Strategi Buy On Weakness Dalam Trading Saham

Sponsored Links:

Apa itu Buy On Weakness

Buy On Weakness adalah strategi perdagangan proaktif di mana seorang Trader menghasilkan keuntungan dari membeli saham yang telah mencapai level rendah. Trader umumnya akan membeli saham atau masuk dan bertaruh untuk mengharapkan kenaikan harga. Strategi Buy On Weakness adalah kebalikan dari strategi "Sell On Strength".

buy on weakness

Penjelasan Buy On Weakness

Sinyal Buy On Weakness sering diidentifikasi dari mengikuti trading channels. Trading Channel dapat berupa channel tren atau channel envelope. Buy On Weakness fokus pada mengidentifikasi titik rendah saham untuk mendapat untung dari potensi keuntungan. Buy On Weakness dan Sell On Strength adalah dua strategi yang berasal dari konsep dasar beli rendah, jual tinggi. Buy On Weakness juga dapat disebut sebagai Buy a Bounce atau Buy At Support.

Trading Channels

Salah satu cara paling populer untuk menemukan sinyal Buy On Weakness adalah melalui penggunaan channel dalam trading yang bisa dalam bentuk channel tren jangka pendek atau channel envelope jangka panjang.

Trend Channels

Trend Channels adalah saluran jangka pendek yang ditarik ke arah tren tertentu. Mereka dapat naik jika tren bullish, turun jika tren bearish atau sideways jika tren datar. Trend Channels pada dasarnya memberikan informasi dengan dasar konsep untuk jual di resistance dan membeli di support yang mana ini ideal untuk mengidentifikasi strategi perdagangan Buy On Weakness. Sinyal Trend Channels dapat cenderung menjadi risiko yang sedikit lebih tinggi karena tidak mencakup siklus perdagangan penuh melalui pembalikan dan mengasumsikan bahwa harga akan tetap pada tren dalam pita atas dan bawahnya.

Envelope Channels

Envelope Channels seperti Bollinger Bands bahkan dapat lebih dapat diandalkan untuk mengidentifikasi tanda-tanda Buy On Weakness karena mereka menciptakan saluran tambahan yang mengidentifikasi rentang tren saham dalam jangka panjang.

Envelope Channels menarik garis resistensi atas dan garis support lebih rendah untuk membantu investor mengidentifikasi kisaran harga yang cenderung ditunjukkan oleh harga saham. Ada beberapa jenis Envelope Channels yang dapat digunakan Trader untuk mengidentifikasi sinyal beli. Bollinger Bands adalah salah satu saluran yang paling populer untuk mengidentifikasi sinyal Buy On Weakness standar. Saluran-saluran ini menciptakan dua garis tren di atas dan di bawah garis tren moving average  tengah untuk membantu Trader mengidentifikasi level resistance dan support.

Strategi Trading

Dengan trading channels, mudah untuk mendeteksi kapan suatu saham telah mencapai palung pembelian. Poin harga ini berada pada atau di dekat saluran harga yang menjadi support trendline. Setelah mencapai garis support tren, harga saham diharapkan memiliki probabilitas rendah untuk jatuh lebih rendah. Dengan demikian, Trader bisa masuk untuk mengambil posisi perdagangan yang akan mendapat keuntungan dari kenaikan harga. Membeli saham dengan harga support pasar dan membiarkannya naik ke level yang ditentukan adalah salah satu cara untuk mendapatkan keuntungan dalam perdagangan Buy On Weakness. 

Komentar