google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham Online Indonesia Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan yang sesuai dengan penelusuran untuk medc

Analisa Saham MEDC | 19 Agustus 2017

Obligasi global Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) ternyata laris manis. Permintaan untuk surat utang ini tinggi, terutama dari investor asal China. Alhasil, MEDC menaikkan emisi obligasinya. Sumber KONTAN yang mengetahui transaksi ini mengatakan, MEDC menambah nilai emisi obligasi sebesar US$ 100 juta. Sehingga, total  global bond  perusahaan milik keluarga Panigoro ini mencapai US$ 400 juta, atau setara Rp 5,3 triliun. "Namun penambahan ini tidak mengubah porsi alokasi penggunaan dana hasil penerbitan obligasi," ujar sumber tersebut, Jumat (18/8). Obligasi tanpa jaminan tersebut diterbitkan oleh anak usaha MEDC di Singapura, Medco Strait Services Pte Ltd. Obligasi global tersebut memberikan kupon 8,5% per tahun dengan tenor lima tahun, atau akan jatuh tempo pada 2022 mendatang. Dalam rencana awal, sekitar 70% dana hasil obligasi akan digunakan untuk melunasi pinjaman untuk proyek Natuna. Lalu, sekitar 6% akan digunakan untuk mendanai cadangan bunga. Sisanya, akan disi...

Fitch sematkan rating B+ untuk surat utang anak usaha Medco Energi (MEDC)

Lembaga pemeringkat Fitch Ratings menetapkan calon senior notes yang akan diterbitkan anak usaha PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) dengan peringkat  B+ dan peringkat recovery rating ‘RR4’. Surat utang ini akan diterbitkan oleh anak perusahaan yang dimiliki sepenuhnya oleh MEDC, yakni Medco Laurel Tree Pte. Ltd., Surat utang yang dijamin oleh Medco dan beberapa anak perusahaan utamanya ini berada pada peringkat yang sama dengan Issuer Default Rating (IDR) MEDC. Hal ini karena notes tersebut merupakan kewajiban langsung, tidak bersifat subordinasi dan tanpa jaminan. Dalam laporannya, Senin (1/11), Fitch menyebut MEDC akan menggunakan dana hasil penerbitan obligasi tersebut untuk menyelesaikan akuisisi yang direncanakan atau untuk membiayai kembali (refinancing) beberapa surat utang berdenominasi dolar Amerika Serikat (AS) yang ada yang akan jatuh tempo pada tahun 2025 dan 2026. Pemeringkatan yang dilakukan oleh Fitch ini mengasumsikan bahwa surat utang yang diusulkan MEDC akan...

Analisa Saham MEDC | 27 Februari 2018

Analisa Saham MEDC $MEDC TP 2500 BCA Sekuritas (SQ) MEDC: Energizing Horizons Raise TP to 2,500 on MEDC, as earnings keep pumping in 2018F Maintaining our BUY stance on MEDC, while raising our 2018F DCF-based 12M TP to IDR2,500 (+69.5% upside) equivalent to undemanding 2018F PE 9.4x, enhance by the inclusion of 3 major catalysts into our forecast: 1) higher 5Y oil ASP forecast to USD60/bbl in 2018F-2023F as the commodity enters its new ‘price equilibrium’, driven by narrowing global inventory surplus, 2) consolidation of Medco Power Indonesia (MPI) in 4Q17 to enhance MEDC’s profitability, coupled with stronger diversification, 3) steady earnings realization from AMNT & its cost discipline to minimize downside risks from its mining asset which endured a dovish cycle in 2018F-2020F. Additionally, we believe that MEDC will continue its strong deleveraging commitment in 2018F, (global bonds and proceeds from rights issuance) to strengthen its balance sheet and c...

