google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham Online Indonesia Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan yang sesuai dengan penelusuran untuk saham ADHI

Analisa Saham ADHI | 23 November 2017

Analisa Saham ADHI Proyek pembangunan light rail transit (LRT) di kawasan Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi (Jabodebek) bakal menggenjot kinerja PT Adhi Karya Tbk. Sebagian besar pendapatan emiten berkode ADHI ini berasal dari proyek yang dimulai September 2015. Dalam riset tanggal 31 Oktober, Kepala Riset Ciptadana Sekuritas Arief Budiman mengatakan, pendapatan ADHI dari sektor konstruksi mencapai Rp 7,79 triliun hingga September 2017. Jumlah ini berkontribusi 89% dari seluruh pendapatan ADHI. Per kuartal III-2017, total pendapatan ADHI mencapai Rp 8,71 triliun atau naik 53% secara year on year (yoy). "Sektor konstruksi ini mayoritas ditopang oleh proyek LRT Jabodebek, yang mana ADHI menjadi salah satu kontraktornya," kata Arief ketika dihubungi, Rabu (22/11). Laba bersih ADHI juga naik 78% menjadi Rp 205 miliar. Namun, secara kuartalan, laba bersih ADHI turun. Di kuartal III, ADHI mencetak laba bersih senilai Rp 92,9 miliar. Perolehan tersebut turun 17% dari laba bersih ...

[ADHI] Adhi Karya akan Lepas Saham Anak Usaha

PT Adhi Karya Tbk (ADHI) bakal ekspansif tahun 2021. Sejumlah rencana bisnis telah disiapkan oleh emiten berkode saham ADHI ini. Salah satunya adalah melepas saham anak usaha ADHI ke pasar modal.  Emiten dengan kode saham ADHI ini melihat bisnis infrastruktur di tahun 2021 akan mengalami pemulihan seiring dengan upaya pemerintah dalam melakukan percepatan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Sekretaris Perusahaan Adhi Karya Parwanto Noegroho menjelaskan fokus ADHI di tahun ini akan tetap menjadikan bisnis infrastruktur menjadi penopang bisnis dengan melihat anggaran infrastruktur yang cukup besar dan beroperasinya lembaga pengelola investasi Indonesia Investment Authority (INA).  "Adanya SWF atau LPI menjadi angin segar bagi sektor infrastruktur, termasuk ADHI. Kami berharap ADHI dapat pula memanfaatkan semua suport yang diberikan pemerintah, termasuk dengan adanya SWF ini," jelas Noeg kepada Kontan, Selasa (16/2).  Selain adanya angin segar itu, dalam waktu dekat ADHI juga ...

Analisa Saham ADHI | Bersiap Mengubah Arah Trend

ANALISA SAHAM ADHI ADHI- Pada perdagangan terakhir saham ADHI mampu naik sebesar +2.55% dengan ditutup di harga 1610. Pada hari itu Candle ADHI breakout resisten daily di 1590 dengan diikuti Volume yang sangat besar.  secara trend saham ADHI saat ini masih dalam fase downtrend secara major dan downtrend juga secara minor , dalam hal ini dapat dilihat pada gambar, menurut kami dalam chaneling minornya saham ADHI telah mampu juga breakout dari chaneling yang mengarah turun , dan saat ini saham ADHI akan mencoba uji resisten terdekat yakni garis trendline nya sebelum menuju resisten dailynya di 1705.  jika mampu break trendline pertama nya dan mampu bertahan saham ADHI akan lebih menarik lagi apalagi jika saham ADHI mampu membuat Higher High dan Higher Low sebagai konfirmasi penguatan.  Support Resisten - Support Resisten terlampir dalam gambar  Trading Idea -  Area Buy : 1600 - 1620  Stop Loss : 1480  Target : T1 : 1700 , T2 : ...

