google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Berita Saham BBTN 23 Mei 2017 Langsung ke konten utama

Berita Saham BBTN 23 Mei 2017


JAMKRINDO JAMIN PENGGANTIAN KREDIT BERMASALAH KPR BTN

IQPlus, (23/05) - Perum Jamkrindo menyepakati kerja sama dengan PT. Bank Tabungan Negara Persero Tbk (BTN) untuk penuntasan hak-hak kreditur (subrogasi) dari program penjaminan kredit kepemilikan rumah (KPR).

Direktur Utama Perum Jamkrindo Diding S Anwar usai kesepakatan dengan BTN di Jakarta, Selasa, melalui siaran pers, mengatakan saat ini pihaknya dan juga PT Jamkrindo Syariah, memiliki kerja sama dengan BTN untuk Penjaminan KPR Sejahtera dengan perlindungan (coverage) penjaminan hingga 100 persen.

"Apabila terjadi kredit bermasalah, BTN akan mengajukan klaim kepada Perum Jamkrindo atau PT Jamkrindo Syariah yang akan dibayarkan sesuai ketentuan yang tercantum dalam perjanjian kerjasama yang baru ini," kata Diding.

Selasa pagi tadi, Diding dan Dirut BTN Maryono melakukan penandatanganan nota kesepahaman untuk hak subrogasi BTN tersebut.

Dengan pembayaran klaim tersebut, kata Diding, maka piutang debitur beralih menjadi piutang subrogasi Perum Jamkrindo atau PT Jamkrindo Syariah.

"Kredit yang dijamin tersebut mempunyai agunan berupa properti yang merupakan sumber 'recovery' yang sangat potensial bagi kedua belah pihak," kata Diding.

Selain kesepakatan hak subrogasi, PT Jamkrindo Syariah bersama Yayasan Kesejahteraan Pegawai (YKP) BTN dan Dana Pensiun BTN juga membentuk anak perusahaan pengelolaan aset properti.

"Pada masanya jika diinginkan perusahaan yang akan dibentuk dapat juga ditingkatkan statusnya menjadi anak usaha BUMN," kata Diding.

Menurut Diding, perusahaan pengelola aset ini akan memiliki pasar yang cukup besar dan sangat potensial yang berasal dari piutang subrogasi Perum Jamkrindo baik yang berasal dari klaim penjaminan kredit KPR BTN atau lembaga keuangan lainnya dengan agunan properti.

"Di samping itu juga akan bisa mengelola aset kredit bermasalah BTN bahkan tidak menutup kemungkinan mengelola NPL Bank lain/lembaga keuangan lainnya, serta piutang subrogasi Perum Jamkrindo, baik yang telah maupun belum memiliki kerjasama dengan Perum Jamkrindo," ujarnya. (end)

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Saham FPNI | Ini strategi Lotte Chemical untuk kejar target penjualan di akhir tahun

Perusahaan petrokimia PT Lotte Chemical Titan Tbk (FPNI) memasang target pertumbuhan penjualan sebesar 10% sepanjang tahun 2019. Jelang tutup tahun ini, Bambang Budihardja, Corporate Secretary PT Lotte Chemical Titan Tbk menyebut saat ini kondisi pasar kurang kondusif jika dibandingkan dengan tahun lalu. Oleh karena itu, FPNI mengaku sedikit lebih konservatif dalam hal pencapaian target tersebut. Ia bilang, situasi supply dan demand di regional menyebabkan kondisi margin spread yang semakin menipis. Margin spread merupakan selisih harga jual dengan biaya bahan baku utama. "Kondisi ini pada akhirnya sedikit banyak melemahkan usaha-usaha untuk mencapai target tersebut," katanya, Minggu (20/10). Apabila melihat laporan keuangan semester I-2019, pendapatan bersih FPNI juga menurun. FPNI mengantongi pendapatan sebesar US$ 171,69 juta atau menyusut 15,35% dari periode yang sama tahun sebelumnya US$ 202,83 juta. Pendapatan dari hasil penjualan pasar domestik masih menjadi ...

Cara Membaca Indikator Stochastic Oscillator dengan 3 Metode

Keberadaan stochastic telah sedikit disinggung sebagai indikator oscillator yang mampu menunjukkan kondisi jenuh harga. Dulunya, banyak trader mengetahui cara membaca indikator Stochastic hanya untuk penerapan praktis. Namun sebenarnya, Stochastic terdiri dari berbagai macam komponen dan memiliki lebih dari satu manfaat. Untuk mengungkapnya, kita akan mempelajari 3 cara membaca indikator Stochastic berikut. Baca juga: Memahami arti LOT dalam Investasi Saham 1. Cara Membaca Indikator Stochastic Sebagai Penanda Overbought Oversold Cara membaca indikator Stochastic menurut fungsi ini adalah yang paling mudah. Pada dasarnya, indikator ciptaan George Lane ini memiliki dua level ekstrim, yakni 80 dan 20. Masing-masing level tersebut berperan sebagai batas overbought dan oversold. Indikator Stochastic menunjukkan kondisi overbought ketika grafik berada di atas level 80. Sementara itu, cara membaca indikator Stochastic untuk mengenali oversold adalah dengan memperhatikan grafik yang sudah turu...

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...