Analisa Saham ELSA dan MEDC | 14 Mei 2018

Harga minyak dunia seakan belum kehabisan tenaga untuk melaju. Bahkan penguatannya diprediksi terus berlanjut di tengah gejolak geopolitik di kawasan Timur Tengah. Alhasil, harga saham emiten-emiten di sektor minyak dan gas pun berpotensi terus terkerek. Sejak awal tahun, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) kontrak pengiriman Juni 2018 di New York Mercantile Exchange melejit 17,7% ke level US$ 70,70 per barel hingga Jumat (11/5). Ini merupakan level tertinggi minyak sejak Desember 2014. Analis Samuel Sekuritas Arandi Ariantara menilai, harga minyak kembali reli setelah Amerika Serikat (AS) berniat kembali menjatuhkan sanksi ke Iran. Hal ini berpotensi mengganggu keseimbangan suplai minyak di pasar global. Namun, isu geopolitik hanya sentimen sementara. "Sifatnya masih noise saja karena masih belum diimplementasikan. Harus kembali lagi lihat fundamental," kata dia, Jumat (11/5). Menurutnya, secara fundamental permintaan dunia masih cukup tinggi. Data inventor...

Saham MEDC | Medco Energi putuskan tak bagi dividen tahun ini

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rapat umum pemegang saham (RUPS) PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) yang digelar Kamis (25/6) memutuskan untuk tidak membagikan dividen tahun ini. Hal ini seiring dengan kerugian yang dialami oleh MEDC pada tahun lalu, yang mencapai US$ 25,34 juta tahun lalu. “Menetapkan rugi tahun berjalan perseroan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sejumlah US$ 27,34 juta. Oleh karena itu, menyetujui untuk tidak membagikan dividen kepada para pemegang saham untuk tahun buku 2019,” mengutip keterbukaan informasi MEDC di laman Bursa Efek Indonesia, Sabtu (27/6). Selain itu, emiten yang bergerak di sektor perminyakan ini juga memutuskan untuk tidak melakukan penyisihan untuk cadangan Perseroan. Sebagai informasi, tahun lalu MEDC mengalami kerugian bersih sebesar US$ 27,34 juta. Namun, jumlah ini berkurang 46,70% secara tahunan (year-on-year/yoy) dibandingkan nilai kerugian bersih MEDC di tahun sebelumnya yang mencapai US$ 51,30 juta. Di sisi lain, MEDC berhasi...

Analisa Saham | MEDC | 18 Juli 2017

Analisa Saham | MEDC | 18 Juli 2017 PT Medco Energi Internasional Tbk merupakan salah satu perusahaan di Indonesia yang bergerak di bidang energi, terutama dalam hal produksi minyak dan gas bumi. Setelah kemarin sempat mengakuisisi PT Amman Mineral Nusa Tenggara (Newmont) yang merupakan salah satu tambang mineral terbesar kedua di Indonesia dan juga memiliki kandungan emas dan mineral yang sangat banyak. MEDC juga melakukan akusisi terhadap tambang minyak di blok B South Notuna yang juga turut mengamankan jumlah cadangan minyak yang dimiliki oleh MEDC saat ini Hasil akuisisi ini mulai terlihat dari laporan keuangan kuartalan I 2017 perseroan yang baru keluar bulan ini, yang ditandai dengan adanya peningkatan tajam terhadap kinerja perseroan dalam segala aspek, terutama dalam aspek keuangannya. Perlu Anda ketahui, MEDC baru merilis laporan keuangan I 2017 pada bulan Juli ini. Hingga 31 Maret 2017, penjualan MEDC tercatat sebanyak US$210,26, naik tajam dibandingkan penjualan di per...

Analisa Saham ELSA dan MEDC | 21 Mei 2018

Harga minyak brent melaju kencang mendekati level US$ 80 per barel. Bahkan dalam pergerakannya pekan lalu, sempat menembus ke level US$ 80,18 per barel, sebelum turun ke US$ 79 per barel. Tembusnya minyak brent ke US$ 80 per barel ini merupakan level harga tertinggi yang dicapai sejak 2014. Pergerakan yang sedemikian mengejutkan ini tak pelak semakin meningkatkan optimisme bahwa perusahaan yang lini bisnisnya erat dengan minyak akan mampu membukukan kinerja yang bagus ke depan, setidaknya di tahun 2018 ini. Analis pun mengungkapkan pandangannya bahwa tren kenaikan harga minyak ini akan mampu mengerek kinerja emiten minyak, yang sekaligus akan membuat saham emiten minyak seperti PT Medco Energi International Tbk (MEDC) atau PT Elnusa Tbk (ELSA) bakal ikut terangkat. Analis Binaartha Parama Sekuritas Muhammad Nafan Aji mengungkapkan bagi emiten pertambangan adanya kenaikan pada harga komoditas lininya akan secara efektif mampu mengangkat kinerjanya, sepanjang emiten tersebut mam...

