google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Analisa Pagi Pasar Saham MNC Securities 23 Mei 2017 Langsung ke konten utama

Analisa Pagi Pasar Saham MNC Securities 23 Mei 2017

Naiknya saham berbasis teknologi dan saham industri persenjataan setelah Amerika Serikat dan Arab Saudi menyetujui pembelian alat persenjataan dari AS Asenilai US$110 miliat dengan opsi meningkat hingga US$350 miliar untuk 10 tahun kedepan menjadi katalis DJIA menguat sebesar +89.99 poin (+0.43%) dalam perdagangan dihari Senin.

Aksi Sell on News yang dilakukan investor menjadi faktor IHSG terkena profit taking dalam perdagangan Senin tetapi diiringi Net Buy Asing sebesar Rp   miliar sehingga Net Buy Asing hingga hari ke-1 minggu ke-25 tahun 2017 menjadi Rp 27.87 triliun, maka Selasa ini IHSG ES perkirakan berpotensi rebound seiring naiknya DJIA +0.44%, Oil +1.15%, Nickel +0.37%, Tin +0.39% & Gold +0.5%.

PT Puradelta Lestari (DMAS) menganggarkan belanja modal tahun 2017 sebesar Rp900 miliar dimana sekitar Rp700 miliar dari kebutuhan modal tersebut diperuntukkan bagi pengembangan infrastruktur kawasan. Untuk tambahan lahan, tahun ini perseroan mengestimasikan dapat menambah cadangan lahan sedikitnya 10 hektar. Jumlah ini jauh berkurang dibandingkan tambahan tahun lalu yang mencapai 125 hektar. Perseroan tahun lalu baru saja mendapat tambahan izin lokasi 200 hektar untuk pengembangan kawasan industri. Sementara porsi pendapatan perseroan dari recurring income masih berkisar pada 5% hingga 6% dari total pendapatan. Perseroan mengestimasikan kontribusinya akan meningkat hingga 10% dalam liam tahun ke depan. Lebih lanjut persetoan menargetkan pendapatan tahun 2017 akan mencapai antara Rp1,7 triliun hingga Rp1,8 triliun, meningkat dibandingkan capaian tahun lalu yang senilai Rp1,59 triliun dan Bottom line sekitar 55% hingga 60% dari top line.

DJIA +89.99 +0.43% 20,894.83
NASDAQ +49.92 +0.82% 6,083.70
GOLD +6.29 +0.5% 1,262.20
OIL +0.58 +1.15% 51.11
COAL +0.85 +1.14% 75.20 (Jun/Newcastle)
COAL +1.3 +1.71% 77.00 (Jun/Rotterdam)
NICKEL +35 +0.37%  9,395
TIN +80 +0.39% 20,480
CPO +27 +1.02% 2,662
EIDO -0.18 -0.7% 27.21
US 10 YR +0.09 +0.4%  2.254
INDO 10 YR  -0.017  -0.24% 7.2101
INDO CDS +0.595 +049% 122.295 (5 yrs)
TLK 67.42 (4,484)
IDR 13,302

IDX Range.      :  5,719 - 5,789
USD/IDR Range: 13,270 - 13,380

BUY: PWON, CTRA, SMRA, BSDE, APLN, BRPT, ASII, BBNI, PGAS, PWON, SMGR, UNTR, ICBP, INDF, PTPP, WIKA, WSBP, WSKT, WTON, AKRA,

BOW: TLKM, ADRO, HRUM, PTBA, ITMG, JPFA, TOTL, BBTN, BBCA, GGRM 

(Dr ES, Cand., CSA@-MNC Sec/Disc On)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa itu Saham ? Pengertian, Contoh, Jenis, Keuntungan, Resiko

Apa itu Saham? Saham adalah jenis surat berharga yang menandakan kepemilikan secara proporsional dalam sebuah perusahaan penerbitnya. Saham kadang disebut ekuitas. Saham memberikan hak kepada pemegang saham atas proporsi aset dan pendapatan perusahaan.  Saham pada umumnya  dijual dan dibeli di bursa saham . Akan tetapi saham juga dijual secara pribadi. Transaksi saham harus sesuai dengan peraturan pemerintah yang dimaksudkan untuk melindungi investor dari praktik penipuan.  Secara historis, investasi saham telah mengungguli sebagian besar investasi lainnya dalam jangka panjang. Investasi saham dapat dilakukan melalui broker saham online atau sekuritas saham yang terdaftar di lembaga yang mengaturnya di sebuah negara.  Sebuah perusahaan terbuka menerbitkan / menjual saham dalam rangka mengumpulkan dana untuk menjalankan bisnisnya. Pemegang saham, ibaratnya telah membeli secuil perusahaan dan memiliki hak atas sebagian aset dan pendapatannya. Dengan...

PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) Dapatkan Rating Negatif

MOODYS UBAH PROSPEK SPINDO DARI STABIL MENJADI NEGATIF. IQPlus, (23/08) - Moodys Investor Service merubah prospek PT Steel Pipe Industry Tbk (ISSP) menjadi negatif dari stabil dimana pada saat yang sama menegaskan peringkat B2 corporate family rating perseroan. "Perubahan prospek menjadi negatif mencerminkan espektasi Moodys dimana gross margin Spindo masih mendapatkan tekanan karena volatilitas harga baja dalam 12-18 bulan ke depan yang menghasilkan peningkatan leverage dan cakupan bunga yang lemah," ujar Brian Grieser, vice president Moodys. Karena baja menyumbang hingga 95% dari harga pokok penjualan, Spindo terkena fluktuasi harga baja global dan domestik. Meski perusahaan menggunakan model biaya plus harga, Spindo tidak sepenuhnya meneruskan peningkatan harga baja kepada pelanggannya secara tepat waktu. Akibatnya margin kotor Spinti turun menjadi 15% dalam 12 bulan di Juni 2018 dari 18% di 2017 dan 25% di 2016. "Selain itu tingkat utang Spindo meningkat ka...

Cara Membaca Candlestick Saham

Cara membaca candlestick saham sebenarnya cukup mudah dan tidak perlu banyak menghafal. Anda cukup memahaminya saja secara garis besar, maka akan sukses membaca candlestick saham.  Di grafik atau chart saham, kita menemui puluhan pola saham yang berbeda. Di sana ada  Three Black Crows, Concealing Baby Swallow, Unique Three River Bottom dan lain sebagainya. Jika anda harus menghafalkannya, maka akan membutuhkan tenaga yang banyak. Maka dengan artikel ini harapannya Anda mampu cara memahami atau membaca candlestick saham dengan mudah. Dasar-dasar dalam Membaca Candlestick Saham Buyer Versus Seller Sebelum kita mulai mendalami elemen-elemen penting untuk analisa candlestick, kita harus punya cara pandang yang benar terlebih dulu. Anggap saja pergerakan harga itu terjadi karena perang antara Buyer dan Seller. Setiap candlestick adalah suatu pertempuran selama masa perang, dan keempat elemen candlestick menceritakan siapa yang unggul, siapa yang mundur, siapa memeg...