google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pasar Global | 22 Februari 2018 Langsung ke konten utama

Analisa Pasar Global | 22 Februari 2018

Analisa Pasar Global

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(Feb  22, 2018)
Investment Information Team
(firman.hidayat@miraeasset.co.id)

US

Saham A.S. pada hari Rabu mengakhiri sesi hiruk pikuk pasar saham yang turun tajam setelah beberapa menit dari pertemuan pengaturan kebijakan Federal Reserve yang terbaru memicu gelombang volatilitas tinggi pada pasar, karena kekhawatiran akan tingkat suku bunga menguat dan dolar menguat.

Indeks Dow Jones Industrial Average DJIA, -0,67% turun 166,97 poin atau 0,7% menjadi 24.797,78, setelah melihat rally sore di 303 poin, atau 1,2%, pada puncak sesi. Indeks S & P 500 SPX, -0,55% turun 14,93 poin menjadi 2.701,33, turun 0,6%, namun naik sebanyak 31,69 poin atau 1,2%. Indeks komposit Nasdaq COMP, -0,22% sementara itu, turun 16,08 poin atau 0,2% menjadi 7.218,23.

Industri Dow turun 5,2% untuk bulan ini, disebabkan oleh tanda-tanda adanya kenaikan inflasi dan rencana bank sentral A.S. tidak akan menunda kenaikan suku bunga lebih lanjut. Tingkat suku bunga yang lebih tinggi dapat menarik uang dari ekuitas dan meningkatkan biaya pinjaman untuk korporasi.

Pergerakan Wall Street didorong oleh prospek inflasi yang kembali memberi pengaruh besar ke ekonomi, dan the Fed harus menjadi lebih agresif dalam menaikkan suku bunga untuk melawannya.

Europe

Pasar saham Inggris ditutup lebih tinggi pada hari Rabu, membalikkan arah sebagai keuntungan bagi saham Lloyds Banking Group PLC dan Glencore PLC, yang merilis update keuangan, meningkat selama sesi berlangsung.

Saham di London tidak terpengaruh banyak akan apa yang terjadi pada awal saham A.S., yang mengakhiri kemenangan beruntun di sesi sebelumnya. Sementara itu, pound masih volatility setelah data ekonomi dan kesaksian parlemen oleh pembuat kebijakan Bank of England.

Indeks FTSE 100 UKX, + 0,48% naik 0,5% menjadi berakhir di level 7.281,57. Pergerakan tersebut dilakukan karena industri, layanan konsumen, perawatan kesehatan dan saham utilitas bergabung dengan bahan baku dan sektor keuangan. Sektor barang konsumsi, minyak dan gas dan telekomunikasi turun. Pada hari Selasa, indeks ditutup turun kurang dari 1 poin.

Saham Lloyds Banking Group, yang termasuk di antara 10 komponen terbesar FTSE 100, meningkat saat sesi berlangsung. Dalam hasil setahun pertama setahun telah mencatatkan laba bersih, keuntungan sebelum pajak juga meningkat, meski di bawah ekspektasi.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...

INVESTASI SAHAM MENURUT PARA AHLI

Investasi saham adalah aktifitas menarik baik untuk mempersiapkan masa depan maupun juga untuk sebagai aktifitas harian. Para ahli telah menerangkan makna investasi secara umum dan investasi saham secara khusus.  Pengertian Investasi Menurut Para Ahli Haming dan Basalamah Menurut Haming dan Basalamah, Investasi adalah pengeluaran saat sekarang untuk membeli aktiva real seperti tanah, rumah, mobil, dan lain-lain atau juga aktiva keuangan memiliki tujuan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi di masa yang mendatang, selanjutnya dikatakan investasi adalah aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber atau dana yang digunakan untuk mengadakan barang modal pada saat sekarang dan dengan barang modal tersebut akan dihasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang. Mulyadi Menurut Mulyadi, Investasi adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk mendapatkan hasil laba di masa yang akan datang. Sadono Sukirno Menurut ...