Saham ADHI | Kontrak Baru Mengangkat Prospek Saham Adhi Karya (ADHI)

Analis meyakini PT Adhi Karya Tbk tidak bakal kesulitan merealisasikan target perolehan kontrak baru di tahun ini. Meski begitu, perusahaan konstruksi ini masih dibayangi oleh defisit arus kas operasional. Sebagai gambaran, ADHI telah memperoleh kontrak baru sebesar Rp 3 triliun per Maret silam. Jumlah tersebut setara 8,57% dari target kontrak baru yang dicanangkan manajemen ADHI, yaitu sebesar Rp 35 triliun untuk sepanjang tahun 2019. Dari jumlah kontrak baru tersebut, kontribusi terbesar berasal dari proyek RDMP Office & Lab Pertamina. Nilainya sebesar Rp 608 miliar. Sedangkan dari tipe pekerjaan, kontribusi perolehan kontrak baru dari proyek gedung mencapai 64,3%. Analis Samuel Sekuritas Indonesia Suria Dharma mengatakan, sebenarnya nilai kontrak baru yang diperoleh ADHI masih jauh dari target. Namun, hal ini masih dianggap baik, mengingat biasanya emiten konstruksi mendapat kontrak baru dalam jumlah besar jelang akhir tahun. Ia menilai, ADHI belum akan mene...

Saham ADHI | ADHI Mengantongi Kontrak Baru Rp 3 Triliun

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Nilai kontrak baru yang diperoleh PT Adhi Karya Tbk (ADHI) sepanjang kuartal I tahun ini masih mini. ADHI memperkirakan kontrak baru yang telah digapai sebesar Rp 3 triliun. Padahal sepanjang tahun ini, ADHI membidik kontrak baru sekitar Rp 35 triliun. Target ini lebih tinggi 50,21% secara tahunan dari Rp 23,3 triliun. Ini artinya dalam tiga bulan, ADHI baru memenuhi 8,57% dari target yang mereka tetapkan untuk tahun ini. Direktur Keuangan ADHI Entus Asnawi M mengatakan, dari perolehan kontrak baru, sebesar Rp 2 triliun sudah pasti didapat. "Sisanya yang merupakan nilai terendah dan masih dalam masih proses tender," ujar dia. Entus menjelaskan, nilai proyek sebesar Rp 2 triliun berasal dari proyek lab, office, jety RDMP dan proyek dari anak perusahaan. Pada Februari lalu, ADHI juga telah memperoleh kontrak baru senilai Rp 1,18 triliun (di luar pajak). Kontrak tersebut dari proyek pembangunan Oyama Plaza Apartemen. Kontribusi kontrak ba...

Adhi Karya Yakin Target Kontrak Baru Tahun 2022 Terpenuhi

[Saham ADHI] PT Adhi Karya Tbk (ADHI) yakin dapat mencapai target kinerja operasional yang telah dicanangkan untuk tahun 2022. Sekretaris Perusahaan ADHI Farid Budiyanto mengatakan, hal itu melihat progres kontrak baru yang telah diperoleh perusahaan hingga April 2022. "Kontrak ADHI sampai dengan bulan April 2022 telah mencapai Rp 8,2 triliun, jumlah tersebut naik 128% dibandingkan pencapaian kontrak baru per April 2021 yang hanya Rp 3,6 triliun," jelas dia kepada Kontan.co.id, Kamis (2/6). Asal tahu saja, ADHI membidik kontrak baru di tahun 2022 tumbuh 15% dari realisasi tahun 2021. Tahun lalu, ADHI mencatatkan kontrak baru sebesar Rp 15,2 triliun atau lebih rendah dari target yang awalnya ditetapkan sebanyak Rp 24 triliun. Adapun di tahun ini, Farid bilang, perseroan memiliki beberapa proyek konstruksi gedung dan infrastruktur yang sedang dibidik. Beberapa kontrak yang dibidik emiten konstruksi plat merah itu antaranya adalah Jalan Tol Yogyakarta-Bawen dan Jalan Tol JORR El...

Saham ADHI | PT Adhi Karya (Persero) Tbk Andalkan Proyek Ini 2018

Proyek konstruksi dan properti, yang mayoritas terdiri atas transit oriented development, diyakini PT Adhi Karya (Persero) Tbk. akan menjaga tren pertumbuhan kinerja keuangan perseroan sampai dengan akhir 2018. Berdasarkan laporan keuangan semester I/2018, yang dipublikasikan perseroan, Rabu (26/9), Adhi Karya mengantongi pendapatan Rp6,08 triliun. Jumlah tersebut naik 17,33% dari Rp5,18 triliun pada semester I/2017. Beban pokok pendapatan mengalami kenaikan lebih rendah secara tahunan. Tercatat, beban pokok pendapatan naik 12,50% dari Rp4,58 triliun menjadi Rp5,15 triliun. Adapun, laba kotor yang dikantongi naik 54,33% secara tahunan pada semester I/2018. Nilai yang dibukukan naik dari Rp598,33 miliar pada semester I/2017 menjadi Rp923,42 miliar. Dengan demikian, laba yang dapat diatribusikan kepada entitas induk emiten berkode saham ADHI tercatat tumbuh 61,98% secara tahunan. Pencapaian Rp131,31 miliar pada semester I/2017 naik menjadi Rp212,70 per 30 Juni 2018. Di sisi ...