Analisa Saham MEDC | 22 Maret 2018

Analisa Saham MEDC Ketika sebelumnya MEDC terkoreksi membentuk pola Flag dan berhasil breakout, saham bergerak rally. Kali ini MEDC juga terkoreksi membentuk pola yang sama dan telah breakout, namun masih belum bergerak rally. Level breakout ini bertepatan dengan level all time high historis MEDC di level 1350. Jika MEDC mampu bertahan di atas level ini, terbuka ruang bagi MEDC untuk bergerak rally. Jika MEDC mampu bertahan di atas 1350 dan mampu break resisten di 1435, terbuka ruang kenaikan bagi MEDC menuju 1780 dengan minor target 1600. 1780 adalah target akhir? Tidak. Bisa ke 2000an, tapi nanti dulu. Kita lihat perkembangannya step by step. Rekomendasi: Speculative Buy jika break 1435. Stoploss level 1215 (High entry risk). Disclaimer ON Source: GaleriSaham

Saham MEDC | Naikkan harga kesepakatan akuisisi Ophir, ini komentar Medco Energi (MEDC)

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Medco Energi International Tbk ( MEDC ) akhirnya resmi mencapai kesepakatan dengan pemegang saham Ophir untuk menaikkan harga penawaran atas akuisisi Ophir. Nilai akuisisi seluruh saham Ophir adalah sebesar £ 408,4 juta. Mengutip keterangan resmi perusahaan, satu saham Ophir dihargai 57,5 pence tunai. Kesepakatan harga tersebut lebih tinggi dari penawaran awal Medco terhadap Ophir, pasalnya berdasarkan catatan Kontan.co.id sebelumnya MEDC , anggota indeks Kompas100 ini, akan membeli saham Ophir di harga 55 per saham. MEDC akan menjadi pengendali Ophir, termasuk menguasai 18,73% saham baru yang diterbitkan pada 19 Maret lalu. Saat dikonfirmasi, pihak MEDC masih enggan merinci kenapa MEDC menaikkan harga penawaran terhadap Ophir. "Untuk sementara saya belum bisa memberikan komentar," kata Hilmi Panigoro, Direktur Utama Medco Energi Internasional Tbk, Kamis (21/3). Namun berdasarkan rumor yang beredar, perusahaan bidang eksplorasi dan prod...

Saham MEDC | Tarikan Pertama, Apakah Segurih Biasanya? [Analisis]

Analisis Saham MEDC Informasi Fundamental PEFINDO telah menegaskan peringkat "idA+" untuk Obligasi Berkelanjutan II Tahap III Tahun 2016 Seri A PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) sebesar Rp246 miliar, yang akan jatuh tempo pada 21 Desember 2019, dan Medium Term Notes (MTN) V Tahap I Tahun 2016 Seri A sebesar AS$55 juta, yang akan jatuh tempo pada 15 November 2019.  MEDC akan melunasi obligasi dan MTN yang jatuh tempo menggunakan dana hasil dari penerbitan obligasi global sebesar AS$500 juta pada bulan Januari 2018 lalu, yang salah satu tujuan penggunaannya adalah untuk melunasi obligasi dan MTN tersebut. Pada tanggal 30 Juni 2019, hasil obligasi global yang belum digunakan ditempatkan pada deposito dan rekening bank yang dibatasi penggunaannya pada Bank Standard Chartered sebesar AS$276,7 juta, sementara MEDC juga memiliki kas dan setara kas sebesar AS$450,9 juta. (qq) Sumber Berita: http://www.iqplus.info/news/stock_news/medc-pefindo-tegaskan-peringkat...

PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) Perpanjang Jangka Waktu Pinjaman Dengan Anak Usaha

PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) melakukan perpanjangan jangka waktu perjanjian pinjaman dana kepada anak usahanya yaitu PT Exspan Petrogas Intranusa (EPI). Siendy K. Wisandana Corporate Secretary MEDC dalam keterangan tertulisnya (30/12) menuturkan bahwa MEDC melakukan perpanjang jangka waktu perpanjangan pinjaman kepada EPI terkait Intercompany Loan Agreement tanggal 20 Juli 2020 (yang telah diamandemen) yang akan berakhir pada 31 Desember 2022. "MEDC dan EPI sepakat untuk memperpanjang jangka waktu perjanjian hingga berlaku sampai dengan 31 Desember 2023 dengan menandatangani perjanjian amandemen tanggal 27 Desember 2022."tuturnya. Sebagai informasi, EPI adalah anak perusahaan yang sahamnya seluruhnya dimiliki secara langsung oleh MEDC. Siendy menegaskan perpanjangan pinjaman ini tidak ada terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha MEDC. (end) Sumber: iqplus - Informasi lengkap pasar saham ada di  Website Saham Online.    ...

Analisa Saham INKP, TKIM, BGTG, LEAD, PTPP, MEDC dan TINS | 5 Juli 2018

INKP : Sempat menembus middle BB, MACD masih dalam keadaan Death Cross dan Stoch masih dalam area netral. Jika hari ini harga melanjutkan penurunan maka harga INKP akan turun di kisaran 16.000 - 15.300. Tetapi jika hari ini harga terjadi kenaikan harga dan menembus 17.800, maka INKP potensi naik ke 18.500 - 19.500 TKIM :  TKIM sempat menembus middle BB, MACD dalam keadaan Death Cross dan Stoch mulai Golden Cross di area Oversold. Jika Besok TKIM kembali turun menembus middle BB maka TKIM akan potensi turun di kisaran harga 13.100 - 12.400. Tetapi jika terjadi kenaikan harga di hari ini seiring dengan Stoch yang golden Cross di area oversold dan menembus level 14.300, maka TKIM akan potensi naik sampai dengan level 15.100 - 15.850 BGTG : Harga terpantul Lower BB , Stoch Golden Cross di area Oversold dan Volume perdagangan kemarin juga cukup besar. Jika dihari ini BGTG melanjutkan kenaikan harga dan menembus level 90, maka BGTG akan potensi naik ke kisaran 95-100. Tetapi jika...

Rekomendasi Saham ICBP, ITMG, AALI dan MEDC oleh MNC Sekuritas | 11 Mei 2021

MNC Daily Scope Wave 11 Mei 2021 IHSG ditutup menguat 0,8% ke level 5,975 pada perdagangan kemarin (10/5) diikuti dengan munculnya tekanan beli. Apabila IHSG sanggup bertahan di atas level supportnya 5,883, maka gerakan ini merupakan akhir koreksi dari IHSG, selanjutnya IHSG masih berpeluang menguat ke area 6,000-6,030. Support: 5,880, 5,735 Resistance: 6,115, 6,230 ICBP - Buy on Weakness (8,600) Pada perdagangan kemarin (10/5), ICBP ditutup menguat 1,8% ke level 8,600. Selama tidak terkoreksi kembali ke bawah 8,400, maka posisi ICBP saat ini sedang berada di awal wave [iii] dari wave A. Hal ini berarti, ICBP berpeluang untuk melanjutkan penguatannya. Buy on Weakness: 8,525-8,600 Target Price: 8,800, 9,200 Stoploss: below 8,400 ITMG - Buy on Weakness (12,350) ITMG ditutup menguat 1,4% ke level 12,350 pada perdagangan kemarin (10/5), pergerakan ITMG pun sudah berada di atas MA20 dan MA60-nya. Selama ITMG tidak terkoreksi ke bawah 11,750, maka saat ini posisi ITMG kami perkirakan sedang ...

