google-site-verification=zsLknblUv9MPpbGfVx9l3sfhCtAjcEQGFzXwTpBAmUo Saham PTPP | PT PP (Persero) Tbk. Siapkan Dana Investasi Jumbo Langsung ke konten utama

Saham PTPP | PT PP (Persero) Tbk. Siapkan Dana Investasi Jumbo


PT PP (Persero) Tbk. akan menggelontorkan dana jumbo untuk mendanai rencana investasi perseroan yang ditargetkan menjadi sumber pemasukan bagi bisnis konstruksi dalam jangka pendek dan recurring income dalam jangka panjang.

Agus Purbianto, Direktur Keuangan dan Pengelolaan Kapital Manusia PP menjelaskan bahwa perseroan telah memiliki sejumlah rencana investasi hingga lima tahun mendatang. Adapun, emiten berkode saham PTPP itu berencana mengucurkan investasi di sektor tanki penyimpanan minyak dan gas, sistem pengolahan air minum (SPAM), jalan tol, dan properti.

Secara detail, Agus mengatakan pihaknya telah menyiapkan investasi proyek penyimpanan minyak dan gas dalam rentang dua tahun ke depan. Dana investasi yang disiapkan untuk sektor tersebut mencapai Rp7 triliun.

Selain itu, dia menyebut PTPP akan berinvestasi proyek SPAM di sejumlah daerah. Nilai yang siap dikucurkan mencapai Rp2 triliun dalam 3 tahun mendatang.

Untuk jalan tol, sambungnya, perseroan masih mengikuti tender sejumlah ruas. Dana yang digelontorkan untuk investasi di sektor tersebut kurang lebih Rp15 triliun dengan estimasi 4 tahun—5 tahun ke depan.

Adapun, Agus mengatakan pihaknya juga akan berinvestasi di sektor properti. Pengucuran dana investasi akan dilakukan dalam rentang dua tahun dengan total Rp3 triliun.

“Tujuannya jangka panjang recurring income dan jangka pendek feeding konstruksi,” ujarnya kepada Bisnis.com, Kamis (13/9).

Dalam rencana investasi tersebut, dia menjelaskan bahwa porsi kepemilikan PTPP akan bervariasi. Dengan demikian, kontraktor pelat merah itu dapat menjadi pemegang saham mayoritas atau minoritas.

Terkait dengan pendanaan, Agus menyatakan akan menggunakan berbagai opsi. Beberapa sumber yang dapat digunakan yakni ekuitas, utang perbankan, obligasi, dan equity partnership.

Sebagai catatan, manajemen PTPP menjaga debt to equity ratio (DER) interest bearing di bawah 1,5 kali dan debt to EBITDA di bawah 4 kali. Adapun, PTPP menjaga gross profit margin di atas 12% dan current ratio 1,25 kali.

PTPP membukukan pertumbuhan pendapatan 16,99% secara tahunan pada semester I/2018. Jumlah yang dikantongi perseroan naik dari Rp8,12 triliun menjadi Rp9,50 triliun.

Akan tetapi, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk emiten berkode saham PTPP tercatat turun 16,21% secara tahunan pada semester I/2018. Pencapaian Rp479,75 miliar lebih rendah dari Rp572,54 miliar pada semester I/2017.

Perseroan membidik pertumbuhan pendapatan hingga 21% pada akhir tahun di tengah sejumlah pipeline proyek yang besar yang masih dibidik dan kontrak dihadapi atau order book perseroan. Sampai dengan Juli 2018, kontrak baru yang dikantongi emiten berkode saham PTPP itu senilai Rp27,19 triliun.

Sampai dengan akhir 2019, PTPP mengklaim memiliki pipeline kontrak baru untuk pekerjaan gedung sekitar Rp10 triliun, infrastruktur Rp9,8 triliun, dan proyek engineering, procurement, dan construction Rp12 triliun.
http://market.bisnis.com/read/20180913/192/838200/ptpp-siap-kucurkan-dana-investasi-jumbo

Komentar

Saham Online di Facebook

Postingan populer dari blog ini

PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) Optimis Dengan Kinerja

Kuartal IV/2018, Dharma Samudera (DSFI) Optimistis Kinerja Bakal Membaik Emiten perikanan PT Dharma Samudera Fishing Industries Tbk. (DSFI) meyakini kinerja perseroan akan membaik mulai Oktober 2018 seiring dengan peluang bertambahnya bahan baku. Direktur Independen DSFI Saut Marbun menuturkan, mulai Oktober 2018 kinerja perseroan berpotensi meningkat seiring dengan bertambahnya bahan baku produk perikanan. Kondisi cuaca diperkirakan lebih baik sehingga nelayan semakin sering melaut. "Mulai September biasanya ombak tidak terlalu tinggi, kemudian Oktober semakin terasa pasokan bahan baku dari laut semakin banyak. Harganya juga semakin murah," ujarnya saat dihubungi Bisnis.com, belum lama ini. Selain itu, permintaan produk perikanan pada Oktober mengalami peningkatan karena pelanggan perusahaan ingin melakukan penyetokan menjelang Natal. DSFI memang mengandalkan 95% penjualan ke pasar ekspor, dengan wilayah tujuan utama Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang. Sampai ak...

BBNI | BNI PALEMBANG KEJAR TARGET PERTUMBUHAN NASABAH 12 PERSEN

IQPlus, (09/09) - Bank BNI Wilayah Palembang yang membawahi lima provinsi di Sumatera bagian selatan mengejar pertumbuhan nasabah hingga 12 persen pada 2019 untuk menggenjot kenaikan pendapatan dari dana pihak ketiga (DPK). Pemimpin BNI Wilayah Palembang Dodi Widjajanto di Palembang, Senin, mengatakan saat ini jumlah nasabah sudah mencapai 2 juta, namun masih memiliki potensi untuk bertambah selaras dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap industri perbankan. Dengan luasnya sebaran wilayah kerja yakni di Sumatera Selatan, Lampung, Bengkulu, Jambi dan Bangka Belitung kami optimis target ini dapat tercapai,. kata Dodi. Dodi mengatakan dari jutaan nasabah itu, 10 persennya merupakan nasabah dari segmen usia milenial. Oleh karena itu, perusahaan berupaya meningkatkan jumlah nasabah dari kalangan tersebut. Salah satunya, kata dia, pihaknya gencar melakukan edukasi keuangan kepada generasi milenial atau mereka yang berusia produktif. Misalnya kami telah meluncurkan produk...

INVESTASI SAHAM MENURUT PARA AHLI

Investasi saham adalah aktifitas menarik baik untuk mempersiapkan masa depan maupun juga untuk sebagai aktifitas harian. Para ahli telah menerangkan makna investasi secara umum dan investasi saham secara khusus.  Pengertian Investasi Menurut Para Ahli Haming dan Basalamah Menurut Haming dan Basalamah, Investasi adalah pengeluaran saat sekarang untuk membeli aktiva real seperti tanah, rumah, mobil, dan lain-lain atau juga aktiva keuangan memiliki tujuan untuk mendapatkan penghasilan yang lebih besar lagi di masa yang mendatang, selanjutnya dikatakan investasi adalah aktivitas yang berkaitan dengan usaha penarikan sumber-sumber atau dana yang digunakan untuk mengadakan barang modal pada saat sekarang dan dengan barang modal tersebut akan dihasilkan aliran produk baru di masa yang akan datang. Mulyadi Menurut Mulyadi, Investasi adalah pengaitan sumber-sumber dalam jangka panjang untuk mendapatkan hasil laba di masa yang akan datang. Sadono Sukirno Menurut ...