Saham ADHI | PT Adhi Karya (Persero) Tbk Terima Pembayaran LRT Oktober 2018

PT Adhi Karya (Persero) Tbk. optimistis pembayaran pengerjaan proyek light rail transit Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi senilai Rp3,6 triliun yang akan diterima, pada Oktober 2018, akan mengerek arus kas dari aktivitas operasi perseroan. Direktur Keuangan Adhi Karya Entus Asnawi M. mengatakan sampai dengan saat ini pembayaran yang diterima perseroan baru Rp3,4 triliun dari light rail transit (LRT) Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek). Jumlah tersebut merupakan pembayaran tahap pertama untuk progres pengerjaan proyek hingga September 2017. Untuk pembayaran tahap kedua, Entus menyebut saat ini sedang ditagihkan dan dalam pemeriksaan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Ditargetkan, dana tersebut dapat masuk ke kantong emiten berkode saham ADHI itu pada Oktober 2018. “Rp3,6 triliun include pajak pertambahan nilai [PPN],” ujarnya kepada Bisnis.com, Senin (1/10). Dia menyebut terjadi perubahan dasar penghitungan progres pengerjaan untuk pembayaran tahap kedu...

Analisa Penutupan Pasar Saham Indonesia | 15 Januari 2018

Analisa Penutupan Pasar Saham Indonesia Market Review 15 Januari 2018 (Investment Information Team,Mirae Asset Sekuritas Indonesia) IHSG menguat 12 poin (+0.19%) ke level 6,382.195 pada perdagangan hari ini. Tercatat 184 saham menguat dan 176 saham melemah. Sektor-sektor ditutup mixed, penguatan sektor tertinggi di sektor mining (+1.52%) hari ini, sedangkan sektor consumer (-0.52%) ditutup di zona positif. Investor asing mencatatkan transaksi net buy sejumlah Rp 1,96 triliun di seluruh Pasar pada perdagangan hari ini. US Dollar melemah 21 poin (-0.16%) terhadap Rupiah, sehingga Rupiah menguat ke level Rp13,332  terhadap US Dollar di akhir perdagangan. Advance Stocks: -SCMA  : Harga saham SCMA ditutup menguat Rp 50 (+2.10%) ke level Rp 2.420 pada perdagangan hari ini. PT Surya Citra Media Tbk (SCMA) bersiap menghimpun pendanaan dari pasar modal. Kali ini SCMA akan melaksanakan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD). Pengelola stasiun SCTV dan In...

Rekomendasi Saham ADHI, BBNI, INKP dan ITMG oleh Binaartha Sekuritas | 22 Februari 2021

Binaartha Sekuritas Daily 22 Februari 2021 by Nafan Aji Adhi Karya (ADHI) Pergerakan harga saham ADHI masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.  Akumulasi pada area level Rp 1.360 – Rp 1.420, dengan target harga secara bertahap di level Rp 1.445, Rp 1.615, Rp 1.790, Rp 1.960 dan Rp 2.210. Support ada di Rp 1.350 dan Rp 1.270.  Saham ADHI ditutup di Rp 1.420. (RoE: 0.37%; PER: 246.43x; EPS: 5.76; PBV: 0.90x; Beta: 2.89). Bank Negara Indonesia (BBNI) Pergerakan harga saham BBNI masih bertahan di atas garis bawah dari bollinger dan terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli.  Akumulasi pada area Rp 5.825 – Rp 6.025, dengan target harga di level Rp 6.175, Rp 6.450, Rp 6.750, Rp 7.500 dan Rp 7.950. Support ada di Rp 5.825 dan Rp 5.625. Saham BBNI ditutup di Rp 6.000. (RoE: 2.91%; PER: 33.84x; EPS: 177.32; PBV: 0.98x; Beta: 2.01).  BPD Ja...

