google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham MEDC | PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Tawarkan Obligasi Berkelanjutan III Langsung ke konten utama

Saham MEDC | PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Tawarkan Obligasi Berkelanjutan III


PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) melakukan penawaran obligasi berkelanjutan III tahap II pada tahun 2018 dengan jumlah pokok obligasi sebesar Rp 1,25 triliun.

Obligasi pertama yang ditawarkan sebesar Rp 1,19 triliun terdiri dari dua seri.  Seri A sebesar Rp 1,15 triliun dengan bunga obligasi sebesar 10,00% per tahun dengan jangka waktu obligasi selama tiga tahun terhitung sejak tanggal emisi. Lalu seri B Rp 41,25 miliar dengan bunga obligasi sebesar 10,75% dengan tenor lima tahun sejak tanggal emisi.

Mengutip dari keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (12/9), sisa dari jumlah pokok obligasi yang ditawarkan senilai Rp 57,8 miliar dijamin dengan kesanggupan terbaik dan apabila tidak terjual sebagian atau sisanya maka tidak menjadi kewajiban perseroan untuk menerbitkan obligasinya.

Obligasi ini juga ditawarkan dengan nilai 100% dari jumlah pokok obligasi. Bunga tersebut akan dibayarkan tiga bulan sejak tanggal emisi, sesuai dengan tanggal pembayaran masing-masing bunga obligasi.

Keterbukaan informasi PT Medco Energi Internasional menjelaskan, untuk seri A, pembayaran bunga obligasi pertama akan dilakukan di tanggal 28 Desember 2018. Kemudian pembayaran bunga obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo obligasi masing-masing pada tanggal 28 September 2021. Untuk seri B jatuh tempo obligasi masing-masing di tanggal 28 September 2023.
https://investasi.kontan.co.id/news/medco-merilis-obligasi-rp-125-triliun-dengan-bunga-sampai-1075

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

Apa Yang Dimaksud Dengan Saham dan Obligasi?

Pengertian Saham dan Obligasi Saham artinya adalah sebuah bukti kepemilikan terhadap suatu perusahaan, hal ini biasa diwujudkan dalam bentuk kertas atau dokumen, semacam sertifikat. Pemilik saham mempunyai hak untuk memperoleh sebagian dari keuntungan perusahaan. Keuntungan itu kita sebut dengan dividen. Ada berbagai definisi saham yang telah dikemukakan oleh para ahli maupun berbagai buku-buku teks, antara lain: Menurut Gitman: Saham adalah bentuk paling murni dan sederhana dari kepemilikan perusahaan. (Gitman:2000, 7) Menurut Bernstein: Saham adalah selembar kertas yang menyatakan kepemilikan dari sebagian perusahaaan. (Bernstein:1995, 197) Menurut Mishkin: Saham adalah suatu sekuritas yang memiliki klaim terhadap pendapatan dan asset sebuah perusahaan. Sekuritas sendiri dapat diartikan sebagai klaim atas pendapatan masa depan seorang peminjam yang dijual oleh peminjam kepada yang meminjamkan, sering juga disebut instrumen keuangan. (Mishkin:2001, 4). Baca ju...

Cara Menggunakan Indikator ATR (Average True Range)

Average True Range (ATR) adalah indikator volatilitas yang menunjukkan seberapa banyak aset bergerak, rata-rata, selama jangka waktu tertentu. Indikator ini dapat membantu day trader mengonfirmasi kapan mereka mungkin ingin memulai perdagangan, dan dapat digunakan untuk menentukan penempatan order stop-loss. Memeriksa Indikator ATR Indikator ATR bergerak naik dan turun saat harga bergerak dalam suatu aset menjadi lebih besar atau lebih kecil. Pembacaan ATR baru dihitung setiap periode waktu berlalu. Pada grafik satu menit, pembacaan ATR baru dihitung setiap menit. Pada grafik harian, ATR baru dihitung setiap hari. Semua bacaan ini diplot untuk membentuk garis kontinu, sehingga trader dapat melihat bagaimana volatilitas telah berubah dari waktu ke waktu. Untuk menghitung ATR secara manual, Anda harus terlebih dahulu menghitung rangkaian True Range (TRs). TR untuk periode perdagangan tertentu adalah yang terbesar dari berikut ini: Harga Tertinggi saat ini dikurangi penutupan sebelumnya ...

Rekomendasi Saham BBRI, GGRM, DRMA dan ACST oleh RHB Sekuritas Indonesia | 26 Oktober 2023

RHB Sekuritas Indonesia 26 Oktober 2023 Muhammad Wafi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) Bank Rakyat Indonesia terlihat kembali melakukan rebound disertai volume dan menguji resistance garis MA20 sekaligus resistance bearish channel-nya. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal reversal dari fase bearish untuk menguji resistance garis MA50. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 5.125 dengan target jual di Rp 5.325 hingga Rp 5.575. Cut loss di Rp 5.000. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) Gudang Garam terlihat melakukan rebound dan breakout resistance garis MA50 disertai volume dan menguji resistance garis MA20. Jika mampu breakout resistance garis MA20 maka akan mengkonfirmasi sinyal breakout menuju fase bullish dan menguji level tertingginya di bulan Oktober 2023. Rekomendasi: Buy area disekitar Rp 24.800 dengan target jual di Rp 25.375 hingga Rp 26.650. Cut loss di Rp 24.525. PT Dharma Polimetal Tbk (DRMA) Dharma Polimetal terlihat melakukan rebound d...