbk (OKAS), yakni PT Indotan Lombok Barat Bangkit.

Pencabutan izin anak usaha OKAS tertuang dalam Keputusan Pencabutan Izin Nomor : 20220110-01-77077 teetanggal 10 Januari 2022. Melalui surat keputusan pembatalan nomor 20220829-08-01-0003, pemerintah dalam hal ini Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Menteri Investasi/ Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Bahlil Lahadalia membatalkan pencabutan izin usaha tersebut.

Surat keputusan ini ditetapkan di Jakarta pada tanggal 29 Agustus 2022 dan dicetak tanggal 30 Agustus 2022.

“Kami telah menerima surat keputusan pembatalan atas pencabutan izin anak perusahaan pada tanggal 8 September 2022,” tulis Sekretaris Perusahaan Ancora Indonesia, Ahmad Zakky Habibie dalam keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia, Kamis (8/9).

Manajemen menyebut, dengan pencabutan pembatalan izin usaha ini, anak usaha OKAS dapat melanjutkan kembali kegiatan usahanya, khususnya untuk menyelesaikan kegiatan eksplorasi yang sudah direncanakan sebelumnya.

Pembatalan pencabutan ini dengan lima ketentuan. Pertama, menyatakan Izin Usaha Pertambangan Nomor 3/1/IUP/PMA/2019 sah dan berkekuatan hukum. Kedua, mengukuhkan kembali hak dan kewajiban Pemegang Izin sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Ketiga, menjalankan komitmen Pelaku Usaha yang tertuang dalam Pernyataan Kesanggupan untuk menjalankan kegiatan usahanya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Keempat, tidak terpenuhinya ketentuan sebagaimana dimaksud pada angka 3 (tiga), menimbulkan konsekuensi pencabutan izin secara permanen. Kelima, keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dan apabila di kemudian hari terdapat kekeliruan, akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya.

Sumber: kontan-
Informasi lengkap pasar saham ada di Website Saham Online.  
Materi belajar trading dan investasi saham ada di Channel Youtube Saham Online. 

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi saham BBRI, BMRI, PNBS dan TLKM oleh Indopremier | 27 September 2022

Indopremier 27 September 2022 IHSG (7.080 – 7.180) :  Indeks diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat. Target kenaikan indeks pada level 7.180 kemudian 7.230 dengan support di level 7.080 kemudian 7.030. BBRI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 4.600 kemudian 4.660 dengan support di level 4.480 cut loss jika break 4.420. BMRI (Buy) : Target kenaikan harga pada level 9.375 kemudian 9.450 dengan support di level 9.125 cut loss jika break 9.000. PNBS (Buy) : Target kenaikan harga pada level 90 kemudian 93 dengan support di level 84 cut loss jika break 81. TLKM (Buy) : Target kenaikan harga pada level 4.520 kemudian 4.580 dengan support di level 4.400 cut loss jika break 4.340. XISC (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 740 dengan resist di level 752 kemudian 757. XMTS (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 503 dengan resist di level 511 kemudian 515. XPLC (Buy on Weakness) : Target harga beli pada level 534 dengan resist di level 544 kemudian 549.

Rekomendasi Saham ERAA dan HRUM oleh NH Korindo | 28 September 2022

NH Korindo 28 September 2022 Saham ERAA Tepat di Support jk.menengah. RSI positive divergence. Candle : long-leg Hammer (bullish reversal). Speculative Buy . Entry Level: 440. Average Up >448 Target: 456 / 462-464 / 480-482. Stoploss: 434. Saham HRUM Tepat di Support lower channel (green). Speculative Buy. Entry Level: 1840. Average Up >1855. Target: 1905 / 2000 / 2050 / 2100. Stoploss: 1790. - Informasi lengkap pasar saham ada di  Website Saham Online.    Materi belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online. 

Analisa Saham SIDO | 26 September 2022

Analisa Saham SIDO Pada Jumat (23/9), harga saham SIDO ditutup stagnan di level Rp 700 per saham. Muncul Hammer candle dan bertahan di atas MA20 dengan RSI menguat dan MACD & Stochastic bergerak naik meski volume perdagangan menurun. Rekomendasi: Buy on Weakness Support: Rp 685 Resistance: Rp 790 Analis BCA Sekuritas Achmad Yaki- Informasi lengkap pasar saham ada di  Website Saham Online.    Materi belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online.