Langsung ke konten utama

Rekomendasi Saham TLKM, ASII, BMRI, PGAS, GGRM dan AKRA oleh VALBURY SEKURITAS | 17 November 2021


VALBURY SEKURITAS

17 NOVEMBER 2021


Prediksi IHSG :

IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang menguat pada perdagangan hari ini, Rabu (17/11), didukung oleh mayoritas katalis positif baik dari internal maupun eksternal bagi pasar BEI, sebagai berikut : Sentimen dalam negeri ; 1) Pemerintah mencatat saat ini defisit APBN turun pada level 3,29% dari PDB, (+), 2) BI memandang surplus neraca perdagangan berkontribusi positif dalam menjaga ketahanan eksternal perekonomian Indonesia (+), Sentimen pasar ; 1) Rupiah diperkirakan melemah terhadap dolar AS (-), 2) Indeks bursa regional Asia diperkirakan bergerak beragam (+/-), 3) Indeks Wall Street pada perdagangan Selasa (16/11) ditutup menguat (+), 4) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak di zona hijau (+), Sentimen global ; 1) Penjualan ritel di AS tetap tinggi sepanjang bulan lalu (+), 2) US, Building Permits MoM, diperkirakan turun menjadi -7.8% dari -7.7% (-) dan, 3) US, Housing Starts MoM, diperkirakan naik menjadi 1.6% dari -1.6% (+).


Perspektif tenikal

Support Level :    6611/6570/6548

Resistance Level :   6673/6695/6735

Major Trend : Up

Minor Trend : Down

Pattern : Up to down (+)


TRADING IDEAS :

These recommendations based on technical and only intended for one day trading


TLKM: Trading Buy

• Close 3670, TP 3720

• Boleh buy di level 3650-3670

• Resistance di 3720 & support di 3650

• Waspadai jika tembus di 3650

• Batasi resiko di 3610


ASII: Trading Buy

• Close 6175, TP 6250

• Boleh buy di level  6100-6175

• Resistance di 6250 & support di 6100

• Waspadai jika tembus di 6100

• Batasi resiko di 6025


BMRI : Trading Buy

• Close 7225, TP 7300

• Boleh buy di level  7100-7225

• Resistance di 7300 & support di 7100

• Waspadai jika tembus di 7100

• Batasi resiko di 7025


PGAS:  Trading Buy

• Close 1500, TP 1530

• Boleh buy di level  1480-1500

• Resistance di 1530 & support di 1480

• Waspadai jika tembus di 1480

• Batasi resiko di 1450


GGRM:  Trading Buy

• Close 34300, TP 35000

• Boleh buy di level  33800-34300

• Resistance di 35000 & support di 33800

• Waspadai jika tembus di 33800

• Batasi resiko di 33400


AKRA:  Trading Buy

• Close 4400, TP 4490

• Boleh buy di level  4330-4400

• Resistance di 4490 & support di 4330

• Waspadai jika tembus di 4330

• Batasi resiko di 4280


Ket.  TP : Target Price

(Disclaimer ON)



Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Cara Menghitung Beta Saham CAPM

Apa itu CAPM CAPM (Capital Asset Pricing Model) adalah model yang digunakan untuk menentukan tingkat pengembalian(required return) dari suatu aset. Model ini mendapatkan penghargaan nobel  pada tahun 1990 dan pada prakteknya juga sering digunakan untuk menentukan nilai cost of equity. Dari sudut pandang investor, besarnya tingkat pengembalian seharusnya berbanding lurus dengan risiko yang diambil. Untuk memudahkan saya buat ilustrasi yang disederhanakan sebagai berikut: Alex punya uang 100juta, berkeinginan untuk menginvestasikan uangnya pada bisnis warung retail. Pertanyaan yang seringkali dihadapi adalah: Jika Alex memutuskan untuk berinvestasi pada bisnis warung retail, berapa besar tingkat pengembalian yang harus dia dapatkan? Mengingat bahwa jika dia menginvestasikan uangnya, dia dihadapkan dengan risiko bisnis warung retail. Pertimbangan untuk Alex Deposito Investasi Toko/Warung Retail Risiko Minim, relatif nggak ada bagi Alex Bisa bangkrut atau perkembangan bisnis tida

LEPAS SAHAM BBYB, YELLOW BRICK KANTONGI DANA Rp641,25 MILIAR.

Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas sebagian saham PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) miliknya. Hal itu terlihat dalam laporan kepemilikan saham BBYB, yang dipublikasikan, Kamis (2/12). Dalam laporan BBYB, disebutkan bahwa Yellow Brick Enterprise Ltd telah melepas total sebanyak 346.621.622 lembar saham BBYB. Penjualan saham tersebut dilakukan secara bertahap atau sebanyak tiga kali tepatnya, mulai tanggal 23 November, 26 November dan 29 November 2021. "Saham BBYB di lepada oleh Yellow Brick Enterprise Ltd di level Rp1.850 per lembar sahamnya,"tulis Manajemen BBYB. Dengan demikian dapat diasumsikan Yellow Brick Enterprise Ltd telah mengantongi dana sekitar Rp641,25 miliar dari penjualan saham BBYB tersebut. Pasca penjualan saham, kepemilikan saham Yellow Brick Enterprise Ltd di BBYB berkurang menjadi sejumlah 485.218.961 lembar saham 6,47%, dari sebanyak 831.840.583 lembar saham atau sekitar 11,1%. (end/as) sumber :  IQPLUS Lebih lengkapnya silahkan klik : Saham Online

Analisa Saham PTBA | 3 Desember 2021

Saham PTBA Setelah berhasil breakout dari resistance pola falling wedge pattern dan mencapai targetnya di 2760, saham PTBA berpeluang melanjutkan reli penguatannya. Indikator teknikal MACD yang telah golden cross dan bersiap cross up ke atas centreline mengindikasikan bahwa saham ini mulai mendapatkan momentum positif, sehingga berpeluang melanjutkan penguatannya menuju target-target selanjutnya. Rekomendasi : Hold & let your profit run. Ikutin terus dan cek update teknikal selanjutnya untuk target berikutnya dan trailing stopnya di member area. Disclaimer ON sumber :  steptrader Lebih lengkapnya silahkan klik :  Saham Online