google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Candlestick untuk Analisa Saham Langsung ke konten utama

Candlestick untuk Analisa Saham

Candlestick : alat analisa teknikal saham

Candlestick merupakan salah satu indikator untuk menilai analisa teknikal dari sebuah saham. Ibarat membaca sebuah peta, kita akan lebih dipermudah dengan adanya rambu-rambu penunjuk jalan. Namun bersediakah kita mempelajari sebuah metoda kuno yang telah digunakan selama berabad-abad dan masih efektif berfungsi sebagai penunjuk jalan yang akurat ?

Metode Candlestick berasal dari Jepang, dan telah teruji selama kurun waktu 300-an tahun lamanya, digunakan oleh para trader untuk melihat indikasi reversal ( pembalikan arah ) dari suatu gerakan tren saham.Teknik Candlestick sangat mudah dan efektif dalam menentukan sinyal-sinyal yang akan terjadi di bursa saham.

Konfirmasi sinyal Candlestick yang diterapkan selalu berhasil mengikutsertakan transaksi-transaksi yang menguntungkan dalam sebuah tren yang sedang terjadi dalam gerakan bursa.

Jika kita dapat memprediksi pola gerakan pasar ( market ) secara benar, maka kita telah mempunyai sebuah dasar untuk berhasil dalam investasi kita di bursa saham.

Candlestick

Bentuk-bentuk Candlestick

Sebagai informasi tambahan, kita dapat menggunakan fasilitas online trading dari perusahaan sekuritas yang menyediakan data real time ke layar notebook ( laptop ) kita, sehingga kita dapat memantau gerakan pasar secara akurat.

Hal ini sungguh menguntungkan , karena dengan informasi yang langsung dari lantai bursa, kita dapat mengikuti dan memprediksi arah gerakan pasar. Ditambah dengan kombinasi metode Candlestick yang sangat sederhana, maka kita dapat menentukan titik untuk kapan masuk ke pasar dan kapan untuk keluar dari pasar.

Sangatlah menyenangkan jika kita dapat mengikuti gerakan pasar. Melalui perencanaan keuangan ( money management ) dan disiplin yang ketat, kita hanya tinggal menyaksikan profit yang terus mengalir ke dalam saldo rekening kita.

Indikator seperti MA ( Moving Average ), MACD, Elliot Wave, Bollinger Bands, dan lainnya merupakan trading tools yang sangat berguna sebagai senjata untuk berperang di bursa saham, dan tanpa mengesampingkan efektifitas dari masing-masing indicator tersebut, Candlestick merupakan salah satu indicator yang sangat vital untuk hal yang sama.
  1. Sejarah Candlestick
  2. Formasi dan Interpretasi Candlestick
    • Bentuk Candlestick
    • Tubuh panjang vs tubuh pendek
    • Marubozu
    • Ekor panjang vs ekor pendek
  3. Formasi Umum
    • Spinning Tops
    • Doji Star
    • Doji dan tren
    • Long white candle + doji
    • Long black candle + doji
    • Long legged doji
    • Dragonfly doji
    • Gravestone doji
  4. Bullish vs Bearish
    • Bullish vs Bearish
  5. Sinyal-sinyal yang tidak tercermin pada Candlestick
  6. Trend Utama
  7. Candlestick pola tunggal
  8. Candlestick Pola Ganda
  9. Candlestick pola tiga batang
  10. Tabel pola Candlestick
  11. Perpaduan Metoda Timur dan Barat
    • Moving Average
    • Moving Average Convergence Divergence
    • Stochastic Oscillator
Source:
SahamOK. "Candlestick : belajar | tutorial". WEB. Diakses pada 26 Maret 2018. - https://goo.gl/uEyoRC

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa Yang Dimaksud Dengan Saham dan Obligasi?

Pengertian Saham dan Obligasi Saham artinya adalah sebuah bukti kepemilikan terhadap suatu perusahaan, hal ini biasa diwujudkan dalam bentuk kertas atau dokumen, semacam sertifikat. Pemilik saham mempunyai hak untuk memperoleh sebagian dari keuntungan perusahaan. Keuntungan itu kita sebut dengan dividen. Ada berbagai definisi saham yang telah dikemukakan oleh para ahli maupun berbagai buku-buku teks, antara lain: Menurut Gitman: Saham adalah bentuk paling murni dan sederhana dari kepemilikan perusahaan. (Gitman:2000, 7) Menurut Bernstein: Saham adalah selembar kertas yang menyatakan kepemilikan dari sebagian perusahaaan. (Bernstein:1995, 197) Menurut Mishkin: Saham adalah suatu sekuritas yang memiliki klaim terhadap pendapatan dan asset sebuah perusahaan. Sekuritas sendiri dapat diartikan sebagai klaim atas pendapatan masa depan seorang peminjam yang dijual oleh peminjam kepada yang meminjamkan, sering juga disebut instrumen keuangan. (Mishkin:2001, 4). Baca ju...

Cara Menggunakan Indikator ATR (Average True Range)

Average True Range (ATR) adalah indikator volatilitas yang menunjukkan seberapa banyak aset bergerak, rata-rata, selama jangka waktu tertentu. Indikator ini dapat membantu day trader mengonfirmasi kapan mereka mungkin ingin memulai perdagangan, dan dapat digunakan untuk menentukan penempatan order stop-loss. Memeriksa Indikator ATR Indikator ATR bergerak naik dan turun saat harga bergerak dalam suatu aset menjadi lebih besar atau lebih kecil. Pembacaan ATR baru dihitung setiap periode waktu berlalu. Pada grafik satu menit, pembacaan ATR baru dihitung setiap menit. Pada grafik harian, ATR baru dihitung setiap hari. Semua bacaan ini diplot untuk membentuk garis kontinu, sehingga trader dapat melihat bagaimana volatilitas telah berubah dari waktu ke waktu. Untuk menghitung ATR secara manual, Anda harus terlebih dahulu menghitung rangkaian True Range (TRs). TR untuk periode perdagangan tertentu adalah yang terbesar dari berikut ini: Harga Tertinggi saat ini dikurangi penutupan sebelumnya ...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...