Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 5 April 2021


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market

(Apr 5, 2021)

Investment Information Team

(angga.choirunnisa@miraeasset.co.id)

A.S

S&P 500 menunggangi Microsoft, Amazon untuk mencatatkan penutupan di atas 4.000

S&P 500 melonjak pada hari Kamis ke penutupan pertama kalinya di atas angka 4.000, terangkat oleh keuntungan di Microsoft, Amazon dan Alphabet, serta optimisme tentang pemulihan ekonomi AS.

Dow Jones Industrial Average naik 0,52% menjadi berakhir pada 33.153,21 poin, sedangkan S&P 500 naik 1,18% menjadi 4.019,87. Nasdaq Composite naik 1,76% menjadi 13.480,11.

Microsoft, Amazon, Alphabet, dan Nvidia melonjak 2% atau lebih, dengan saham tersebut dan saham pertumbuhan lainnya menunjukkan tanda-tanda kebangkitan setelah tertinggal dalam beberapa pekan terakhir di belakang apa yang disebut saham bernilai yang diperkirakan akan mengungguli karena ekonomi pulih dari pandemi virus korona. Reli 3,3% Google-parent Alphabet meninggalkannya pada penutupan tertinggi yang pernah ada. Data menunjukkan jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran naik secara tak terduga minggu lalu. Namun, data lain menunjukkan ukuran aktivitas manufaktur melonjak ke level terkuat dalam lebih dari 37 tahun pada bulan Maret, dengan lapangan kerja di pabrik tertinggi sejak Februari 2018.

Eropa

Bursa Eropa beringsut menuju rekor tertinggi sebagai PMI, dukungan reli chip

Bursa Eropa memulai kuartal baru dengan keuntungan pada hari Kamis, karena optimisme seputar rencana pengeluaran pemerintah AS yang baru dan data aktivitas pabrik yang kuat dari zona euro menutupi kekhawatiran tentang penguncian lain di Prancis.

Indeks STOXX 600 Eropa naik 0,5% menjadi 432,22.

Meskipun program vaksinasi lambat dan gelombang pandemi baru melanda beberapa negara, pasar Eropa telah memulihkan hampir semua kerugian yang dipicu pandemi pada aktivitas manufaktur yang kuat dan pemulihan saham terkait ekonomi seperti bank dan energi. Data menunjukkan pertumbuhan aktivitas pabrik zona euro berpacu pada laju tercepat dalam hampir 24 tahun sejarah survei bisnis terkemuka di bulan Maret.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

Analisa Saham LSIP | 29 November 2021

Saham LSIP LSIP membentuk pola bearish double tops. Pola ini menandakan dengan penurunan tajam Jumat lalu kemarin, LSIP berisiko melanjutkan penurunannya menuju target 1170. Indikator teknikal MACD yang lebih dahulu dead cross mendukung prediksi penurunan LSIP. Rekomendasi: Hindari. Sell/ Sell on strength bagi yang punya. Target penurunan berada di 1170. sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online

LEPAS SAHAM BBYB, YELLOW BRICK KANTONGI DANA Rp641,25 MILIAR.

Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas sebagian saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) miliknya. Hal itu terlihat dalam laporan kepemilikan saham BBYB, yang dipublikasikan, Kamis (2/12). Dalam laporan BBYB, disebutkan bahwa Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas total sebanyak 346.621.622 lembar saham BBYB. Penjualan saham tersebut dilakukan secara bertahap atau sebanyak tiga kali tepatnya, mulai tanggal 23 November, 26 November dan 29 November 2021. "Saham BBYB di lepada oleh Yellow Brick Enterprise Ltd di level Rp1.850 per lembar sahamnya,"tulis Manajemen BBYB. Dengan demikian dapat diasumsikan Yellow Brick Enterprise Ltd telah mengantongi dana sekitar Rp641,25 miliar dari penjualan saham BBYB tersebut. Pasca penjualan saham, kepemilikan saham Yellow Brick Enterprise Ltd di BBYB berkurang menjadi sejumlah 485.218.961 lembar saham 6,47%, dari sebanyak 831.840.583 lembar saham atau sekitar 11,1%. (end/as) sumber :  IQPLUS Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online