Analisa Penutupan Pasar Saham Indonesia | 11 Desember 2017

Analisa Penutupan Pasar Saham Indonesia Market Review 11 Desember 2017 (Investment Information Team,  Mirae Asset Sekuritas Indonesia) IHSG melemah 4 poin (-0.07%) ke level Rp6,026.633 pada perdagangan hari ini. Tercatat 121 saham menguat dan 229 saham melemah. Sektor-sektor ditutup variatif dipimpin oleh penguatan sektor miscellaneous industry (+1.58%) dan pelemahan sektor mining (-1.88%) hari ini. Investor asing mencatatkan transaksi net sell sejumlah Rp300 miliar di seluruh Pasar pada perdagangan hari ini. US Dollar melemah 4 poin (-0.03%) terhadap Rupiah, sehingga Rupiah menguat ke level Rp13,550 terhadap US Dollar di akhir perdagangan. *Unusual Market Activity (UMA)* - PT Indofarma Tbk (INAF) Bursa Efek Indonesia (BEI) menginformasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga dan aktivitas saham INAF yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity). Bursa saat ini sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini. *Advance Stocks:* - LPCK: Harga saham LPCK dit...

Analisa Penutupan Pasar Saham Indonesia | 5 Maret 2018

Analisa Penutupan Pasar Saham Indonesia Market Review 05 Maret 2018 (Investment Information Team,  Mirae Asset Sekuritas Indonesia) IHSG melemah -31.72 poin (-0.49%) ke level 6,550.593 pada perdagangan hari ini. Tercatat 166 saham menguat dan 212 saham melemah. Mayoritas sektor ditutup melemah, dipimpin oleh pelemahan sektor Basic-ind  (-1.34%), sektor Finance  (-0.71%), dan sektor yang menguat adalah sektor Mining (+0.16%) dan sektor  Misc-Industry (+0.10%) hari ini. Investor asing mencatatkan transaksi net sell sejumlah Rp 1,41 Triliun di seluruh Pasar pada perdagangan hari ini. US Dollar menguat (+0.05%) terhadap Rupiah, sehingga Rupiah melemah terhadap dollar yaitu di level Rp 13,760 terhadap US Dollar di akhir perdagangan. Advance Stocks: -KAEF : Harga saham KAEF ditutup menguat Rp 210 (+8.89%) ke level Rp 2.570 pada perdagangan hari ini. PT Kimia Farma (Persero) Tbk (KAEF) melebarkan sayapnya di pasar internasional. Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ini mula...

Ulasan Pasar Modal Hari Ini, IHSG Penutupan, 7 Februari 2017

Market Review 7 Februari 2017 (Investment Information Team,  Mirae Asset Sekuritas Indonesia) Setelah menguat empat hari berturut-turut pada perdagangan sebelumnya, IHSG menutup perdagangan hari ini melemah 14 poin (-0.26%) ke level 5,381.475 dengan 135 saham menguat dan 200 saham melemah. Kontras dari perdagangan kemarin, hari ini mayoritas sektor ditutup melemah dipimpin oleh sektor agriculture yang melemah 1.39%, sementara hanya sektor finance dan basic industry yang menguat masing-masing ditutup naik 0.23% dan 0.17%. Investor asing mencatatkan transaksi net sell sejumlah Rp243 miliar di seluruh Pasar hingga akhir perdagangan. US Dollar berbalik menguat 9 poin (+0.07%) terhadap Rupiah, sehingga Rupiah melemah ke level Rp13,329 terhadap US Dollar hari ini. Suspensi Saham Hari Ini - PT Sigmagold Inti Perkasa Tbk (TMPI) Bursa Efek Indonesia menghentikan sementara perdagangan saham TMPI di Pasar Reguler dan  Pasar Tunai dalam rangka cooling down, seiring dengan terjadinya...

