Langsung ke konten utama

Semacom Integrated (SEMA) Pasang Harga Penawaran IPO Rp 180 per Saham



Rencana penawaran umum perdana saham atau initial public offering (IPO) PT Semacom Integrated Tbk terus bergulir. Calon emiten dengan kode saham SEMA ini memasang harga penawaran di Rp 180. Ini merupakan batas bawah dari harga bookbuilding yakni di kisaran Rp 180-Rp 220.

Dalam aksi korporasi ini, SEMA melepas 347 juta saham atau setara 25.76% dari modal disetor dan ditempatkan pasca IPO. Dus, jumlah seluruh nilai penawaran umum yang dihasilkan sebanyak Rp 62,46 miliar.

Bersamaan, SEMA juga menerbitkan sebanyak 173,50 juta Waran Seri I sebagai pemanis atau sebanyak 17,35%  dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh. Waran seri I akan diterbitkan dengan rasio 2 : 1 dengan harga pelaksanaan Rp 230. Dus, total hasil pelaksanaan waran Seri I sebanyak-banyaknya Rp 39,90 miliar.

Mengutip laman e-IPO, Kamis (6/1), seluruh dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum perdana saham akan digunakan untuk modal kerja, antara lain untuk pembelian persediaan, biaya research & development, serta biaya pemasaran dan promosi.

Sedangkan dana yang diperoleh SEMA dari pelaksanaan Waran Seri I, jika dilaksanakan oleh pemegang waran, maka akan digunakan untuk modal kerja perseroan yaitu untuk pembelian persediaan serta biaya pemasaran dan promosi.

Masa penawaran umum berlangsung dari 4 sampai 6 Januari 2022 dengan tanggal distribusi jatuh pada 7 Januari 2022.  Sedangkan tanggal pencatatan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) akan berlangsung pada 10 Januari 2022 mendatang.

Asal tahu, SEMA bergerak dalam kegiatan usaha produksi panel listrik, perakitan baterai listrik dan energi terbarukan. SEMA merupakan salah satu perusahaan produksi panel listrik terkemuka di Indonesia, dan merupakan pemilik lisensi pertama di Indonesia dari Siemens untuk memproduksi panel-panel listrik type-tested. Sejak tahun 2009, SEMA memproduksi panel listrik type-tested. Sejak 2020, SEMA memperluas bisnisnya sebagai penyedia teknologi listrik yaitu baterai listrik dan energi terbarukan.


sumber : kontan

Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Analisa Saham BRIS | 13 Januari 2022

BRIS melemah di bawah support penting 1700. Penembusan support ini membuat BRIS membentuk pola bearish double tops. Pola ini menandakan bahwa BRIS berisiko terus melemah menuju kisaran 1000-1300. Rekomendasi: Hindari. Sell bagi yang masih punya. Target penurunan 1000-1300 sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Analisa Saham PTPP | 18 Januari 2022

PTPP berisiko memasuki trend bearish jika PTPP melemah di bawah support 785-800. Penembusan level ini akan membuat PTPP membentuk pola bearish head and shoulders dengan target penurunan di area 300-400.  Rekomendasi: Hindari. Sell jika PTPP melemah di bawah 785. Target penurunan berada di 300-400. sumber :  doktermarket Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Analisa Saham BUKA | 13 Januari 2022

Saham BUKA kembali bergerak turun menguji level all time low-nya di 408. Indikator teknikal Stochastic yang bergerak turun mengindikasikan bahwa momentum saham ini masih cenderung bergerak negatif. Apabila gagal bertahan di 408, maka BUKA akan melanjutkan tren turun menuju target di 300, dengan minor target di 346. Trading Plan : Tetap hindarin. Sell on strength jika breakdown dan gagal bertahan di 408. Disclaimer ON sumber :  steptrader Lebih lengkapnya silahkan klik :   Saham Online