google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham WSKT | 14 Februari 2018 Langsung ke konten utama

Berita Saham WSKT | 14 Februari 2018

Berita Saham WSKT

Perusahaan pelat merah, PT Waskita Karya (Persero) Tbk menggarap .15 Proyek Strategis Nasional (PSN) di berbagai wilayah.

.Adapun PSN tersebut yaitu Tol Pejagan-Pemalang sepanjang 57,5 Km, Tol Pemalang-Batang sepanjang 39,2 Km, Tol Pasuruan-Probolinggo sepanjang 31,3 Km, Tol Kayu Agung-Palembang-Betung sepanjang 111,69 Km.

Tol Cimanggis-Cibitung sepanjang 25,39 Km, Tol Becakayu sepanjang 21,04 Km, Tol Ciawi-Sukabumi sepanjang 54 Km, Tol Depok-Antasari sepanjang 21,54 Km, Tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang sepanjang 112 Km.

Kemudian, Tol Pematang Panggang-Kayu Agung sepanjang 77 Km, Tol Cibitung-Cilincing sepanjang 34,02 Km, Tol Kanci-Pejagan sepanjang 35 Km, dan Tol Legundi-Bunder sepanjang 38,29 Km.

Direktur Utama Waskita Karya M. Choliq mengatakan, .perseroan saat ini telah memiliki 1.315 Km ruas jalan tol yang tersebar di Pulau Jawa dan Sumatera, baik sebagai kontraktor, maupun investor.

."Diharapkan pada semester I tahun 2018 sepanjang 564 Km beroperasi dan sisanya akan beroperasi pada semester II tahun 2018 dan tahun 2019," ujar Choliq, Jakarta, Selasa.

Menurut Choliq, .salah satu PSN yang dikerjakan oleh Waskita adalah pembangunan Transmisi Sumatera 500 kV sepanjang 395 Km yang terbentang dari New Aur Duri sampai Peranap, yang mulai dikerjakan pada 2015 dan ditargetkan selesai pada 2019 dengan nilai kontrak sebesar Rp 6,1 triliun. 

"Progres konstruksi pembangunannya pada saat ini adalah 49,7 persen untuk paket I dan 47,5 persen untuk paket II. Pembangunan proyek ini dilakukan untuk mendukung program pemerataan elektrifikasi di Pulau Sumatera," paparnya.

Proyek Strategis Nasional selanjutnya yang dibangun yaitu jalur LRT Sumatera Selatan, dimana royek ini merupakan satu-satunya penugasan dari pemerintah melalui Perpres no. 116 tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Kereta Api Ringan di Provinsi Sumatera Selatan. 

"Proyek ini pun dibangun dalam rangka mendukung pelaksanaan ASIAN GAMES 2018 dengan nilai kontrak Rp 10,9 triliun dan ditargetkan dapat beroperasi pada tahun 2018 sebelum penyelenggaraan ASIAN GAMES 2018," ucapnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo. meminta Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution untuk melakukan evaluasi program proyek stragis nasional.

"Saya minta Menko Perekonomian untuk evaluasi program dan proyek yang betul-betul bisa dieksekusi, mana yang tidak mungkin dilalaksanakan harus diputuskan secara cepat," ujar Jokowi saat membuka rapat kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin.

Selain itu, Jokowi pun meminta menterinya untuk segera merampungkan proyek-proyek strategis nasional yang sebelumnya ditargetkan selesai pada tahun lalu.

"Yang belum selesai di 2017 agar. diselesaikan dan dituntaskan, program proyek strategis yang dilakukan di 2018 harus dipastikan eksekusinya dilapangan," ujar Jokowi.(end/sn)

Sumber:

http://www.iqplus.info/news/stock_news/wskt-waskita-karya-garap-15-proyek-strategis-nasional,44081719.html

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...