Analisa Penutupan Pasar Saham Indonesia | 12 Maret 2018

Analisa Penutupan Pasar Saham Indonesia Market Review 12 Maret 2018 (Investment Information Team,  Mirae Asset Sekuritas Indonesia) IHSG ditutup menguat +67.36 poin (+1.04%) ke level 6,500.686 pada perdagangan hari ini. Tercatat 255 saham menguat dan 129 saham melemah. Sektor mayoritas ditutup menguat, penguatan dipimpin oleh sektor mining (+2.42%), sektor Finance (+1.43%), dan sektor Basic-ind (+1.30%), sektor Infrastructure (+1.28%) sedangkan satu-satunya sektor yang mengalami pelemahan yaitu sektor Agri (-0.28%). Investor asing mencatatkan transaksi net buy sejumlah Rp 110 Milyar di seluruh Pasar pada perdagangan hari ini. US Dollar melemah (-0.03%) terhadap Rupiah, sehingga Rupiah menguat terhadap dollar yaitu di level Rp 13,766 terhadap US Dollar di akhir perdagangan. Unusual Market Activity (UMA) -PT Danasupra Erapacific Tbk (DEFI) Bursa Efek Indonesia (BEI) menginformasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga dan aktivitas saham DEFI yang di luar kebiasaan (Unusual Ma...

Saham ADHI | Adhi Karya Siapkan Dana Investasi

Direktur Utama Adhi Karya Budi Harto mengungkapkan memiliki rencana investasi. Saat ini, emiten berkode saham ADHI itu telah mengajukan sebagai pemrakarsa beberapa proyek. Pertama, proyek sistem penyediaan air minum (SPAM) dari Bendungan Karian, Banten. Fasilitas tersebut nantinya akan mengalirkan air untuk Tangerang Selatan dan Jakarta. Kedua, proyek jaringan kereta Jakarta loop line atau lingkar kota dengan panjang mencapai 22 kilometer. Ketiga, jalan tol Solo—Yogyakarta—Kulon Progo. “[Investasi yang dikucurkan] rencananya Rp5 triliun sampai dengan awal tahun depan,” ujarnya kepada Bisnis.com, Rabu (12/9). Untuk mendanai rencana investasi tersebut, sambungnya, ADHI akan menggunakan dana dari internal dan pinjaman. Komposisi kedua  sumber tersebut masing-masing 35% dan 65%. Secara terpisah, Direktur Keuangan Adhi Karya Entus Asnawi M. mengatakan pihaknya selektif dalam memilih proyek investasi. Untuk jalan tol misalnya, ADHI mengincar ruas dengan internal rate of retu...

Analisa Penutupan Pasar Saham Indonesia | 12 Februari 2018

Analisa Penutupan Pasar Saham Indonesia Market Review 12 Februari 2018 (Investment Information Team,  Mirae Asset Sekuritas Indonesia) IHSG menguat 17.93 poin (+0.27%) ke level 6,523.454 pada perdagangan hari ini. Tercatat 276 saham menguat dan 121 saham melemah. Mayoritas sektor ditutup menguat, dipimpin oleh penguatan sektor Agri  (+1.73%), sektor Mining (+1.69%), dan disusul pelemahan sektor Basic Industry (-1.44%) dan sektor  consumer (-0.52%) hari ini. Investor asing mencatatkan transaksi net sell sejumlah Rp 582 Milyar di seluruh Pasar pada perdagangan hari ini. US Dollar menguat (+0.23%) terhadap Rupiah, sehingga Rupiah melemah terhadap dollar yaitu di level Rp 13,655 terhadap US Dollar di akhir perdagangan. Unusual Market Activity (UMA) -PT Bank Harda Internasional Tbk (BBHI) & PT. Bank Ganesha Tbk (BGTG) Bursa Efek Indonesia (BEI) menginformasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga dan aktivitas saham BBHI & BGTG yang di luar kebiasaan (Unusual Ma...

ADHI | Adhi Karya Kantongi Dana Segar Rp1,02 Triliun dari Obligasi

(Baca juga: Mengenal Pivot Points ) Bisnis.com,JAKARTA — Kontraktor pelat merah, PT Adhi Karya (Persero) Tbk., mengantongi dana segar dari penerbitan obligasi senilai Rp1,02 triliun yang akan digunakan untuk modal kerja perseroan. Adhi Karya melakukan emisi Obligasi Berkelanjutan II Adhi Karya Tahap II Tahun 2019. Surat utang itu terdiri atas Seri A dan Seri B. Secara detail, Obligasi Berkelanjutan II Adhi Karya Tahap II Tahun 2019 Seri A memiliki jumlah pokok Rp556 miliar dengan kupon 9,25%. Jangka waktu selama tiga tahun dengan frekuensi pembayaran bunga setiap tiga bulan. Selanjutnya,  Obligasi Berkelanjutan II Adhi Karya Tahap II Tahun 2019 Seri B memiliki jumlah pokok Rp473,50 miliar dengan kupon 9,75%. Jangka waktu selama lima tahun dengan frekuensi pembayaran bunga setiap tiga bulan. Dengan demikian, total emisi  Obligasi Berkelanjutan II Adhi Karya Tahap II Tahun 2019 senilai Rp1,02 triliun. PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menyematkan peringkat A-...

