google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Rekomendasi Saham Indosurya Bersinar Sekuritas | 7 Mei 2018 Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham Indosurya Bersinar Sekuritas | 7 Mei 2018

Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) pada perdagangan hari ini siap untuk berbalik arah menguat, ditopang kondisi perekonomian domestik yang relatif stabil dan terkendali.
Menurut analis PT Indosurya Bersinar Sekuritas, William Suryawijaya, memasuki pekan kedua Mei 2018, pola pergerakan IHSG terlihat sedang menguji level support, sebelum kembali berusaha menggapai level resisten.
"Potensi penguatan masih terlihat dari pola pergerakan IHSG . Hal ini ditopang oleh kondisi pekonomian yang stabil di tengah pelemahan market global dan nilai tukar rupiah," kata William, di Jakarta, Senin (7/5).
Lebih lanjut dia menyebutkan, saat ini IHSG memiliki support terdekat yang akan berupaya dipertahankan pada level 5.760, sedangkan target resisten terdekat yang berusaha ditembus ada di posisi 6.002. "Hari ini IHSG berpotensi mengalami technical rebound," ucap William.
Di tengah peluang pembalikan arah menguat pada laju IHSG hari ini, William menyodorkan 12 saham yang bisa dimainkan pelaku pasar, yakni:
1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA)
2. PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI)
3. PT Bank Jatim Tbk (BJTM)
4. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI)
5. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA)
6. PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM)
7. PT HM Sampoerna Tbk (HMSP)
8. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)
9. PT Adhi Karya Tbk (ADHI)
10. PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP)
11. PT XL Axiata Tbk (EXCL)
12. PT Sri Rejeki Isman Tbk (SRIL). (Budi/ef)
Indopremier

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

Rekomendasi Saham BISI dan MCOL oleh Phillip Capital | 18 April 2023

Phillip Capital 18 April 2023 Technical Recommendations BISI Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bullish Trading Buy : 1680 Target Price 1 : 1740 Target Price 2 : 1770 Stop Loss : 1625 MCOL Short Term Trend : Bullish Medium Term Trend : Bullish Trade Buy : 6825 Target Price 1 : 7400 Target Price 2 : 7850 Stop Loss : 6250 - Informasi lengkap pasar saham ada di  Website Saham Online.    Materi belajar trading dan investasi saham ada di   Channel Youtube Saham Online. 

Analisa Saham ANTM | 3 Agustus 2018

CLSA (KZ) ANTM IJ – Aneka Tambang 2Q18 operational highlights by Andrew Hotama and Norman Choong Stock: Aneka Tambang, ANTM IJ Market cap, ADTO: US$1.6bn, US$4.6m Rec: BUY, TP: Rp1,100 Event: 2Q18 operational results 2Q18 operational result highlight: •     Gold production: 503 kg (-7% QoQ, +20% YoY), 6M18: 47% of 18CL •     Gold sales volume: 6,815 kg (-2% QoQ, +933% YoY), 6M18: 46% of 18CL •     Ferronickel production: 6,724 tni (+10% QoQ, +5% YoY), 6M18: 49% of 18CL •     Ferronickel sales volume: 7,516 tni (+40% QoQ, +44% YoY), 6M18: 50% of 18CL •     Nickel ore production: 1.7mn wmt (-21% QoQ, +58% YoY), 6M18: 63% of 18CL •     Nickel ore sales volume: 0.6mn wmt (-49% QoQ, +136% YoY), 6M18: 38% of 18CL Comment: •     Unaudited 2Q18 revenue came at Rp6.1tn (+7% QoQ, +350% YoY), we believe this is mostly on the back of higher ferronickel sales volume which w...