Langsung ke konten utama

PLN KOMIMEN SUKSESKAN GELARAN IDEMITSU ASIA TALENT CUP 2021.


PT PLN (Persero) berkomitmen menyukseskan gelaran Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2021 yang dilaksanakan di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB). Hal ini dibuktikan dengan listrik tanpa kedip saat gelaran ajang pembalap motor muda internasional tersebut.

Direktur Utama PLN Zulkifli Zaini menyatakan, pasokan listrik di hari pertama gelaran IATC 2021 aman di seluruh venue. Kegiatan IATC putaran pertama dan kedua telah berjalan di lintasan Sirkuit Mandalika.

"Hari ini seluruh kegiatan berjalan lancar, tidak ada gangguan. Meskipun hujan deras turun di lokasi dan sempat membuat balapan tertunda, alhamdulillah liatriknya aman. Besok masih ada gelaran World Superbike, kami akan terus bersiaga untuk memastikan listriknya aman,"kata Zulkifli saat memantau langsung kelistrikan Lombok dari Kantor PLN Unit Pelaksana Penyaluran dan Pengatur Beban Mataram, Sabtu (20/11).

Zulkifli menjelaskan, untuk menyukseskan IATC ini, PLN menyiagakan 244 personel untuk bersiaga mengamankan kelistrikan di Mandalika. Tak hanya personel, PLN juga telah menyiapkan sarana dan prasarana untuk memastikan keandalan selama event berlangsung.

Sebanyak 47 mobil, 12 sepeda motor, 6 Unit Mobile Trafo, 7 unit genset dengan total kapasitas 3.200 kW dan 9 unit Uninterrutible Power Supply (UPS) berkapasitas 1.070 kVA.

Menurut Zulkifli, saat ini kelistrikan Lombok memiliki data mampu pasokan listrik sebesar 340.100 kiloWatt (kW) sedangkan beban puncaknya 269.588 kW, dengan begitu sistem kelistrikan Lombok memiliki cadangan listrik yang cukup untuk memenuhi setiap kebutuhan.

Cadangan pasokan listrik tersebut tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan gelaran balap internasional, tetapi juga dapat mendukung pertumbuhan industri, bisnis dan pariwisata di wilayah Lombok. Sehingga listrik dapat menciptakan geliat perekonomian seiring dengan dioperasikannya Sirkuit Mandalika.

"Mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat supaya sistem kelistrikan selalu andal, terutama pada gelaran yang akan membawa nama Indonesia di dunia internasional," tutup Zulkifli.(end)

sumber : IQPLUS


Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online


Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

LEPAS SAHAM BBYB, YELLOW BRICK KANTONGI DANA Rp641,25 MILIAR.

Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas sebagian saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) miliknya. Hal itu terlihat dalam laporan kepemilikan saham BBYB, yang dipublikasikan, Kamis (2/12). Dalam laporan BBYB, disebutkan bahwa Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas total sebanyak 346.621.622 lembar saham BBYB. Penjualan saham tersebut dilakukan secara bertahap atau sebanyak tiga kali tepatnya, mulai tanggal 23 November, 26 November dan 29 November 2021. "Saham BBYB di lepada oleh Yellow Brick Enterprise Ltd di level Rp1.850 per lembar sahamnya,"tulis Manajemen BBYB. Dengan demikian dapat diasumsikan Yellow Brick Enterprise Ltd telah mengantongi dana sekitar Rp641,25 miliar dari penjualan saham BBYB tersebut. Pasca penjualan saham, kepemilikan saham Yellow Brick Enterprise Ltd di BBYB berkurang menjadi sejumlah 485.218.961 lembar saham 6,47%, dari sebanyak 831.840.583 lembar saham atau sekitar 11,1%. (end/as) sumber :  IQPLUS Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Analisa Saham PTBA | 3 Desember 2021

Saham PTBA Setelah berhasil breakout dari resistance pola falling wedge pattern dan mencapai targetnya di 2760, saham PTBA berpeluang melanjutkan reli penguatannya. Indikator teknikal MACD yang telah golden cross dan bersiap cross up ke atas centreline mengindikasikan bahwa saham ini mulai mendapatkan momentum positif, sehingga berpeluang melanjutkan penguatannya menuju target-target selanjutnya. Rekomendasi : Hold & let your profit run. Ikutin terus dan cek update teknikal selanjutnya untuk target berikutnya dan trailing stopnya di member area. Disclaimer ON sumber :  steptrader Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online