Berita Saham ADHI | Adhi Karya (ADHI) Segera Jadi Anak Usaha HK

Bisnis.com, JAKARTA — Para pemegang saham PT Adhi Karya (Persero) Tbk. merestui rencana perubahan anggaran dasar perseroan terkait pengalihan saham Seri B dan perubahan status menjadi non persero sejalan dengan rencana pembentukan holding BUMN infrastruktur. Izin tersebut dikantongi emiten berkode saham ADHI itu dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang berlangsung pada Jumat (1/2/2019). Para pemegang saham menyetujui perubahan Anggaran Dasar (AD) rencana pengalihan saham Seri B milik negara di perseroan kepada PT Hutama Karya (Persero) Tbk. selaku calon induk holding BUMN infrastruktur. Selain itu, disetujui rencana perubahan AD perseroan dengan mengubah status dari persero menjadi non persero. Setelah pengalihan tersebut, ADHI akan menjadi anak usaha dengan Hutama Karya (HK) sebagai induk. Direktur Utama Adhi Karya Budi Harto menjelaskan keberadaan holding akan membuat sinergi menjadi lebih mudah dengan sesama anggota holding. Menurutnya, banyak terdapat peluang ...

Analisa Penutupan Pasar Saham Indonesia | 11 Oktober 2017

Market Review 11 Oktober 2017 (Investment Information Team,  Mirae Asset Sekuritas Indonesia) IHSG ditutup melemah 22 poin (-0.38%) ke level 5,882.787 pada perdagangan hari ini. Tercatat 152 saham menguat dan 196 saham melemah. Mayoritas sektor melemah dipimpin oleh pelemahan sektor infrastructure sebesar 1.62%. Sementara, sektor miscellaneous industry menguat tertinggi dengan ditutup naik 0.43%. Investor asing mencatatkan transaksi net sell sejumlah Rp800 miliar di seluruh Pasar hari ini. US Dollar menguat 18 poin (+0.13%) terhadap Rupiah, sehingga Rupiah melemah ke level Rp13,530 terhadap US Dollar di akhir perdagangan. Advance Stocks: - MTWI: Pada perdagangan perdananya, harga saham MTWI ditutup menguat Rp70 (+70.00%) ke level Rp170. Perusahaan asuransi PT Malacca Trust Wuwungan Insurance Tbk (MTWI0 resmi mencatatkan saham perdananya di BEI pada perdagangan hari ini. Perseroan melepas 310 juta saham ke publik. Saham pendiri yang tercatat 1,21 miliar saham. Jadi total saham t...

Marak Fenomena Saham Pompom ala Influencer, Bikin Tambah Kaya atau Miskin?

  Investasi saham akhir-akhir ini lagi jadi perbincangan di jagat maya. Khususnya selepas beberapa publik figur ‘koar-koar’ saham jagoannya. Impeknya, saham-saham yang disebutkan publik figur melejit dalam sekejap. Itu berarti, banyak yang beli saham rekomendasi dari orang terkenal ini, sehingga mengerek harga sahamnya. Tindakan ini namanya pom-pom saham. Sebuah istilah di pasar modal. Pom-pom saham adalah suatu cara mengajak atau menghasut orang untuk membeli atau menjual saham di waktu tertentu. Biasanya pom-pom saham dilakukan oleh oknum. Bisa juga bandar saham. Dan kini malah marak dari influencer. Fenomena Influencer Saham Influencer saham sedang jadi fenomena. Mulai dari artis, ustadz, sampai anak Presiden ramai-ramai merekomendasikan saham. Yusuf Mansyur Dai kondang, Ustadz Yusuf Manyur pernah merekomendasikan saham PT Bank BRI Syariah Tbk (BRIS) pada 2018. Tahun itu, pertama kalinya BRIS melantai di bursa efek. Selanjutnya pendiri layanan fintech, PayTren ini juga aktif ber...

Saham Online di Facebook