google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Ulasan Pasar Global | 7 Mei 2018 Langsung ke konten utama

Ulasan Pasar Global | 7 Mei 2018


Mirae Asset Sekuritas Indonesia Global Market
(May 07, 2018)
Investment Information Team
(firman.hidayat@miraeasset.co.id)

U.S

Dow Jones mencatat kenaikan tertingginya dalam 3 minggu terakhir

Pasar saham A.S mencatatkan kenaikan tajam pada hari Jumat, didorong oleh kenaikan saham apple.

 AAPL, naik + 3,92% setelah CNBC melaporkan Berkshire Hathaway membeli 75 juta lembar saham produsen iPhone tersebut pada kuartal pertama.

DJIA, + 1,39% naik 332,36 poin, berakhir pada 24.262,51.

A.S menciptakan 164.000 pekerjaan baru pada bulan April, di bawah estimasi 188.000. Secara terpisah, tingkat pengangguran turun menjadi 3,9% dari 4,1%, untuk pertama kalinya tingkat pengangguran turun di bawah 4% sejak akhir tahun 2000.

Di Beijing, para pejabat AS dan China bertemu untuk membahas tentang kebijakan tarif dan masalah perdagangan lainnya.

AS telah memberi China daftar panjang permintaan, termasuk permintaan untuk mengurangi defisit perdagangan bilateral setidaknya $ 200 miliar pada akhir 2020. Defisit mencapai $ 375 miliar tahun lalu.

Europe

Pasar saham Eropa ditutup lebih tinggi karena pelemahan mata uang euro

Pasar saham Eropa ditutup menguat pada hari Jumat, setelah laporan pekerjaan A.S yang solid mengirim dolar melonjak tajam terhadap euro.

Pandangan optimis tentang pembicaraan perdagangan antara A.S dan China dilihat sebagai sentimen yang membantu mengangkat pasar saham global.

Indeks Stoxx Europe 600 SXXP naik +0,6% berakhir pada 387,03.

Pembicaraan perdagangan antara AS dan China merupakan fokus utama bagi investor pekan ini.

Setelah pembicaraan selesai pada hari Jumat kemarin, pertemuan yang dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri China Liu He dan Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin menyatakan bahwa masih ada "perbedaan pendapat yang signifikan atas isu-isu tertentu antara A.S dan China”.

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham MYRX | PT Hanson Internasional Tbk Akan Rights Issue

Emiten properti, PT Hanson Internasional Tbk. (MYRX) berencana melakukan rights issue dengan target dana hingga Rp16 triliun, guna membangun Grand Jakarta. Direktur Hanson Internasional Rony Agung Suseno mengungkapkan, perseroan telah mendapatkan persetujuan dari pemegang saham melalui rapat umum pemegang saham (RUPS). Dia memerinci, RUPS menyetujui tiga agenda. Pertama, penambahan modal dasar Hanson. Kedua, persetujuan penambahan modal yang ditempatkan dan disetor dengan melakukan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Rony menuturkan, perseroan berencana melakukan penawaran umum terbatas IV. Ketiga, persetujuan penggunaan dana rights issue untuk modal kerja dan anak perusahaan. Dia mengungkapkan dana tersebut akan digunakan untuk ekspansi Hanson dan anak usaha. "Target rights issue sebanyak-banyaknya 87,82 miliar lembar saham dengan nominal Rp22 per saham, yang kami keluarkan adalah seri C. Target paling lama, akhir Desember, karena kami pakai buku Juni," ungkapny...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...