Langsung ke konten utama

GENJOT EKSPOR, BANK BJB JALIN KERJA SAMA DENGAN INDONESIA EXIMBANK



Sebagai bank pembangunan daerah, bank bjb memiliki komitmen untuk memajukan perekonomian daerah dan nasional. Hal tersebut dilakukan melalui berbagai kolaborasi yang dijalin dengan sejumlah pihak.

Kolaborasi terbaru yang telah disahkan adalah kerja sama dengan Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank. Kerja sama tersebut dilakukan dengan tujuan meningkatkan pertumbuhan ekspor nasional melalui sejumlah layanan.

Sebagai langkah awal kerja sama tersebut, bank bjb dan LPEI melakukan penandatanganan MoU di The Anvaya Beach Resort Bali, Kamis 18 November 2021. Acara tersebut diselenggarakan bersamaan dengan Seminar Nasional Pefindo Biro Kredit dan ASBANDA 2021. Direktur Komersial dan UMKM bank bjb Nancy Adistyasari jadi menjadi perwakilan bank bjb yang menandatangani MoU dengan LPEI.

Dalam kerja sama tersebut, bank bjb menawarkan sejumlah produk layanan perbankan meliputi cash management. Sementara LPEI menawarkan sejumlah produk terkait penjaminan kredit dan produk lainnya yang dibutuhkan.

"bank bjb memiliki orientasi bisnis yang senantiasa sejalan dengan cita-cita pemerintah dalam mewujudkan kemajuan ekonomi, termasuk dalam mendorong peningkatan ekspor nasional. Oleh karenanya, MoU yang dijalin bank bjb dengan LPEI diharapkan dapat menjadi akselerator pertumbuhan ekonomi nasional melalui ekspor," ungkap Pemimpin Divisi Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto.

Selain itu, dalam acara tersebut, PEFINDO Biro Kredit, Asosiasi Bank Daerah (ASBANDA) dan LPEI juga menyelenggarakan Seminar Nasional dengan tema .Peluang Pertumbuhan Kredit BPD Melalui Digitalisasi Data Kredit dan Program Penjaminan Kredit Nasional di Era New Normal.. Tema tersebut diusung guna menggali potensi pertumbuhan kredit BPD melalui program penjaminan kredit dan penyaluran kredit secara digital.(end)

sumber : IQPLUS


Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Saham ADRO, BBYB, BNBA dan MPMX oleh MNC Sekuritas | 12 Agustus 2022

MNCS Daily Scope Wave 12 Agustus 2022 IHSG Menutup perdagangan kemarin (11/8), IHSG ditutup menguat 1% ke level 7,160, penguatan IHSG diiringi dengan peningkatan volume dan telah menutup gap di area 7,160-7,174. Waspadai akan gap bawah yang terbentuk kemarin pada rentang 7,086-7,136 dan kami memperkirakan, posisi IHSG sudah berada di akhir wave v dari wave (c) dari wave [x] di label hitam atau wave (D) pada pola triangle di label merah. Namun demikian, tidak menutup kemungkinan akan penguatan lanjutan untuk menguji rentang area 7,180-7,200. Support: 7,075, 7,030 Resistance: 7,180, 7,200 ADRO - Buy on Weakness ADRO ditutup menguat 0,3% ke level 3,150 pada perdagangan kemarin (11/8), pergerakan ADRO pun diikuti oleh peningkatan volume perdagangan. Selama tidak terkoreksi ke bawah 3,030 sebagai supportnya, maka posisi ADRO saat ini sedang berada di awal wave (v) dari wave [c] dari wave B. Buy on Weakness: 3,080-3,140 Target Price: 3,300, 3,500 Stoploss: below 3,030 BBYB - Buy if Break BB

Irwan Hidayat (Direktur) Beli 1,27 Juta Saham SIDO Di Harga Rp780 Per Unit

Salah satu petinggi PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO), yakni Irwan Hidayat telah membeli saham SIDO di Pasar. Direktur SIDO tersebut telah membeli saham sebanyak 1.279.400 lembar. Pembelian dilakukan pada tanggal 3 Agustus 2022. Dengan dibelinya saham SIDO, maka Irwan Hidayat saat ini mengenggam sejumlah 0,0004 persen dari total saham SIDO yang beredar, dari sebelumnya nihil. "Tujuan transaksi (pembelian saham SIDO) ini penambahan kepemilikan saham dengan surat kepemilikan saham langsung," tulis Manajemen SIDO dalam laporan kepemilikan sahamnya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI). Sebagai informasi, saham SIDO di beli oleh Irwan Hidayat di harga Rp780 per lembar sahamnya. Jika dihitung, maka Irwan Hidayat telah mengeluarkan dana setidaknya sekitar Rp1 miliar untuk melancarkan aksi beli tersebut. Sebelumnya, Analis dari PT Kanaka Hita Solvera (KHS), Daniel Agustinus mengutarakan pendapatnya terkait SIDO. Adapun ekspansi bisnis yang dilakukan Manajemen SIDO nan

Bandarmologi Saham INCO, ADMR, WIKA, MAPI dan SMRA | 15 Agustus 2022

Technical & Bandarmology Prespectives Monday (15/08/2022) By Dr Cand. E S, MBA, CSA®., CIB®. IDX Composite 7,107 - 7,184 SUMMARY: STRONG BUY!!! 11 TECHNICAL INDICATORS: RSI (14): BUY!! STOCH (9,6,3): BUY!! MACD(12,26): BUY!! ATR (14): HIGH VOLATILITY ADX (14): BUY!! CCI (14): *BUY!! HIGHS/LOW (14): *BUY!! UO: BUY!! ROC: BUY!! WILLIAMS R: OVERBOUGHT BULLBEAR (13): BUY!! BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER  ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): NEUTRAL NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): NEUTRAL STOCKS PICK: INCO 6,650 - 7,350 TECHNICAL INDICATORS: *STRONG BUY, BUY 7,000 TARGET PRICE: 7,350 STOP-LOSS: 6,650 BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): ACCUMULATION ADMR 1,715- 1,900 TECHNICAL INDICATORS: *BUY, BUY 1,805 TARGET PRICE: 1,900 STOP-LOSS: 1,715 BANDARMOLOGY: TOP 5 BROKER  ACCUMULATED PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️ NET BUY SELL ASING: PERIODE (10 DAYS): DISTRIBUTION‼️️  WIKA 1,000 - 1,110 TECHNICAL INDICATORS: *STRONG