Rekomendasi Saham PGAS, BBCA, INDF dan MEDC oleh MNC Sekuritas | 3 Juni 2021

MNC Daily Scope Wave 3 Juni 2021 Pada perdagangan kemarin (2/6), IHSG ditutup menguat 1,4% ke level 6,031 dan membentuk gap dengan rentang 5,947-5,991. Kami memperkirakan, IHSG masih berpeluang menguat untuk menguji MA60-nya di level 6,060-6,130 untuk membentuk bagian dari wave (B) atau wave [c]. Namun demikian tidak menutup akan adanya koreksi terlebih dahulu ke rentang 5,911-5,970. Support: 5,900, 5,742 Resistance: 6,113, 6,230 PGAS - Buy on Weakness (1,200) Kemarin (2/6), PGAS bergerak menembus MA20-nya dan ditutup menguat signifikan sebesar 7,6% ke level 1,200. Kami memperkirakan, pergerakan PGAS saat ini sedang berada di awal wave [C], hal ini berarti PGAS masih berpeluang melanjutkan penguatannya sekaligus menguji MA60. Buy on Weakness: 1,150-1,200 Target Price: 1,270, 1,400 Stoploss: below 1,085 BBCA - Buy on Weakness (32,325) Pada perdagangan kemarin (2/6), BBCA ditutup menguat 1,4% ke level 32,325 dan meninggalkan gap pada rentang 31,950-32,100. Selama BBCA tidak terkoreksi ke...

Waran dan Rights Issue MEDC | 27 September 2017

Mendapat insentif waran saat mengikuti rights issue emiten bukanlah hal yang asing di pasar modal. Beberapa emiten malah sudah mengikutsertakan waran saat menerbitkan saham baru. Terbaru, PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) juga ikut menyertakan bonus warandengan jumlah yang sama dengan saham baru yang akan diterbitkan. Sehingga lewat waran, saham baru yang diterbitkan jadi berjumlah dua kali lipat lebih banyak dari jumlah saham yang ditawarkan ke para pelaku pasar. Adapun MEDC berniat menerbitkan 4,45 miliar saham baru lewat hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Nantinya, setiap pemegang satu lembar saham baru MEDC berhak atas satu waran MEDC yang bisa dikonversikan ke saham. Perusahaan pun berencana mencari restu dari para pemegang saham pada rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang akan diadakan pada 2 November mendatang. Terkait waran yang akan diterbitkan MEDC, Analis Danareksa Sekuritas Lucky Bayu Purnomo meli...

Rekomendasi Saham BBRI, TINS, ICBP dan MEDC oleh MNC Sekuritas | 1 Februari 2021

MNC Daily Scope Wave 1 Februari 2021 Menutup pekan kemarin, sekaligus menutup bulan Januari (29/1), IHSG masih terkoreksi 2% ke level 5,862. Kami perkirakan koreksi IHSG ini merupakan bagian dari wave A dari wave (4), sehingga IHSG masih berpotensi terkoreksi ke area 5,775-5,800. Setelah terkonfirmasi membentuk wave A, maka IHSG berpeluang menguat untuk membentuk wave B ke area 6,000-6,150. Support: 5,850, 5,560 Resistance: 6,280, 6,505 BBRI - Buy on Weakness (4,180) BBRI ditutup terkoreksi agresif pada perdagangan Jumat lalu (29/1), sebesar 6,5% ke level 4,180 dan terkena MA60. Kami perkirakan pada skenario terbaiknya, BBRI saat ini sudah berada di akhir wave (4) dan berpotensi menguat dalam jangka pendek terlebih dahulu. Skenario ini berlaku selama BBRI tidak terkoreksi ke bawah 3,950. Buy on Weakness: 4,100-4,180 Target Price: 4,360, 4,550 Stoploss: below 3,950 TINS - Buy on Weakness (1,690) Pada perdagangan Jumat (29/1), TINS ditutup terkoreksi agresif sebesar 6,9% ke level 1,690 d...

Rekomendasi Saham KAEF, TLKM, MEDC dan HOKI oleh MNC Sekuritas | 30 Agustus 2021

MNC Daily Scope Wave 30 Agustus 2021 Menutup perdagangan pekan kemarin (27/8), IHSG ditutup terkoreksi 0,3% ke level 6,041, pergerakan IHSG pun masih tertahan oleh MA60 dan MA200-nya. Koreksi IHSG kami perkirakan sudah relatif terbatas untuk menguji ke 5,980-6,014, namun demikian tetap waspadai support di 5,938, selama IHSG mampu bertahan di atas level supportnya maka kami perkirakan masih berpeluang menguat ke 6,090. Worstcase-nya, bila menembus 5,938 maka akan mengarah ke 5,850-5,900 untuk membentuk wave E dari wave (X) pada pola triangle. Support: 5,938, 5,884 Resistance: 6,179, 6,263 KAEF - Buy on Weakness (2,360) KAEF ditutup terkoreksi 0,8% ke level 2,360 pada perdagangan Jumat kemarin (27/8). Selama KAEF tidak terkoreksi ke bawah 2,270 sebagai level supportnya, maka posisi KAEF saat ini sedang berada di awal wave 3. Hal ini berarti, KAEF berpeluang berbalik menguat. Buy on Weakness: 2,310-2,360 Target Price: 2,840, 3,300 Stoploss: below 2270 TLKM - Buy on Weakness (3,320) Pada p...

