google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham Binaartha Parama Sekuritas | 15 Maret 2018 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham Binaartha Parama Sekuritas | 15 Maret 2018

Rekomendasi Saham Binaartha

IHSG ditutup melemah 0,48% di level 6.382,62 pada Rabu (14/3). Berdasarkan daily pivot dari Bloomberg, support pertama dan kedua berada pada level 6.359,92 dan 6.337,22. Sementara, resistance pertama dan kedua berada pada level 6.409,04 dan 6.435.45.

Berdasarkan indikator daily, MACD sudah berada di area negatif. Stochastic dan RSI sudah menunjukkan jenuh jual atau oversold. Terlihat pola three outside down candlestick pattern, yang mengindikasikan adanya potensi koreksi sehat lanjutan pada pergerakan indeks saham.

“Dengan demikian, IHSG akan menuju ke area support pada level 6.360 hingga 6.337,” prediksi Muhammad Nafan Aji, analis Binaartha Parama Sekuritas dalam riset yang diterima KONTAN, Rabu (14/3).

Adapun sejumlah rekomendasi saham yang dapat menjadi pertimbangan investor, antara lain:

1. PT Astra International Tbk (ASII), daily (7.575) (RoE: 12.08%; PER: 16.41x; PBV: 1.98x; Beta: 1.39): Saat ini, terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Buy on weakness pada area 7.450 – 7.550, dengan target harga secara bertahap di level 7.850 dan 8.200. Support: 7.450 & 7.300.

2. PT Global Mediacom Tbk (BMTR), daily (600) (RoE: 4.57%; PER: 13.31x; PBV: 0.61x; Beta: 1.48): Saat ini, terlihat pola bullish harami doji star candlestick pattern yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. Akumulasi beli pada area level 590 – 605, dengan dengan target harga secara bertahap di level 620, 630, 690, 710 dan 720. Support: 565.

3. PT XL Axiata Tbk (EXCL), daily (2.590) (RoE: 1,73%; PER: 73.85x; PBV: 1.28x; Beta: 0.53): Terlihat pola bullish inverted hammer candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli pada pergerakan harga saham. Beli pada area level 2.550 – 2.600, dengan target harga secara bertahap di level 2.790 dan 2.980. Support: 2.460.

4. PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), daily (2.410) (RoE: 4.49%; PER: 30.07x; PBV: 1.35x; Beta: 1.39): Saat ini, terlihat pola bullish doji star candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Selain itu, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger. Akumulasi beli pada area level 2.360 – 2.420, dengan target harga secara bertahap di level 2.670, 2.860, 3.030, 3.170 dan 3.780. Support: 2.310.

5. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM), daily (4.060) (RoE: 20.77%; PER: 17.13x; PBV: 3.56x; Beta: 0.7): Saat ini, terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Akumulasi beli pada area level 4.040 – 4.060, dengan target harga secara bertahap di level 4.080, 4.130, 4.180, 4.350, 4.570 dan 4.790. Support: 4.010.

6. PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP), daily (430) (RoE: 14.25%; PER: 10.36x; PBV: 1.47x; Beta: N/A): Saat ini, terlihat pola bullish spinning top candle yang mengindikasikan adanya potensi stimulus beli. Selain itu, harga bertahan di atas garis bawah dari bollinger. Akumulasi beli pada area level 426 – 436, dengan target harga secara bertahap di level 448, 460, 470 dan 516. Support: 426 & 406.

Source:

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...