Analisa Saham MEDC | 3 September 2017

Analisa Saham MEDC . Salam Zhuan! Berikut ini kami sampaikan Analisa Saham MEDC singkat. Semoga analisa berikut ini berguna bagi anda dalam menentukan keputusan trading saham anda. Analisa Saham MEDC MEDC adalah salah satu saham yang bisa diibaratkan pengantin baru, senyumnya bikin kolor putus, seksi sekali. She keeps making new high! Volume dalam sepekan terakhir relatif stabil. Kondisi EMA 5-10-20-60 berbaris dengan sangat rapi. MACD yang semakin kuat dan semakin kuat terus. Dengan kondisi yang sekarang, saham ini layak dikoleksi dengan harga yang sekarang. BUY dengan TP 3600. Stop loss adalah 3090. Tapi anda harus waspada, bahwa stochastic slow nya MEDC menunjukkan overbought. Sudah jenuh beli, saham ini bisa kapan saja ngeswing dulu baru ke target.  Demikianlah Analisa Saham MEDC . Semoga yang ini bisa bermanfaat. Mohon jika menurut anda ini adalah sesuatu yang akan berguna bagi orang lain, maka kiranya anda turut membagikan informasi ini ke rekan-rek...

Rekomendasi Saham EXCL, JPFA, BBRI dan MEDC oleh MNC Sekuritas | 11 Februari 2021

MNC Daily Scope Wave 11 Februari 2021 Pada perdagangan kemarin (10/2), IHSG ditutup menguat 0,3% ke level 6,202. Posisi IHSG saat ini masih berada di akhir wave B, sehingga IHSG masih berpeluang untuk menguat dan menuju fibo 78.6 di area 6,330. Namun dapat diperhatikan, selama IHSG belum mampu menguat di atas 6,505, maka IHSG masih rentan koreksi membentuk wave C. Support: 6,018, 5,853 Resistance: 6,280, 6,505 EXCL - Buy on Weakness (2,340) EXCL ditutup menguat 0,4% ke level 2,340 pada perdagangan kemarin (10/2). Kami perkirakan, selama EXCL tidak ditutup di bawah 2,170, maka koreksi EXCL relatif terbatas dan pergerakannya sedang berada pada awal dari wave 3 dari wave (C). Buy on Weakness: 2,230-2,340 Target Price: 2,600, 2,800 Stoploss: below 2,170 JPFA - Buy on Weakness (1,445) Kemarin (10/2), JPFA ditutup terkoreksi 1,4% ke level 1,445. Posisi JPFA saat ini kami perkirakan sedang berada bagian wave C dari wave (Y). Hal tersebut berarti, selama JPFA tidak terkoreksi ke bawah 1,370 de...

Analisa Saham MEDC | 3 Oktober 2017

Mirae Asset Sekuritas Indonesia Investment Information Team MEDC (Medco Energi International) MEDC mencetak laba USD 80.6 juta (setara Rp 1.0 triliun kurs Rp 13319) atau meningkat cukup signifikan dibandingkan tahun lalu sebesar USD 11.3 juta (setara Rp 148 miliar). Laba MEDC di topang oleh meningkatnya pendapatan, dimana pendapatan usaha mencapai USD 403 juta (setara Rp 5.3 triliun) atau naik 43% dibandingkan tahun lalu USD 281 juta (setara Rp 3.7 triliun). Walaupun beban umum meningkat 45% menjadi USD 61.6 juta (setara Rp 820 miliar), namun MEDC memperoleh pendapatan lain lain sebesar USD 67.9 juta (setara Rp 904 miliar). Ke depan MEDC masih memiliki agenda Right issue yang akan diputuskan dalam RUPS 02 November 2017. Saat ini MEDC (Rp 800) di perdagangkan pada PE 5.3x (EPS annualized 150) dan PBV 0.8x (BV 961).

Saham Online di Facebook